p-Index From 2021 - 2026
17.307
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Otomatisasi Interpretasi Data terhadap Bukti Perpajakan Digital Irvan Iswandi
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol 3, No 1: Juni 2020
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.572 KB) | DOI: 10.31334/transparansi.v3i1.753

Abstract

Model pengenalan secara otomatis terhadap bukti perpajakan digital dipandang sebagai salah satu mekanisme yang penting dalam organisasi untuk menentukan efektivitas dalam pengambilan keputusan dan pengendalian organisasi. Efektivitas ini dipengaruhi oleh kemampuan sistem dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan data entitas. Kendala yang ditemui dalam pengenalan data terjadi karena kondisi fisik bukti perpajakan yang kurang baik, sehingga membutuhkan lebih banyak waktu dan berakibat kurangnya presisi terhadap interpretasi yang dihasilkan oleh sistem. Efektivitas kinerja sistem pengenalan ditingkatkan melalui penentuan langkah yang tepat dalam mengelompokkan entitas-entitas secara otomatis. Kemampuan otomatisasi ini melingkupi berbagai tahapan yang ada, yaitu dalam mengenali transaksi, mengekstraksi informasi di dalamnya dan mengelompokkannya dengan tepat. Penelitian ini menyajikan langkah-langkah yang dilakukan secara komputerisasi dalam bentuk model otomatisasi interpretasi data, baik dalam hal pengenalan transaksi, ekstraksi dan kemudian melakukan pengelompokkan terhadap entitas yang ditemui dalam bukti pemotongan PPh Pasal 23 secara digital. Langkah utama yang dilakukan dalam pencapaian tersebut melalui analisa dasar terhadap bukti berdasarkan interpretasi teks. Simulasi yang dilakukan terhadap beberapa bukti potong menunjukkan proses otomatisasi berpotensi meningkatkan efektivitas dan menekan kesalahan, bila dibandingkan dengan proses manual.
Implementasi Leasing Syariah dan Leasing Konvensional Pada Pembiayaan Kendaraan Bermotor (Studi Kasus di PT. Federal International Finance) Dzulfa Fahira Maulida; Irvan Iswandi
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 5 (2021): September - Oktober
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i6.23340

Abstract

Saat ini, Indonesia semakin berkembang dalam kegiatan ekonomi, salah satunya dengan berdirinya perusahaan pembiayaan baik secara konvensional ataupun syariah. Dalam hal ini perusahaan pembiayaan PT. Federal International Finance (FIF) merupakan perusahaan yang bergerak dalam pembiayaan leasing. Penelitian ini dilakukan di PT. Federal International Finance Cabang Sukabumi dengan tujuan mengetahui mekanisme operasional Leasing Syariah dan mekanisme Leasing Konvensional serta mengetahui perbedaan Antara Leasing Syariah dan Leasing Konvensional. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, wawancara dan dokumentasi. Objek dalam penelitian ini adalah Kepala Departemen Analisis Risiko, HRD dan Nasabah dari PT. FIF. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mekanisme operasional syariah dan konvensional tidak jauh berbeda. Terdapat tiga pihak yang terkait yaitu perusahaan pembiayaan, supplier atau dealer dan konsumen. Selain tiga pihak di atas juga bank termasuk di dalamnya sebagai pemasok dana bagi perusahaann. Dalam syariah, PT. FIF bekerja sama dengan BSMI (Bank Syariah Mega Indonesia) dengan menggunakan akad wakalah dan bekerja sama dengan PT. Astra Buana Unit Syariah dengan menggunakan Akad Tabarru’. Mekanisme operasionalnya dalam pengambilan keuntungan, FIF konvensional menggunakan sistem bunga sedangkan syariah menggunakan margin laba. Dan apabila terjadi kemacetan di dalam PT. FIF dikenakan denda dan masuk ke dalam pendapatan perusahaan, sedangkan di PT. FIF syariah dikenakan denda sesuai prinsip Ta’zir dan hasil uangnya masuk ke dalam dana sosial.Kata Kunci: Leasing Syariah dan Leasing Konvensional.
PROBLEMATIKA JUAL BELI PERTALITE DAN PERTAMAX ECERAN DALAM TINJAUAN FIQIH Ika Nur Solikah; Ahmad Asrof Fitri; Irvan Iswandi
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 19 No 1 (2022): PARADIGMA Journal of Science, Religion and Culture Studies
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/paradigma.v19i1.3264

