Muhammad Fillah Kurniawan
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Keaktifan Belajar Siswa dengan Peristiwa Learning-Loss Pasca Berakhirnya Pembelajaran Online Penuh Muhammad Fillah Kurniawan; Rudi Salam
Epistema Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v3i2.50645

Abstract

Proses belajar di Indonesia tengah mengalami masa rekonstruksi pasca dilanda badai pandemic covid 19. Permasalahan pembelajaran yang seringkali dibahas dewasa ini adalah perihal learning-loss. Learning loss merupakan istilah yang merujuk pada kehilangan kendali (ketidakmampuan individu) dalam penguasaan keterampilan dan kemampuan dalam proses akademik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan suatu dasar evaluasi bagi seluruh akademisi terutama pihak penyelenggara pendidikan. Loss-learning yang merupakan suatu masalah besar di dunia pendidikan hendaknya segera dievaluasi dan diresolusi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Subjek utama penelitian adalah siswa Madrasah Tsanawiyah Ma’arif NU Kota Blitar pada jenjang kelas IX pada tahun ajaran 2021/2022 sebanyak 27 responden. Dalam penelitian ini, proses pengumpulan data menggunakan triangulasi teknik. Triangulasi meliputi observasi partisipatif, wawancara dan dokumentasi. Konklusi akhir penelitian ini membuahkan hasil yaitu learning-loss tidak menimbulkan efek apapun terhadap keaktifan peserta didik. Secara tidak sengaja, berdasarkan wawancara mendalam ditemukan bahwa penghambat utama atas demotivasi belajar siswa Kelas IX di MTs Maarif NU Kota Blitar adalah habitual action yang masih melekat hingga pembelajaran pasca daring.
GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE AS AN INNOVATION IN EDUCATIONAL TECHNOLOGY: IMPLICATIONS FOR DIGITAL LEARNING AND TWENTY-FIRST-CENTURY COMPETENCIES Edi Fitriana Afriza; Imelda Imelda; Teguh Arie Sandy; Muhammad Redo; Wayan Haarits Setiawan; Yohanes Payong; Muhammad Fillah Kurniawan
JURNAL EDUSCIENCE Vol 13, No 4 (2026): In Press Vol 13 no.4
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v13i4.9420

Abstract

Purpose – This paper aims to analyze Generative Artificial Intelligence (GenAI) as an innovation in educational technology and examine its implications for digital learning and twenty-first-century competencies, particularly within the Indonesian context. Methodology – The study employs an integrative literature review method with a conceptual analysis approach. The literature sample comprises relevant international journal articles, official institutional reports, and theoretical frameworks (TPACK, SAMR, TAM, UTAUT, and ADDIE) published between 2020 and 2026. Data analysis followed a systematic four-stage procedure: identifying key concepts, grouping findings by thematic focus, analyzing through educational technology theories, and synthesizing the results into a critical narrative and tabular mapping.Findings – Results indicate that while GenAI accelerates learning resource production, enriches feedback, and supports adaptive learning, its pedagogical value is realized only when embedded within deliberate instructional design. Unregulated use presents significant risks, including information hallucination, algorithmic bias, data privacy violations, academic dishonesty, and unequal digital access.Contribution – This study contributes a comprehensive, theory-grounded GenAI integration model. It provides actionable frameworks for positioning educators as pedagogical guides, students as critical learning agents, and institutions as managers of responsible AI governance, offering vital policy and practical guidelines for advancing equitable, ethical, and effective digital education in Indonesia.