Individu atau kelompok tidak memahami dirinya sendiri secara jelas, yaitu individu siswa telah gagal untuk mengenali aspek-aspek yang ada dalam dirinya, terutama kemampuan mereka sendiri untuk menalar secara nalar dan logis, selain dari aspek diri, bakat, kemampuan atau potensi yang mereka miliki, merupakan bagian penting. Kepemimpinan adalah individu atau kelompok yang merencanakan masa depan, memilih pekerjaan dan posisi yang mendukung atau memimpin mereka, dan membuat keputusan karir yang terinformasi dan berhasil merangkul masa depan yang lebih baik.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang tes psikologi terkait tes kecerdasan individual dan tes kecerdasan kelompok dalam bimbingan dan konseling. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah kajian kepustakaan dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Literatur yang digunakan dalam bentuk Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia dalam waktu 10 tahun terakhir dan dapat diakses secara penuh. Berdasarkan hasil dari telaah pustaka yang dilakukan, ditemukan tes kecerdasan individual dalam bimbingan dan konseling yang sering digunakan yaitu Stanford-Bine, Skala Wechsler, Baterai Kaufman, Sistem Skor Kognitif Naglieri, Woodcock-Johnson sedangkan untuk tes kecerdasan kelompok yaitu tes kemampuan kognitif, tes eterampilan kognitif dan Otis – Tes Kemampuan Sekolah Lennon.