Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving Arabic Vocabulary Memorizing Skills for Grade VII Students of MTs Qamarul Huda Bagu 2022/2023 Mohammad Zaki
Al-Muyassar: Journal of Arabic Education Vol 2, No 2 (2023): Al-Muyassar: Journal of Arabic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/al-muyassar.v2i2.9187

Abstract

Bahasa arab merupkan salah satu bahasa asing yang banyak dipelajari oleh masyarakat Indonesia. Oleh karna itu perlu dikaji adanya pembelajaran bahasa yang tepat pembelajar non-Arab. Pembelajaran bhasa asing bisa dilakukan dengan berbagi cara dan metode. Demikian halnya dengan pembelajaran kosa kata (al-mufrodat). Kosa kata merupkan salah satu unsur yang harus dimiliki oleh pembelajar bahasa asing termasuk bahasa Arab. Perbendaharaan bahasa Arab yang memadai dapat menunjang seseorang dalam berkomunikasi dan menulis dengan bahasa tersebut.Untuk itu diperlukan metode dan strategi yang tepat dalam rangka pemelajaran kosakat bahasa Arab tercapai.Mempelajari bahasa tidak terlepas dari pembelajaran mufrodat, pembelajaran mufrodat bukan hanya sekedar mengajarkan kosakata kemudian menyuruh para siswa untuk menghafal, akan tetapi lebih dari itusiswa dianggap mampu menguasai mufrodat jika sudah mencapai indikator-indikator yang ada.Karena kurangnya pemahaman seorang pengajar terhadapĀ  strategi dan cara-cara mengjarkan mufrodat pada siswanya, maka proses pembelajaran mufrodat banyak yang kurang maksimal bahkan mengalami kegagalan.
Islamic Educational Epistemology in the Algorithmic Era: A Critical Discourse Analysis of Religious Authority on Digital Social Media Mohammad Zaki; Murdan Murdan; Samsul Fahmi; Rizwan Hakiki; Lalu Tata Gresa Wangsa; Budi Hartawan; Lalu Ahmad Kholis` Bukran; Khaeruman Al Kaelani
Academicus: Journal of Teaching and Learning Vol. 5 No. 1 (2026): Teaching and Learning
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/academicus.v5i1.116

Abstract

This study examines Islamic educational epistemology in the algorithmic era, focusing on how religious authority is shaped through digital social media. Using Critical Discourse Analysis (CDA), the research analyzes religious content on TikTok, Instagram, and YouTube to explore how algorithm-driven platforms influence the production and legitimization of Islamic knowledge. Using a qualitative approach, data were collected from videos, captions, hashtags, and audience interactions. The findings show that algorithmic systems tend to prioritize short, emotionally engaging, and highly interactive religious content over academically grounded explanations. As a result, religious authority is increasingly determined by digital visibility, such as followers, likes, and virality, rather than traditional scholarly credibility. The study also found that complex Islamic concepts are often simplified into motivational and performative narratives to suit platform algorithms and audience preferences. These findings indicate that digital media not only expands access to Islamic learning but also reshapes the epistemological foundation of Islamic education. Therefore, this study highlights the importance of integrating critical digital literacy into Islamic education curricula to help students critically evaluate online religious content and distinguish between algorithmic popularity and scholarly authority.