Abstract

One of the most common commodity traded in rural areas is pertalite and pertamax. This study examines: (1) how is the practice of retailing pertalite and pertamax, with case study in Mekarjaya village and (2) what is status of the trading of retailed pertalite and pertamax in Islamic Law perspective. This research is a qualitative research. Data were collected through interviews, observation, and documentation. Results of this research are: (1) Liter measuring system was used in retailing pertalite and pertamax in Mekarjaya village. Sellers usually buy pertalite and pertamax at gas stations using jerry cans. The purchased pertalite and pertamax are poured into a large bucket, then measured using a one-liter stainless volume measuring can and poured into a used bottle using a funnel tool. (2) Majority of the sales in Mekarjaya village had met requirements of legal trading in Islamic Law. In Islamic perspective, there are three laws regarding the retail: First, absolutely legal, if amount of the fuel is in accordance with contract. Second, legal with conditional circumstance, if there is a willingness from the buyer for the lack of measurement in pertalite and pertamax volume because of something natural like evaporation. Third, illegal, if the seller deliberately reduces the dose in order to find more profit.
Analisis Penetapan Nisbah Bagi Hasil Pada Deposito Mudharabah Di Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Riyadhul Jannah Bekasi Dalam Persfektif Hukum Islam Hidayah Apriani; Irvan Iswandi
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 4 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i4.21978

Abstract

AbstractThe profit-sharing ratio on mudharabah deposits in this case must be stated clearly so as not to create the potential for uncertainty and injustice in the distribution of the ratio. If at any time there is a risk or loss, there must be clarity regarding which party is responsible for the risk. Therefore, a study was conducted to find out the truth of a distribution practice or the determination of the profit sharing ratio at BMT Riyadhul Jannah Bekasi.Knowing the results of the study, it was concluded that the determination of the profit sharing ratio on the mudharabah or futures mudharabah deposit products at BMT Riyadhul Jannah had been determined by the BMT so that members or customers could not negotiate for the profit sharing ratio. This is because the size of the profit-sharing ratio that will be obtained has been determined by BMT Riyadhul Jannah The calculation of the profit-sharing ratio was also found to be in accordance with Islamic law, considering that BMT Riyadhul Jannah basically always applies the principles of Islamic law for its products.Keywords: Mudharabah Deposit, Profit Sharing Ratio, Islamic Law Perspective. AbstrakNisbah bagi hasil pada deposito mudharabah harus dinyatakan dengan jelas sehingga tidak menimbulkan potensi ketidakpastian dan ketidakadilan dalam pembagian besar kecilnya nisbah. Jika suatu saat terjadi resiko atau kerugian maka harus ada kejelasan pihak mana yang bertanggungjawab terhadap resiko tersebut. Maka dari itu untuk mengetahui adanya kebenaran suatu praktik pembagian atau penetapan nisbah bagi hasil maka perlu dilakukan penelitian di BMT Riyadhul Jannah Bekasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penetapan nisbah bagi hasil pada produk deposito mudharabah atau mudharabah berjangka di BMT Riyadhul Jannah sudah ditetapkan oleh pihak BMT sehingga anggota atau nasabah tidak dapat bernegosiasi untuk nisbah bagi hasil karena besar kecilnya nisbah bagi hasil yang akan didapatkan sudah ditentukan oleh BMT Riyadhul Jannah. Dan perhitungan nisbah bagi hasil sudah sesuai dengan syariat hukum Islam, karena pada dasarnya BMT Riyadhul Jannah selalu menerapkan prinsip-prinsip hukum Islam untuk produknya.Kata Kunci : Deposito Mudharabah, Nisbah Bagi Hasil, Persfektif Hukum Islam
Pengelolaan Wakaf Ditinjau Dari Hukum Islam dan Hukum Positif; Studi Kasus Yayasan Taman Mandiri Syari’ah Tangerang Banten Heru Birowo; Irvan Iswandi
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 1 (2021): Januari-Februari
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i1.19655

