Imron Nawawi
Sekolah Tinggi Agama Islam Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RISIKO OPERASIONAL PT. BANK MUAMALAT KCP BINJAI PADA MASA PANDEMI COVID 19 Imron Nawawi; Kamaliah R; Khairani Sakdiah
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 3 No. 1 (2022): Juli 2022
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v3i1.665

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pembahasan tentang risiko operasional yang terjadi, faktor-faktor yang menyebabkan risiko operasional dan upaya yang dilakukan dalam menanggulangi risiko operasional pada PT. Bank Muamalat KCP Binjai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan empiris. Pada penelitian ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan yaitu dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan resiko operasional yang terjadi pada masa pandemi covid 19 di PT. Bank Muamalat KCP Binjai yaitu penutupan atau pembatasan kantor layanan, sehingga pelayanan yang diberikan kurang optimal, beban operasional meningkat, karena harus menyediakan handsanitizer, masker, multivitamin, desinfektan yang disediakan dalam jumlah banyak untuk menjaga kesehatan lingkungan kantor terutama bagi para karyawan, penurunan laba cabang, ini disebabkan oleh SDM yang terbatas dan daerah prospek juga dibatasi sehingga marketing tidak bisa optimal kinerjanya. Faktor-faktor yang menyebabkan risiko operasional pada PT. Bank Muamalat KCP Binjai terbagi menjadi 2 yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Upaya yang dilakukan dalam menanggulangi risiko operasional pada PT. Bank Muamalat KCP Binjai adalah dengan melakukan berbagai cara diantaranya: Melakukan controlling secara optimal, Melakukan identifikasi risiko operasional dan evaluasi pada Bank tersebut, menganalisis risiko yang terjadi baik yang sudah maupun yang belum dengan disertai pengamatan yang terjadi pada cabang lain. Melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap nasabah dan melakukan edukasi kepada nasabah.