Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGEMBANGAN KARYAWAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KERJA KARYAWAN PADA PERSEROAN TERBATAS SULTRA PRIMA LESTARI (PT.SPL) KANTOR UTAMA KABUPATEN KONAWE UTARA Ichal Kusuma; Makmur Kambolong; Sahrun Sahrun
Business UHO: Jurnal Administrasi Bisnis Vol 5, No 1 (2020): Business UHO: Jurnal Administrasi Bisnis
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/bujab.v5i1.12635

Abstract

This study aims to find out and analyze how the development of employees in improving the quality of work at PT. SPL (Sultra Prima Lestari) the main office of North Konawe Regency. The informants in this study are employees who work at the Main Office of PT. SPL Konawe Utara Regency with 18 employees. This type of research used in this research is descriptive research type, using a qualitative approach. Data collection uses: observation, interviews, and documentation.The results showed that: employee development in the Southeast Sulawesi Limited Liability Company (PT. SPL) North Konawe Regency main office which was analyzed based on dimension 1) formal development namely education and 2) Informal development consisting of the dimensions of training themselves, developing themselves, and improve work ability very well so that it can improve work quality based on dimensions 1) knowledge, 2) skills, and abilities. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengembangan karyawan dalam meningkatkan kualitas kerja pada PT. SPL (Sultra Prima Lestari)  kantor utama kabupaten konawe utara. Adapun Informan dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja pada Kantor Utama PT. SPL Kabupaten Konawe Utara yang berjumlah 18 karyawan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penuliisan ini adalah jenis penelitian deskriptif, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan: observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pengembangan karyawan pada Perseroan Terbatas Sultra Prima Lestari (PT. SPL) kantor utama Kabupaten Konawe Utara yang dianalsis berdasarkan dimensi 1) pengembangan secara formal yaitu pendidikan dan 2) pengembangan secara Informal yang terdiri dari dimensi melatih diri, mengembangkan diri, dan meningkatkan kemampuan kerja sangat baik sehingga dapat meningkatkan kualitas kerja berdasarkan dimensi 1) pengetahuan (knowledge), 2) keterampilan (skill), dan kemampuan (abilities). Kata kunci : Pengembangan Karyawan, Kualitas Kerja 
Bimbingan Teknis Pelatihan Administrasi Kewirausahaan Usaha Makro dan Mikro Sahrun Sahrun; Marsia Sumule; Hasriani Amin; Akbar Wahbi
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/kongga.v3i1.49

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas administrasi pelaku usaha mikro dan kecil yang tergabung dalam UKM Desa Atari Jaya, Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan. Permasalahan yang dihadapi mencakup tidak adanya sistem pencatatan yang baik, rendahnya kesadaran administratif, dan keterbatasan pengambilan keputusan berbasis data. Melalui serangkaian kegiatan berupa identifikasi masalah, pelatihan administrasi, pendampingan, bantuan dana, serta monitoring, program ini berhasil meningkatkan kemampuan anggota UKM dalam menjalankan fungsi administrasi secara terstruktur dan berkelanjutan. Data kualitatif dan kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan dalam pencatatan keuangan, pembuatan laporan, dan proses pengambilan keputusan. Pelatihan dilaksanakan dengan metode partisipatif dan berbasis konteks, sehingga menghasilkan keterlibatan tinggi dan kesesuaian materi dengan kebutuhan mitra. Hasil kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas administrasi, tetapi juga membentuk fondasi untuk pengembangan kewirausahaan berbasis komunitas. Program ini direkomendasikan sebagai model replikasi bagi UKM berbasis pedesaan yang memiliki tantangan serupa.