Abstract

Taman Mandiri Syari'ah Foundation is an organization in the social, humanitarian and religious. The foundation aims to raise the social dignity of orphans and poor people with zakat, infaq, shodaqoh, and waqf that are permitted by the Shari'a and legal funds from individuals, companies, community groups, or other institutions. The study uses Qualitative method with literary and empirical approach. The findings of this study are state waqf management of Taman Mandiri Syari'ah Foundation, based on the perspective of Islamic Law and Positive Law, the waqf process of Taman Mandiri Syari'ah Foundation, the provisions of the waqf have required the pillars and conditions. Yet the waqf letter, YTS as Nadzir for land waqf in Depok, has not completed the waqf document by register to National Land Agency. The waqf management has doing are land waqf and cash waqf.Keywords: Waqf, Management, Law. AbstrakYayasan Taman Mandiri Syari’ah merupakan lembaga yang bergerak di bidang sosial, kemanusiaan dan keagamaan. Yayasan ini dibangun dengan tujuan mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum yatim dan dhuafa dengan dana zakat, infak, shodaqoh serta wakaf dan dana-dana yang dihalalkan oleh syariat dan legal, baik dari perorangan, perusahaan, kelompok masyarakat, atau sumber lembaga lainnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif, dengan pendekatan literatur dan empiris. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Pengelolaan wakaf di Yayasan Taman Mandiri Syari’ah, berdasarkan tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif, proses perwakafan di Yayasan Taman Mandiri Syari’ah, ketentuan wakafnya sudah memenuhi rukun dan syarat. Namun dalam kelengkapan surat wakaf, YTS sebagai Nadzir atas wakaf tanah di Depok, belum melengkapi surat wakaf yang seharusnya didaftarkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pengelolaan wakaf yang sudah berjalan di Yayasan Taman Mandiri Syari’ah berupa wakaf tanah dan wakaf tunai.Kata Kunci: Pengelolaan, Wakaf, Hukum
Praktik Pengelolaan Wakaf Produktif Ditinjau Dari Hukum Positif Dan Hukum Islam (Studi Kasus Di Yayasan Pundi Amal Bhakti Ummat Bekasi) Ros Malasari; Irvan Iswandi
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 2 (2021): Maret-April
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i2.20187

Abstract

Pundi Amal Bhakti Ummat Foundation is a non-profit organization of society. This Foundation active in social, education, humanity, and religion aspects. Moreover, this foundation applies Tabarru card, the implementation of waqf program with high production values. The study uses Qualitative method with literary and empirical approach. The findings of this study are Productive waqf management of Pundi Amal Bhakti Ummat Foundation are waqf land and rice fields from waqf area of 27.25 ha,  land and rice fields planted with rice that manage together with  society, so the harvest time using production sharing system. More also Productive waqf of Pundi Amal Bhakti Ummat Foundation, there are some problems as following: Organizing is to divide big agenda into smaller one and the human resource is not appropriate, or the human errors frequently happened. Tabarru management does not use SWOT analysis as strategic planning method.Keywords: Management, Waqf, Productive. AbstrakYayasan Pundi Amal Bhakti Ummat adalah Lembaga nirlaba milik masyarakat. Yayasan ini bergerak di bidang  sosial, Pendidikan, Kemanusiaan, dan Keagamaan. Yayasan ini juga memiliki program Tabarru card, praktik perwakafan yang mempunyai nilai produktifitas yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif, dengan pendekatan literatur dan empiris. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Pengelolaan wakaf produktif di Yayasan Pundi Amal Bhakti Ummat merupakan wakaf tanah dan sawah dari wakif seluas 27,25 ha, di atas tanah dan sawah tersebut ditanami padi yang bekerja sama dengan warga sekitar untuk mengelolanya, sehingga pada saat panen menggunakan sistem bagi hasil. Juga, Wakaf produktif di Yayasan Pundi Amal Bhakti Ummat terdapat beberapa masalah, terutama dalam masalah Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil dan SDM yang masuk tidak sesuai, atau terkadang Human Eror terjadi pada SDM yang telah ada. Pengurus Tabarru’ juga tidak menggunakan analisis SWOT sebagai metode perencanaan strategis.Kata kunci: Pengelolaan, Wakaf, Produktif
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pengelolaan Minimarket Syariah di Masjid Ar-Raudhah Taman Harapan Baru Bekasi Lukman Abdul Aziz; Ahmad Asrof Fitri; Irvan Iswandi
Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 5, No 02 (2021): Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.484 KB) | DOI: 10.30868/ad.v5i02.1252

