Imam Prawoto
Institut Agama Islam Az-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS)

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efetivitas Peran Relawan Dalam Membangun Kesolidan Sebuah Organisasi Imam Prawoto
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v9i2.25913

Abstract

In an organization, it is necessary to have souls willing to sacrifice and fight for each individual member. These souls are the main pillars of the establishment of an organization. Individuals who have this spirit are called organizational volunteers. In this context, it can be seen how many motivational motives a person has to volunteer. The research method used is a qualitative method with an empirical normative approach. The results of the study stated that in building organizational solidity, the role of volunteers (volunteers) who are willing to fight and sacrifice for the interests of their organization is needed. While in Islam, volunteering will be worth a deed of worship and be a good thing for the perpetrator.Keywords: Volunteer; Organization; Solidarity Abstrak:Dalam sebuah organisasi diperlukan adanya jiwa-jiwa mau berkorban dan berjuang pada setiap individu anggotanya. Jiwa-jiwa inilah yang menjadi penopang utama berdirinya sebuah organisasi. Individu-individu yang memiliki jiwa seperti ini disebut sebagai relawan organisasi. Dalam konteks ini, terlihat berberapa motif motivasi seseorang menjadi sukarelawan. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan normative empiris. Hasil penelitian menyatakan bahwa dalam membangun kesolidan organisasi diperlukan peran relawan (volunteer) yang rela berjuang dan berkorban untuk kepentingan organisasinya. Sedang dalam Islam, menjadi sukarelawan akan bernilai amal ibadah dan menjadi kebaikan pada diri pelakunya.Kata Kunci: Relawan; Organisasi; Kesolidan
Implementasi Gaya Kepemimpinan Transformasional Dalam Sebuah Organisasi Kependidikan Imam Prawoto
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 9, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v9i3.25914

Abstract

Seorang pemimpin merupakan seseorang yang mengarahkan, mengawasi dan membimbing anggotanya untuk mencapai tujuan organisasi. Sedang kunci kepemimpinan transformasional yaitu dengan melakukan peningkatan partisipasi anggota dalam nilai hasil dan cara mendapatkannya, memotivasi dan menunjukkan bahwa kebutuhan organisasi adalah penting dan mampu mengaktualisasikan diri mereka untuk dapatkan potensi seseorang yang terbaik. Penelitian ini dilakukan denga pendekatan normative empiris, dengan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa diperlukan penerapan Gaya kepemimpinan transformasional dalam membangun organisasi kependidikan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan membangun solidaritas organisasi dan membangun loyalitas organisasi dengan mengedepankan aspek keikhlasan dan kesukarelaan pemimpin dan anggotanya.Kata Kunci: Kepemimpinan Tranformasional; Organisasi; Kependidikan
Peran Preventif Pemimpin Dalam Pencegahan Penyebaran COVID-19; Strategi Syaykh Al-Zaytun di Ma’had Al-Zaytun dan Kontribusinya Terhadap Masyarakat Sekitar Imam Prawoto; Siti Ngainnur Rohmah; Fitri Rachmiati Sunarya
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v7i5.15571

Abstract

AbstractLeaders have a very significant role in efforts to prevent the spread of the corona pandemic in the surrounding environment. Both leaders on a national and regional scale. Included in this are the leaders of CSOs, universities, schools and Islamic boarding schools. This article describes the strategy of Shaykh Al-Zaytun in preventing the spread of the Corona Pandemic in Ma'had Al-Zaytun and Al-Zaytun's Contribution to the Surrounding Communities. The method used is a qualitative method with a literature approach. The data obtained comes from lectures and public lectures, apart from various books and scientific journals.Keywords: Leader, Covid-19, Preventive Action AbstrakPara pemimpin memiliki peranan yang sangat signifikan dalam upaya tindakan preventif penyebaran pandemi corona di lingkungan sekitarnya. Baik pemimpin dalam skala nasional maupun daerah. Termasuk dalam hal ini adalah para pimpinan ormas, perguruan tinggi, sekolah dan pondok pesantren. Artikel ini memaparkan strategi Syaykh Al-Zaytun dalam pencegahan penyebaran Pandemi Corona di Ma’had Al-Zaytun dan Kontribusi Al-Zaytun terhadap Masyarakat Sekitar. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan literature. Data yang didapat bersumber dari ceramah dan kuliah umum, selain dari berbagai buku dan jurnal ilmiah.Kata Kunci: Pemimpin, Covid-19, Tindakan Preventif
The Practice of Financial Data Collection in the “Talitihan/Gantangan” Tradition in Wedding Receptions in Gantar District According to Islamic Law Fajar Kurnia; Imam Prawoto; Rizal Maulana
JOURNAL of LEGAL RESEARCH Vol 4, No 5 (2022)
Publisher : Faculty of Sharia and Law State Islamic University Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jlr.v4i5.28371

Abstract

This article presents the findings of a study on the financial data gathering practiced by the gantangan people in rural Gantar District when hosting wedding festivities. This research was conducted utilizing a qualitative research method with a descriptive phenomenological approach that use life experience as a tool to better understand socio-culture by gathering data through observations, interviews, and recording, which is then evaluated to reach conclusions. The financial data collection mechanism has both advantages and disadvantages. An advantage is our willingness to help our fellow humans, while the disadvantages are what cause some individuals to complain about this talitihan/gantangan tradition, i.e. when the individual in question is not present but must still pay. The findings of the study indicate that people of Babakan Plasah Village, Gantar District, collect financial data on the talitihan/gantangan tradition as part of the celebrations' execution. No particular record exists for this record. The use of this custom is consistent with Islamic law, as the underlying principle promotes a spirit of assistance in conformity with Islamic principles.