Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Initial Research of Renewable Energy Resources for Hybrid Microgrid Implementation, Using Solar and Wind; Transforming the Diesel Dependence. Case Study of Mamburit Island - Indonesia Eric Marcos Hughes Arrocha; Dedet Candra Riawan; Rony Seto Wibowo
JAREE (Journal on Advanced Research in Electrical Engineering) Vol 6, No 1 (2022): April
Publisher : Department of Electrical Engineering ITS and FORTEI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jaree.v6i1.221

Abstract

Electrical demands are growing rapidly in the world, especially in larger cities, and Indonesia is not an exception. Indonesia's average peak demand is projected to increase by 73% (reaching 43.7 GW) in 2020, by 142% (reaching 61.2 GW) in 2025, and by 205% (reaching 77.3 GW) in 2030, compared with 25.3 GW in 2010 [1]. However, the challenge of completing the growing demand in big cities reveals another huge problem, which are those small villages, communities and islands who doesn’t have access to electricity until now.Many countries apply and use the concept of Micro Grid [MG] as an effective solution, which can be defined as: the grid where each generator or load has to take part in the network management, joining in reactive power supply/voltage control, active power supply/frequency control, fault ride-through capability, and power quality control independently [5].Using an Indonesian remote Island as a real case, different renewable energy sources available will be evaluated to propose the best Micro Grid design integration system to supply electricity facility.This research will describe the principles, measurement process and general mathematical description for the application of the MG model integration.Planning to minimize the traditional electric sources of fossil dependence, the design for Mamburit Island in Sumenep-Indonesia will integrate different generation sources such as, Solar Panel System [PV/SHS] showing Daily Average Irradiation [DNI] of 5.78 kwh/ , vertical Axis Wind Turbine [VAWT] shows wind speed annual average of 8.82 m/s and energy Storage system [ESS] as a real, feasible and friendly options to complete the demand, integrated with Engine Diesel Generator [EDG] present as the actual main sources; minimizing the fossil dependence, through MG principle. Keywords— Smart Micro Grid, Micro Grid Integration, Renewable Energy.
Automasi Pengusiran Hama melalui Aplikasi Smart Farming untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Desa Krogowanan, Magelang Simulasi Sistem Tenaga, Laboratorium; Ni Ketut Aryani; Ontoseno Penangsang; Rony Seto Wibowo; Adi Soeprijanto; Dimas Fajar Uman Putra
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.2344

Abstract

Kabupaten Magelang merupakan salah satu kabupaten dengan produksi padi yang melimpah bahkan melebihi target menjadikannya daerah dengan produksi padi tertinggi di Jawa Tengah. Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan, Magelang merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Magelang yang memiliki pengembangan komoditas padi terbesar dengan luas lahan sawah mencapai 1756 Ha. Di Desa Krogowanan, praktek pertanian masih didominasi oleh pola tanam monokultur dan belum banyak memanfaatkan teknologi pertanian modern secara optimal. Pola tanam ini rentan terhadap serangan hama, dan belum memanfaatkan teknologi modern dalam budidaya padi mereka. Ketergantungan pada metode tradisional ini tidak hanya meningkatkan risiko kegagalan panen akibat hama tetapi juga membatasi kemampuan petani untuk merespon cepat terhadap serangan tersebut. Serangan hama wereng coklat yang dapat mengakibatkan kerugian produksi hingga 70% telah menjadi masalah serius di beberapa daerah di Kabupaten Magelang, termasuk Desa Krogowanan. Penanganan yang tidak efektif dan kurangnya penggunaan teknologi dalam pengendalian hama dapat mengurangi kualitas dan kuantitas produksi padi. Berdasarakan latar belakang permasalahan yang telah dijelaskan diatas, Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik Departemen Teknik Elektro ITS berencana untuk melaksanakan pengabdian masyarakat berbasis produk dengan mengimplementasikan sistem smart farming berupa integrasi power supply dan aktuator dengan pengendalian melalui website Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik ITS dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Hal ini bertujuan untuk memudahkan petani untuk monitoring kondisi lahan mereka dari mana saja dan kapan saja dan untuk mengelola hasil tani menjadi lebih efisien.