Abstract

Kehadiran minimarket syariah saat ini membuat warna baru bagi persaingan industri ritel modern. Pada tahun 2015, Dewan Masjid Indonesia mencanangkan program pengembangan ekonomi berbasis masjid. Pengurus masjid Ar-Raudhah mengembangkan minimarket syariah sebagai produk ekonomi yang dikelola sesuai dengan hukum ekonomi Islam. Penelitian ini mengkaji (1) Bagaimana pengelolaan minimarket syariah yang diterapkan di Masjid Jami 'Ar-Raudhah Taman Harapan Baru Bekasi dan (2) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pengelolaan minimarket syariah di Masjid Jami' Ar-Raudhah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa,(1) Minimarket Ar-Raudhah Mart yang dikelola oleh pengurus masjid Jami 'Ar-Raudhah telah menerapkan pengelolaan bisnis berbasis ekonomi syariah. Pengelolaan minimarket syariah yang diterapkan oleh minimarket Ar-Raudhah Mart referensi dari beberapa aspek seperti; keuangan, pengadaan barang (merchandising), standar operasional, sumber daya manusia, dan pemasaran. (2) Dalam praktiknya, pada kelima aspek tersebut tidak mengandung unsur-unsur yang dilarang oleh syariah dalam melakukan aktivitas ekonomi.
PENELITIAN AWAL : OTOMATISASI INTERPRETASI DATA AKUNTANSI BERBASIS NATURAL LANGUAGE PROCESSING Irvan Iswandi; Iping Supriana Suwardi; Nur Ulfa Maulidevi
Jurnal Sistem Informasi Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.012 KB) | DOI: 10.36706/jsi.v5i2.900

Abstract

Proses pencatatan transaksi akuntansi ke dalam sistem akuntansi terkadang terhambat karena lambatnya pemahaman terhadap transaksi yang terjadi.  Keterlambatan ini terjadi karena masih dominannya peran manusia dalam sistem akuntansi, padahal manusia memiliki keterbatasan.  Pemahaman terhadap transaksi akuntansi berkaitan dengan proses klasifikasi terhadap transaksi yang terjadi.  Bila terjadi kesalahan dalam proses klasifikasi maka akan mengakibatkan kesalahan dalam penyajian laporan keuangan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan otomatisasi interpretasi terhadap data akuntansi, baik dalam hal pengenalan transaksi akuntansi, ekstraksi dan kemudian melakukan pengelompokkan terhadap transaksi akuntansi berdasarkan Natural Language Processing.  Langkah utama yang dilakukan dalam pencapaian tersebut melalui analisa dasar terhadap transaksi akuntansi berdasarkan interpretasi bahasa alami.  Simulasi yang dilakukan terhadap beberapa transaksi akuntansi menunjukkan sistem yang dibangun berdasarkan Natural Language Processing dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam interpretasi data akuntansi. Kata kunci: otomatisasi, akuntansi, natural language processing
PROBLEMATIKA JUAL BELI PERTALITE DAN PERTAMAX ECERAN DALAM TINJAUAN FIQIH Ika Nur Solikah; Ahmad Asrof Fitri; Irvan Iswandi
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 19 No 1 (2022): PARADIGMA Journal of Science, Religion and Culture Studies
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/paradigma.v19i1.3264

