Liska Sukiyandari
Universitas Wahid Hasyim

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

MINAT SISWA PADA OLAHRAGA TRADISIONAL MELALUI METODE LATIHAN PRAMUKA Liska Sukiyandari
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui minat siswa pada olahraga tradisional melalui metode latihan pramuka dan upaya melestarikan olahraga tradisional dengan cara memainkannya kembali sekaligus memperkenalkan olahraga tradisional pada siswa SMP Negeri 2 Wonosari Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi dalam peneitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Wonosari yang berjumlah 220 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sehingga sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa dari kelas VII SMP Negeri 2 Wonosari. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode latihan pramuka dapat meningkatkan minat siswa pada olahraga tradisional sebesar 6,93% dimana sebelum menggunakan metode pramuka minat siswa pada olahraga tradisional sebesar 68,70%, kemudian setelah menggunakan metode pramuka minat siswa pada olahraga tradisional meningkat menjadi 75,63%. Simpulan penelitian ini ialah dengan menggunakan metode latihan pramuka siswa dapat meningkatkan minat pada olahraga tradisional di SMP Negeri 2 Wonosari Tahun 2022. Kata kunci: minat siswa, metode latihan pramuka, olahraga tradisional.
UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PASSING ATAS BOLA VOLI MELALUI METODE KOOPERATIF PADA SISWA KELAS VII MTS MATHOLI’UL HUDA KECAMATAN PUCAKWANGI KABUPATEN PATI Miftachul A’la; Liska Sukiyandari
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran passing atas bola voli melalui metode pembelajaran kooperatif pada siswa kelas VII MTs Matholi’ul Huda. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualititatif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan pelaksanaan penelitian meliputi tes awal (pre test), dilanjutkan pemberian program latihan atau perlakuan setelah program latihan selesai yang terakhir dilaksanakan post test. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A sebanyak 16 siswa. Hasil Tes unjuk kerja pada kondisi awal dengan hasil pada Siklus I menunjukkan peningkatan. Dari 16 siswa mencapai kriteria (KKM) pada kondisi awal 4 siswa menjadi 8 siswa pada sikus I. Sedangkan siswa yang belum mencapai kriteria (KKM) 12 siswa menjadi 8 siswa pada siklus I. Hasil penelitian pada siklus II mengalami peningkatan mencapai 14 siswa telah mencapai kriteria (tuntas) belajar passing atas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan passing atas bola voli siswa kelas VII A MTs Matholi’ul Huda mengalami peningkatan, sehingga dapat diimplikasikan oleh guru dalam proses pembelajaran, perlu memberikan variasi pembelajaran (metode, strategi, model atau pendekatan pembelajaran) agar hasil pembelajaran siswa meningkat dan siswa tertarik mengikuti materi pembelajaran yang diajarkan guru. Kata Kunci : Metode pembelajaran kooperatif, passing atas, bola voli.
Profesionalisme Guru Pendidikan Jasmani SD Di Kota Semarang dalam Era Revolusi Industri 4.0 Liska Sukiyandari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan professionalisme Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Sekolah Dasar di kota Semarang dalam era Revolusi Industri 4.0. penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif ini Dilakukan melalui tahapan: studi pendahuluan penentuan latar penelitian yang terdiri dari tempat dan waktu penelitian. Pengambilan data melalui tahapan pra lapangan, tahap lapangan. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu membaca, menyimak, menelaah, menafsirkan, mengklarifikasikan serta data-data yang diperoleh untuk menentukan kesimpulan analisis akhir dimana peneliti membandingkan data yang diperoleh dengan teori yang relevan selanjutnya berdasarkan analisis dapat ditarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan data yang ada guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan sudah cukup baik dalam kajian profesionalisme. Ada beberapa guru yang belum maksimal tapi dengan adanya pelatihan dapat ditingkatkan profesionalisme guru tersebut. Simpulan dari penelitian ini adalah profesionalisme guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan harus ditingkatkan melalui (1) Mengadakan pengawasan dan kedisiplinan (2) Penyediaan sarana yang memadai (3) Mengadakan rapat (4) Penataran (5) Seminar (6) Workshop(7) Mengadakan kunjungan guru-guru antar sekolah (8) Mengadakan riset atau percobaan. Diharapkan dengan penelitian ini Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan siap menghadapi tantangan pada Revolusi Industri 4.0.
Pengaruh Latihan Speed Chute Beban Tetap dan Bertambah Terhadap Kemampuan Dribbling Siswa Ekstrakurikuler Futsal Akhmad Fadhil Najmudin; Liska Sukiyandari; Sofyan Ardyanto
Journal of Education and Sport Science Vol. 1 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Wahid Hasyim University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya porsi latihan untuk meningkatkan kelincahan dribbling pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain “two group pre test post test design”. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah Instrumen Olahraga Futsal. Analisis data menggunakan uji t. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh latihan speed chute beban tetap terhadap kelincahan dribbling siswa dengan t hitung 5.26 > t tabel 2.26, kenaikan presentase sebesar 2.03%, (2) Ada pengaruh latihan speed chute beban bertambah terhadap kelincahan dribbling dengan t hitung 4.676 > t tabel 2.26, kenaikan presentase sebesar 2,4%, (3) Latihan speed chute beban bertambah lebih baik dari pada latihan speed chute beban tetap dengan selisih rata-rata 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode latihan speed chute beban tetap dan metode latihan speed chute beban bertambah memberikan pengaruh terhadap peningkatan kelincahan dribbling futsal siswa.
