Syifa Aulia
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strawberry Generation: Dilematis Keterampilan Mendidik Generasi Masa Kini Syifa Aulia; Tati Meilani; Zachrah Nabillah
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i2.2485

Abstract

Generasi muda saat ini belum sepenuhnya mampu memenuhi komponen dari karakter ideal yang dibutuhkan dalam menopang kemajuan dan keberhasilan suatu bangsa di masa mendatang. Strawberry Generation merepresentasikan buah stroberi yang indah namun mudah rapuh dan hancur apabila dipijak. Kelahiran Strawberry Generation dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk pola asuh orang tua dalam mendidik dan membesarkan anaknya. Peneliti tertarik untuk mengkaji lebih lanjut mengenai keterampilan orang tua dalam mendidik anak-anak masa kini. Penggunaan metode fenomenologi sebagai upaya dalam menguraikan dan mengungkapkan bagaimana keterampilan orang tua dalam mendidik anak masa kini dan bagaimana perubahan perilaku yang terjadi sebagai akibat didikan tersebut terhadap perumpamaan istilah yang dihubungkan dengan generasi Z yaitu strawberry generation. Hasil dari penelitian ini, didapatkan bahwa terdapat keterampilan orang tua dalam mendidik anak yang berpotensi tumbuhnya mereka menjadi bagian dari strawberry generation, diantaranya pola asuh overprotective, pola asuh otoriter, dan pemberian apresiasi atau pujian secara berlebihan. Solusi guna meminimalisir anak menjadi Strawberry Generation diantaranya: 1) membangun mental; 2) berikan kepercayaan kepada anak untuk mengerjakan tanggung jawab yang mampu membuatnya belajar dan meng-upgrade diri, sehingga anak merasa berkontribusi dan merasa berharga; 3) melatih anak untuk mengambil keputusan; 4) selalu memahami kondisi anak.Kata-kata Kunci:  Strawberry Generation, Generasi-Z, Keterampilan Mendidik.
FAKTOR EKSTERNAL YANG MEMENGARUHI KEPUASAN KERJA PERAWAT Syifa Aulia; Heri Ridwan; Iyos Sutresna
Jurnal Keperawatan Malang Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v9i1.274

Abstract

Background: Health care is provided to the whole of the community without exception, including convicts. However, there are numerous issues beyond individual control, such as overcrowding of inmates exceeding penitentiary capacity and issues regarding healthcare such as insufficient healthcare staff and nurses having to be on call outside of their regular duty hours, be the factor that affect nurse’s job satisfaction at Class IIB Sumedang Penitentiary Purpose: To determine the external factors affecting nurse job satisfaction at the Class IIB Sumedang Penitentiary. Methods: This research used a qualitative method with a descriptive case study. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. The data is then analyzed using the Miles and Huberman model, which consists of three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. Triangulation technique is also used for validity of the data through interviews with two nurses at the Class IIB Sumedang Penitentiary, observations conducted by the researcher, and documentation. Result: The result showed that external factors affecting nurse job satisfaction at the Class IIB Sumedang Penitentiary include nurse workload, nurse motivation, work environment and relationships with colleagues, as well as remuneration. Implication: The institution is advised to increase the number of healthcare staff, in line with the ideal ratio between healthcare workers and the number of inmates, and to appoint a permanent doctor to serve in the penitentiary clinic to provide optimal treatment to the inmates. Improving healthcare facilities to meet clinic standards is also recommended.