Abstract

One of the most common commodity traded in rural areas is pertalite and pertamax. This study examines: (1) how is the practice of retailing pertalite and pertamax, with case study in Mekarjaya village and (2) what is status of the trading of retailed pertalite and pertamax in Islamic Law perspective. This research is a qualitative research. Data were collected through interviews, observation, and documentation. Results of this research are: (1) Liter measuring system was used in retailing pertalite and pertamax in Mekarjaya village. Sellers usually buy pertalite and pertamax at gas stations using jerry cans. The purchased pertalite and pertamax are poured into a large bucket, then measured using a one-liter stainless volume measuring can and poured into a used bottle using a funnel tool. (2) Majority of the sales in Mekarjaya village had met requirements of legal trading in Islamic Law. In Islamic perspective, there are three laws regarding the retail: First, absolutely legal, if amount of the fuel is in accordance with contract. Second, legal with conditional circumstance, if there is a willingness from the buyer for the lack of measurement in pertalite and pertamax volume because of something natural like evaporation. Third, illegal, if the seller deliberately reduces the dose in order to find more profit.
Praktik Jual Beli Tanah Garapan Milik Perhutani Dalam Perspektif Hukum Islam Yunus Yunus; Ali Aminulloh; Irvan Iswandi
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 9, No 6 (2022)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v9i6.28099

