Diah Melati Adzani
Departemen Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KETIDAKPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP INFORMASI COVID-19 DI INDONESIA: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Diah Melati Adzani; Indira Irawati
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 7, No 4 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v7i4.28014

Abstract

Covid-19 menjadi pandemi pertama di era modern ini, sehingga Indonesia dan banyak negara lainnya mengalami kebingungan dalam mengambil kebijakan. Komunikasi publik yang tidak terencana dengan baik dapat menimbulkan kepanikan dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap informasi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri jumlah penelitian terkait topik ketidakpercayaan masyarakat terhadap informasi covid-19 di Indonesia dan penyebab munculnya ketidakpercayaan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur sistematis. Tinjauan literatur sistematis adalah tinjauan komprehensif  untuk studi yang relevan mengenai topik tertentu, yang akan diidentifikasi kemudian dinilai dan disintesis. Temuan artikel jurnal ilmiah yang digunakan dalam penelitian ini dimulai dari tahun 2020-2022 berjumlah 15 artikel. Artikel jurnal ilmiah yang diterbitkan tahun 2020  terdapat 5 artikel, artikel jurnal ilmiah yang diterbitkan tahun 2021 sebanyak 9 artikel, adapun pada tahun 2022 terdapat 1 artikel. Penyebab munculnya ketidakpercayaan dapat dikelompokkan menjadi dua faktor yaitu faktor ketidakpercayaan kepada pemerintah dan ketidakpercayaan pada media. Ketidakpercayaan kepada pemerintah muncul akibat dari sikap pemerintah yang tidak konsisten terhadap kebijakan yang dibuat, data terkait covid-19 tidak transparan, dan masyarakat beranggapan bahwa adanya kepentingan politik dibalik terjadinya pandemi. Adapun ketidakpercayaan pada media disebabkan karena banyak beredarnya informasi hoax.