p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sewagati
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Automasi Pengusiran Hama melalui Aplikasi Smart Farming untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Desa Krogowanan, Magelang Simulasi Sistem Tenaga, Laboratorium; Ni Ketut Aryani; Ontoseno Penangsang; Rony Seto Wibowo; Adi Soeprijanto; Dimas Fajar Uman Putra
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.2344

Abstract

Kabupaten Magelang merupakan salah satu kabupaten dengan produksi padi yang melimpah bahkan melebihi target menjadikannya daerah dengan produksi padi tertinggi di Jawa Tengah. Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan, Magelang merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Magelang yang memiliki pengembangan komoditas padi terbesar dengan luas lahan sawah mencapai 1756 Ha. Di Desa Krogowanan, praktek pertanian masih didominasi oleh pola tanam monokultur dan belum banyak memanfaatkan teknologi pertanian modern secara optimal. Pola tanam ini rentan terhadap serangan hama, dan belum memanfaatkan teknologi modern dalam budidaya padi mereka. Ketergantungan pada metode tradisional ini tidak hanya meningkatkan risiko kegagalan panen akibat hama tetapi juga membatasi kemampuan petani untuk merespon cepat terhadap serangan tersebut. Serangan hama wereng coklat yang dapat mengakibatkan kerugian produksi hingga 70% telah menjadi masalah serius di beberapa daerah di Kabupaten Magelang, termasuk Desa Krogowanan. Penanganan yang tidak efektif dan kurangnya penggunaan teknologi dalam pengendalian hama dapat mengurangi kualitas dan kuantitas produksi padi. Berdasarakan latar belakang permasalahan yang telah dijelaskan diatas, Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik Departemen Teknik Elektro ITS berencana untuk melaksanakan pengabdian masyarakat berbasis produk dengan mengimplementasikan sistem smart farming berupa integrasi power supply dan aktuator dengan pengendalian melalui website Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik ITS dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Hal ini bertujuan untuk memudahkan petani untuk monitoring kondisi lahan mereka dari mana saja dan kapan saja dan untuk mengelola hasil tani menjadi lebih efisien.
Implementasi Fish Freezer Terintegrasi Battery Storage Berbasis Photovoltaic Untuk Menunjang Kebutuhan dan Kesejahteraan Nelayan di Pulau Bawean Simulasi Sistem Tenaga, Laboratorium; Dimas Fajar Uman Putra; Prasetyono Hari Mukti; Ontoseno Penangsang; Ni Ketut Aryani
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.2395

Abstract

Pulau Bawean merupakan pulau yang terletak di Laut Jawa yang berjarak sekitar 80 mil atau 120 Km sebelah utara Gresik. Pulau Bawean memiliki jumlah penduduk sebanyak 80.289 jiwa pada tahun 2020. Apabila ditinjau dari segi kemaritiman, Pulau Bawean ini dikelilingi oleh fishing ground seluas 27.000 km2. Pulau Bawean di Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini memiliki potensi kelautan dan energi surya yang besar. Masyarakat Bawean, yang mayoritas bekerja di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, mengalami kendala pasokan listrik untuk penyimpanan hasil tangkapan ikan, terutama saat terjadi pemadaman listrik. Sebagai solusi, diusulkan integrasi freezer dan kulkas dengan sistem pembangkit listrik tenaga surya di Desa Daun, Kecamatan Sangkapura. Sistem ini bertujuan memenuhi kebutuhan listrik pengepul ikan agar meningkatkan produktivitas dan menjaga kualitas hasil tangkapan. Potensi energi surya di Pulau Bawean mencapai rata-rata intensitas radiasi 5,5 kWh/m² per hari, menjadikannya sumber energi alternatif yang tepat. Rangkaian kegiatan meliputi survei lokasi, pengadaan dan pemasangan sistem photovoltaic, serta edukasi masyarakat mengenai manfaat energi terbarukan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan penyediaan suplai listrik dari energi surya, bahkan saat pemadaman, dengan dukungan baterai untuk cadangan malam hari. Di samping itu, kegiatan ini juga diharapkan mengurangi emisi melalui pemanfaatan energi terbarukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap energi ramah lingkungan dan keberlanjutan.