Pengembangan Model Pembelajaran Sepakbola melalui Permainan “Gada” dalam Penjasorkes Candra Prasetya; Liska Sukiyandari; Yudhi Purnama
Journal of Education and Sport Science Vol. 1 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Wahid Hasyim University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana bentuk pengembangan permainan sepak bola untuk siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kutowinangun Tahun 2017/2018?” Adapun prosedur pengembangan produk meliputi analisis produk yang akan diciptakan, mengembangkan produk awal, validasi ahli dan revisi, uji coba kelompok kecil dan revisi, uji coba kelompok besar dan produk akhir. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diperoleh dari evaluasi ahli, serta menggunakan hasil pengamatan dilapangan yang diperolehdari siswa. Data hasil pengamatan dan kuisioner siswa uji coba skala besar diperoleh rata-rata dengan persentase 89,6% dengan kriteria “baik”. Pada uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar terjadi peningkatan hasil pengamatan dan kuisioner siswa dengan persentase 0,8%. Disimpulkan bahwa pengembangan permainan gada sesuai dengan karakteristik siswa kelas VII SMP yang sangat aktif bergerak dan senang bermain sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran pendidikan jasmani pada kelas VII Sekolah Menengah Pertama.
Pengembangan Model Pembelajaran Pasing Bawah Bola Voli Permainan Berantai Akmad Mustaghfirin; Soekardi Soekardi; Liska Sukiyandari
Journal of Education and Sport Science Vol. 1 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Wahid Hasyim University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengembangkan produk permainan berantai bola voli khususnya penguasaan pasing bawah pada peserta didik MA NU Sunan Katong Kaliwungu. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan, uji lapangan terhadap produk yang dikembangkan dengan menggunakan subyek uji coba siswa kelas X. Hasil akhir produk pengembangan dari uji lapangan yang berupa model pembelajaran permainan berantai bola voli sesuai untuk digunakan dalam pembelajaran berantai bola voli. Hasil penelitian menunjukan ahli pendidikan jasmani mengkategorikan permainan bola voli berantai yang dikembangkan dalam kategori sangat baik dan ahli permainan mengkategorikan permainan bola voli berantai yang dikembangkan dalam kategori baik. Uji coba kelompok kecil dan kelompok besar mendapatkan kategori sangat baik, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan permainan bola voli berantai layak digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah
Pengembangan Permainan Gapai dalam Mata Pembelajaran Penjasorkes pada Pembelajaran Passing Atas Bola Voli Junaidi Ahmad Jamal; Liska Sukiyandari; Sofyan Ardyanto
Journal of Education and Sport Science Vol. 2 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Wahid Hasyim University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki oleh SMK NU Ungaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan. Pengembangan model permainan ini melalui beberapa tahapan diantaranya: pendahuluan, penentuan dan pengumpulan materi, pembuatan produk awal, evaluasi dan revisi. Setelah melalui tahap pembuatan produk awal, kemudian produk tersebut divalidasi oleh ahli permainan ahli pembelajaran. Setelah itu produk diuji coba kepada siswa melalui tahap uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Subjek uji coba produk adalah siswa kelas X siswa SMA NU Ungaran. Data dikumpulkan melalui angket, dan wawancara. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa Permainan Gapai layak dijadikan sebagai salah satu pengembangan pembelajaran passing atas dalam permainan bola voli pada siswa sekolah menengah atas. Saran dalam penelitian ini yaitu perlu adanya pengembangan lebih lanjut untuk menyempurnakan bentuk permainan Gapai ini
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Materi Bola Voli dalam Mata Pelajaran Penjasorkes Dzulfikar WS; Liska Sukiyandari; Sofyan Ardyanto
Journal of Education and Sport Science Vol. 2 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Wahid Hasyim University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan produk multimedia pembelajaran yang layak digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar. Pengembangan model menggunakan metode Penelitian Pengembangan (RnD). Subjek uji coba adalah siswa kelas XI siswa SMA Negeri 1 Singorojo. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara. Penilaian oleh ahli materi I dari keseluruhan aspek adalah “baik” dengan rerata skor 3,71. Penilaian ahli materi II dari keseluruhan aspek adalah “baik” dengan rerata skor 3,86. Penilaian ahli media I dari keseluruhan aspek adalah “baik” dengan rerata skor 3,6. Penilaian ahli media II dari keseluruhan aspek adalah “baik” dengan rerata skor 3,9. Pada uji coba skala kecil penilaian siswa adalah “sangat baik” dengan rerata skor 4,23. Pada uji coba skala besar penilaian siswa adalah “baik” dengan rerata skor 3,96. Simpulan penelitian dan pengembangan ini adalah dihasilkannya produk multimedia pembelajaran materi bola voli dalam mata pelajaran penjasorkes yang layak digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar
TINGKAT KECEMASAN SISWI KELAS X PADA PEMBELAJARAN SENAM LANTAI KAYANG DI SMA NEGERI 7 SEMARANG Rinawati Dwi Laksono; Yudhi Purnama; Liska Sukiyandari
Journal of Education and Sport Science Vol. 3 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Wahid Hasyim University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya kecemasan pada siswi ketika melakukan kayang yang disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor psikologis dan faktor   fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat kecemasan siswi kelas X pada pembelajaran senam lantai kayang di SMA Negeri 7 Semarang pada masing-masing faktornya. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian survei yang menggunakan instrument yang berupa kuisioner/angket. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah siswi kelas X di SMA Negeri 7 Semarang yang berjumlah 138 siswi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif yang kemudian disajikan dalam bentuk kategorisasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Tingkat kecemasan siswi pada pembelajaran senam lantai kayang berdasarkan faktor psikologi dalam kategori sangat rendah sebanyak 11 siswi, kategori rendah sebanyak 29 siswi, kategori sedang sebanyak 58 siswi, kategori tinggi sebanyak 28 siswi, kategori sangat tinggi sebanyak 12 siswi. Secara keseluruhan tingkat kecemasan siswi berdasarkan faktor psikologis berada pada kategori sedang yakni 42,1%. 2) Tingkat kecemasan siswi pada pembelajaran senam lantai kayang berdasarkan faktor fisiologis dalam kategori sangat rendah sebanyak 13 siswi, kategori rendah sebanyak 11 siswi, kategori sedang sebanyak 76 siswi, kategori tinggi sebanyak 27 siswi, kategori sangat tinggi sebanyak 11 siswi. Saran yang dapat diajukan peneliti dari hasil penelitian yang telah dilakukan antara lain:1).Bagi guru pendidikan jasmani agar lebih memberikan praktik dan pengetahuan kepada siswanya tentang pembelajaran kayang.2).Bagi siswi a) Siswi agar selalu memperhatikan dan bersungguh-sungguh dalam  pembelajaran kayang agar nantinya dapat melakukan gerakan kayang dengan baik.b) Siswi yang memiliki tingkat kecemasan tinggi agar selalu berlatih dan didampingi oleh guru saat melakukan senam lantai kayang sehingga tidak mengalami kecemasan yang berlebih.
Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh Gaya Jongkok dengan Pendekatan Lompat Tali Nani Rahayu; Miftachul A’la; Liska Sukiyandari
Journal of Education and Sport Science Vol. 3 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Wahid Hasyim University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A di MTs Ma’arif NU 01 Cilacap. dengan jumlah total 30 siswa. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui apakah pendekatan dengan media lompat tali dapat meningkatkan hasil pembelajaran lompat jauh. Metode pengumpulan data penelitian tindakan kelas ini menggunakan tes, analisis data dengan membandingkan hasil belajar pra siklus, siklus 1 dan siklus 2.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan hasil belajar siswa dari pra siklus sebanyak 80% atau 24 siswa masih mengalami masalah dengan lompat jauh yang menyebabkan siswa belum tuntas KKM dan 20% atau 6 siswa sudah tuntas KKM, kemudian pada siklus I meningkat sebanyak 46,7% atau 14 siswa tuntas KKM, dan 53,3% atau 16 siswa tidak tuntas KKM. Dan pada pelaksanaan siklus II hasil belajar siswa secara keseluruan meningkat sebanyak 86,7% atau 26 siswa tuntas KKM dan 13,3% atau 4 siswa tidak mencapai kriteria ketuntasan (KKM) yang di tentukan sekolah.Kata Kunci: Hasil Belajar, Lompat Jauh Gaya Jongkok, Lompat Tali.                                                                                                  AbstractThis research is classroom action research. The subjects in this research were class VIII A students at MTs Ma'arif NU 01 Cilacap. with a total of 30 students. This research was conducted to find out whether an approach using jump rope as a medium can improve long jump learning outcomes. This classroom action research data collection method uses tests, data analysis by comparing the learning outcomes of pre-cycle, cycle 1 and cycle 2. The results of this research show that overall student learning outcomes from pre-cycle were 80% or 24 students still had problems with jumping. far which caused students not to have completed and 20% or 6 students had completed, then in the first cycle it increased to 46.7% or 14 students had completed, and 53.3% or 16 students had not completed. And in the implementation of cycle II, overall student learning outcomes increased by 86.7% or 26 students completed and 13.3% or 4 students did not reach the completion criteria.Keywords: Learning Results, Long Jump Squat Style, Jump Rope.