Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pembelajaran Berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dan Kecakapan Abad 21 pada Guru MI Muhammadiyah Kecamatan Miri Fitri Puji Rahmawati; Muhammad Khoirurrosyid
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v2i2.198

Abstract

Pembelajaran di abad 21 pasti tidak akan lepas dari perkembangan yang terjadi pada zamannya dan teknologi bukan lagi menjadi kebutuhan sekunder dalam kehidupan, tetapi menjadi kebutuhan primer yang harus dipenuhi salah satunya dunia pendidikan. Adapun tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memberikan wawasan dan keterampilan pembelajaran berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) pada guru-guru Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) di Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen. Materi yang diberikan meliputi: menjelaskan pengertian Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), Implementasi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam proses belajar mengajar, dan pengertian kecakapan abad 21. Metode yang digunakan dalam pengabdian yaitu persiapan (koordinasi,pembuatan instrument, persiapan lansam, publikasi, lokasi, dokumentasi), pelaksanaan kegiatan (pembukaan, penyajian materi, diskusi, praktik, dan tanya jawab, penutup), dan monitoring. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan pengabdian ini, maka diadakan evaluasi dengan cara tanya jawab, praktik membuat rencana pembelajaran (RPP) dan video pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada hari Selasa, 8 Desember 2020 di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Doyong. Kegiatan pengabdian ini dihadiri oleh guru-guru Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah di Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen dengan jumlah keseluruhan 20 peserta. Dari hasil sesi tanya jawab dan praktik, diketahui bahwa secara umum peserta cukup baik dalam memahami dan megembangkan kemampuan pedagogik di bidang teknologi. Peserta juga memahami dan sepakat jika pembelajaran berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dan kecakapan abad 21 sangat menarik untuk diterapkan. Pengabdian ini berjalan lancar dan efisien dan peserta sangat antusias dalam menyambut pengabdian ini, terbukti dengan banyaknya tanggapan positif dan permintaan sosialisasi serupa di masa depan.
CHILD-FRIENDLY LIBRARY MANAGEMENT AS A STRATEGY TO STRENGTHEN READING LITERACY IN ISLAMIC ELEMENTARY EDUCATION Choirun Nisa; Muhammad Khoirurrosyid
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 3, No 1 (2025): Three International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to analyze how child-friendly library management can serve as a strategic approach to strengthen reading literacy in Islamic elementary education. The research was conducted at SD Al-Firdaus Surakarta, an Islamic primary school integrating literacy and moral education. Using a qualitative descriptive design with a single case study approach, data were collected through observation, semi-structured interviews, and document analysis involving the principal, librarian, teachers, and students. The data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, comprising reduction, display, and conclusion drawing.The results revealed that child-friendly management was implemented through three interrelated dimensions: the physical design of the library, collaboration among teachers, the librarian, and parents, and the integration of literacy programs grounded in Islamic values. The library provided accessible reading spaces, diverse collections, and a digital library platform that increased students’ engagement and reading frequency. Collaborative literacy programs such as Gemar Baca Buku and Home Reading successfully nurtured students’ reading motivation and moral reflection.The study concludes that a child-friendly library, when managed as a holistic learning ecosystem, can significantly enhance reading literacy while aligning with the ethical and cultural context of Islamic education. This research contributes to the field of educational management by introducing a culturally responsive model that integrates global child-centered principles with local religious and pedagogical values.