Abstract

This article discusses the practice of smallholders in Mekarjaya Village, Gantar District, Indramayu Regency purchasing and selling land owned by Perhutani in accordance with Islamic law. Perhutani BKPH Haurgeulis, Mekarjaya Village Government, and smallholders were observed in the field to collect data for this qualitative descriptive study. Interviewing, observation, and documentation studies are methods of data collection. According to the findings of the study, farmers in Mekarjaya Village purchased and disposed of arable land through secret agreements or without the knowledge of the landowner (Perhutani). The buying and selling is accomplished by making direct offers to interested parties, who then determine the desired price. If both parties agree, the transaction is completed with a receipt as evidence. Because the object being traded does not belong to the seller, the practice of buying and selling does not meet the criteria. This practice is prohibited by Islamic law because it violates the terms and conditions of buying and selling.Keywords: Buying and selling; Cultivated Land; Islamic law AbstrakArtikel ini mendiskusikan tentang praktik jual beli tanah garapan milik Perhutani oleh para petani penggarap di Desa Mekarjaya Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu ditinjau dari kacamata Hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengambilan data melalui studi lapangan terhadap pihak Perhutani BKPH Haurgeulis, Pemerintah Desa Mekarjaya, dan petani penggarap. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa praktik jual beli tanah garapan oleh petani Desa Mekarjaya dilakukan dengan akad bawah tangan atau tanpa sepengetahuan pihak pemilik tanah (Perhutani). Jual beli tersebut dilakukan dengan cara menawarkan langsung kepada yang berminat kemudian mereka menentukan harga yang dikehendaki. Jika kedua belah pihak setuju maka transaksi dilakukan dengan bukti kwitansi. Praktik jual beli tersebut tidak memenuhi syarat khususnya dalam objek yang diperjualbelikan, karena bukan milik si penjual. Dalam pandangan Hukum Islam praktik tersebut tidak diperbolehkan karena adanya pelanggaran mengenai ketentuan dan syarat-syarat jual beli.Kata Kunci: Jual beli; Tanah Garapan; Hukum Islam  
Co-Authors Abdin Kholid Assabil Sa’ban Abdul Hakim Achmad Fauzih Achmad Rijal Afifah Umudini Afrida Zahira Ahmad Asrof Fitri Ahmad Asrof Fitri Ahmad Maulana Ahmad Sudirman Abbas Aidi Agung Sani Aidi Agung Sani Ainul Haq Aisyah Al Abror Bilqis Aris Purnama Al Kanza, Luthfia Alfi Satria Alfi Satria Ali Aminulloh Ali Aminulloh Amelia Muasyasya Amelia Rohmatunisa, Nur Aminulloh, Ali Amran Al Bantani Azis Anhar Muhamad Soleh Anisa Aksani Anisa Alya Madani Anisa Nur Rahma Ari, Ari Arif Fahrudhin Arifudin, Akmal Asroni Aulia Aulia, Rizka Syahrani Azmi Faizah Nahri Azzahra Auliadin Budiyanto, Didik Buwono Cameila Alya Yahya Cameila Alya Yahya Cholisa Fitri Dadan Mardani Damayanti, Yeni Rosa Dariyani, Sritin Dede Indra Setiabudi Dede Indra Setiabudi Dede Indra Setiabudi Dewi Utami Dewi Utami Dzulfa Fahira Maulida Elvira Jahrotul Aina Eri Herdiansyah Faiha Nur Baiti Falah, Rizal Al Fanirin, Moch. Hasyim Fara Dhiyah Hasni Fara Dhiyah Hasni Fatihani, Nur Fauzan, Habibullah Nur Fikriyatul Fizamani Fitriyah Firdaus, A'la Firdaus, Ridwan Fitri Robbany Fitriani, Robiatul Ghina Aribah, Amara Hafizhah, Indah Halimatu Sadiah Hana Fauziah Balqis Hana Melinda Hasanah, Rafikah Hendi Suardana Hendy Widiyanto Henri Peranginangin Heru Birowo Hidayah Apriani Humaeroh, Iis Ida Purwani Iis Susiawati Ika Nur Solikah Ilma Nasiroh Imam Prawoto Iman Supriatna Insan Al Awal Iping Supriana Suwardi Irma Rachmayani Ismi Hayatunnisa Jidan Ahmad Pratama Jidan Ahmad Pratama Kartini Kartini Khasanah, Nur Laila Khoirun Kiswanto Kuswono Lukman Abdul Aziz Lutfia Rosidah Luthfi Al Aqidatu Khoirun Madaniah, Zahra Madaniyyah, Kholishotul Maharani, Silvia Maman Mar'atus Soliha Mar’atus Soleha Mas’ud Arifin Mas’ud Arifin, Moh. Moch. Hasyim Fanirin Moch. Irfan Malindo Moch. Irfan Malindo Moch. Syafii Mochammad Imron Awalludin Moh Hasan Amrulloh Moh. Mas` ud Arifin Moh. Mas’ud Arifin Moh. Mas’ud Arifin Muhammad Ammar Nurkholifadin Muhammad Aswin Muhammad N. Abdurrazaq Muhammad N. Abdurrazaq Muhammad Nurkholis Abdurrazaq Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Mujadidah Al-Muwahidah Murnasih, Murnasih Nada Daris Salam Naufal Hilal Rofi Nisa Jamilah, Shofi Nissa Nurhadidah Faried Nissa Nurhadidah Faried Nur Fadhilah Nur Istiqomah, Laili Nur Laila Khoirun Khasanah Nur Ulfa Maulidevi Nurul Fauziah Nurul Jihad Nurul Karimah, Muthia Oktavia Nur Istiqomah Prawoto, Imam Puji Rasmuri Purnama, Al Abror Bilqis Aris Putri Sholehah, Rizki Rabbani Nabilah Al-Qudsi Ragil Sapto Aji Nugroho Rahmi Aisyah Rajiman, Arman Ratih Soko Aji Jagat Rifai, Abdul Rachmat Rijal Sasmita Riris Mahirotun Nisa Rizal Mashudan Sabilillah Rizal Maulana Rizal Maulana, Rizal Rizqi Arifan Zulianto Ros Malasari Rose Dina Fitriyah Rudi Saefudin, Akhmad Saiful Kamal Salamah, Huri Salsabila Urfa Samsul Bahri Satria , Alfi Satria, Alfi Seirawan, Wisang Afi Setyo Waluyo Sholehah, Amaliatun Showatul Dini Siti Rohmah SOBIRIN Sodikin Sofie Baetillah Sidkiyah Sudirman Tebba Sulistyani, Anjar Sungeb Supar, Supar Supriyati, Wiwin Suwanta Syaeful Anwar Syalwa Syalsabiluna Syatir Maufur Tahira, Jihan Topik Topik Tugimin Urfa, Salsabila Usmaniah, Nur Verdianto, Verry Via Regita Wahid Nur Salim Wahyu Setyo Wahyudin Wahyudin Wardoyo Wardoyo Yahya A Ashiri Yunus Yunus Yunus Yunus Zahira Fitriana Zahra Putri Alhaqni Zahrotul Nadhifah, Dita