AbstrakA franchise is an agreement that binds both parties in which one of the parties to the agreement will have the right to use intellectual property, including to sell goods or services by compensating the other party under several agreements. The word franchise itself is taken from two words, namely wara which means more while profit means profit.With the development of the franchise industry in Indonesia, every franchisor must be able to submit financial reports in accordance with general accounting standards. It is intended that prospective franchisors are interested and believe in investing their capital in the franchise business. In general, financial statements are accounting reports that primarily provide financial information for interested parties to consider in the decision-making process.The purpose of this study is to explore the importance of accounting records and financial statements in a franchise business. The type of research used by the author in this study is a qualitative research method. The results showed that the Indonesian franchise did not meet accounting standards in the preparation of its financial statements. Franschise Berindonesia does not compile detailed and comprehensive financial statements, only a simple income statement and capital change report. This shows that the recording and preparation of financial statements according to accounting standards has not been carried out in Indonesian franchises.Keywords: Franchising, Financial Statements, Accounting StandardsAbstrakWaralaba adalah perjanjian yang mengikat kedua belah pihak di mana salah satu pihak dalam perjanjian akan memiliki hak untuk menggunakan kekayaan intelektual, termasuk untuk menjual barang atau jasa dengan memberikan kompensasi kepada pihak lain berdasarkan beberapa perjanjian. Kata franchise sendiri diambil dari dua kata yaitu wara yang artinya lebih sedangkan profit artinya keuntungan. Dengan semakin berkembangnya industri waralaba di Indonesia, setiap pemilik waralaba harus dapat mengajukan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi umum. Hal ini bertujuan agar calon franchisor tertarik dan percaya untuk menanamkan modalnya dalam bisnis franchise. Secara umum, laporan keuangan adalah laporan akuntansi yang utamanya menyediakan informasi keuangan bagi pihak-pihak yang berkepentingan untuk dipertimbangkan dalam proses pengambilan keputusan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pentingnya pencatatan akuntansi dan laporan keuangan dalam bisnis waralaba. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa franchise Indonesia tidak memenuhi standar akuntansi dalam penyusunan laporan keuangannya. Franschise Berindonesia tidak menyusun laporan keuangan yang rinci dan komprehensif, hanya laporan laba rugi dan laporan perubahan modal yang sederhana. Hal ini menunjukkan bahwa pencatatan dan penyusunan laporan keuangan menurut standar akuntansi belum dilakukan pada franchise Indonesia.Kata kunci : Waralaba, Laporan Keuangan, Standar Akuntansi