Muhammad Syahfey
Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSISTENSI PEDAGANG KULINER PADA TUGU RELIGI SULTRA KOTA KENDARI Muhammad Syahfey; Sahrun Sahrun; Akhyar Abdullah
Business UHO: Jurnal Administrasi Bisnis Vol 7, No 1 (2022): Business UHO: Jurnal Administrasi Bisnis
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/bujab.v7i1.25236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi pedagang kuliner pada Tugu Religi Sultra Kota kendari. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Adapun informan pada penelitian 2 orang dari pemerintah kota kendari  dan 5 pedagang kuliner yang berada di tugu religi Sultra kota kendari menggunakan teknikpurposive sampling. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini terdiri dari, yaitu variabel independen adalaheksistensi pedagang. Penelitian ini melakukan wawancara kepada pihak informan dan dianalisis melalui pengumpulan data, reduksidata, penyajiandata, danpenarikankesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan pedagang-pedang kuliner tersebut dikunjungi oleh banyak pelanggan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi eksitensi Pedagang Kuliner pada Tugu Religi Sultra Kota Kendari yaitu produksi, aksebilitas, permintaan dan penawaran, pemasaran, dan kebijakan pemerintah.Dimana dari produk yang ditawarkan oleh masing-masing pedagang memiliki cita rasa yang khas dan berbeda dari pedagang lainnya, lokasi usaha yang mudah dijangkau dikarenakan tugu religi Sultra merupakan salah satu objek wisata yang juga berdiri di pertengahan kota sehingga banyak pengunjung yang berdatangan, sehingga permintaan dan penawaran akan selalu ada dengan catatan bahwa para pedagang harus tetap menjaga kualitas usaha yang dijalankan tersebut.