Sunarti
Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Dukungan Keluarga pada Self Care Anak Usia Pra Sekolah Hariyati R Abd Kadir; Sunarti; Rizqy Iftitah Alam
Window of Nursing Journal Vol. 3 No. 1 (Juni, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/won.v3i1.482

Abstract

Anak pra sekolah adalah anak berusia 3-5 tahun yang memiliki berbagai macam potensi perkembangan motorik merupakan proses perkembangan kontrol gerak tubuh melalui koordinasi aktivitas saraf pusat, saraf terapi, dan otot. Perkembangan motorik akan berkembang pesat dari 50% menjadi 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan dukungan informasional, dukungan emosional, dukungan instrumental, dan dukungan penilaian dengan self care pada anak usia pra sekolah di Desa Matantengin Kec.Pulau Makian Provinsi Maluku Utara. Penilitian ini merupakan penelitian korelasi dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 40 responden dengan Teknik total sampling, instrument penelitian ini mengunakan kuesioner. Analisis dat mengunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil analisis hubungan dukungan informasional, hubungan dukunagn emosional, hubungan dukungan instrumental, hubungan dukungan penilaian dengan self care pada anak usia pra sekolah memiliki nilai Signifikan = 0,002 (sig= 0.002<0.005). kesimpulan dari penelitian ini ke empat fungsi dukungan keluarga terdapat ada hubungan dukungan dengan self care anak usia pra sekolah di Desa Matantengin Kec.Pulau Makian Provinsi Maluku Utara.
Hubungan Kebiasaan Bermain Gadget dengan Prestasi Belajar pada Anak Usia Sekolah Rahmat Sandi; Sunarti; Yusrah Taqiyah
Window of Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/won.v1i2.254

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi dan informasi mengalami kemajuan yang sangat pesat yang ditandai dengan kemajuan pada bidang informasi dan teknologi. teknologi yang berkembang saat ini salah satunya yaitu gadget. Gadget digunakan oleh kalangan muda diantaranya siswa di usia sekolah oleh karenanya gadget juga memiliki nilai dan manfaat tersendiri, khususnya prestasi belajar siswa. maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan bermain gadget dengan prestasi belajar pada anak usia sekolah di SDN Inpres 3 Kalumbatan Kecamatan Totikum Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Adapun penentuan sampel dilakukan dengan teknik simpel Random Sampling dengan besar sampel sebanyak 95 siswa. Uji hubungan dengan menggunakan uji statistik Uji Chi Square (X2) dengan tingkat kemaknaan = 0.05. Hasil penelitian menunjukkan, siswa yang terbiasa menggunakan gadget sebanyak 70,5% dan siswa yang tidak terbiasa menggunakan gadget sebanyak 29,5%. Sedangkan siswa dengan kategori prestasi baik yaitu 36 (37,9%) dan jumlah siswa kategori prestasi kurang sebanyak 24,2%. uji statistik chi-square didapatkan nilai ρ = 0.447 lebih besar dari α= 0.05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bermain gadget tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan prestasi belajar pada anak usia sekolah di SDN Inpres 3 Kalumbatan Kecamatan Totikum Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan. Saran dalam penelitian ini diharapkan bahwa gadget dingunakan untuk hal-hal yang bermanfaat bagi prestasi belajar.
Kebiasaan Penggunaan Gadget Dini dengan Perkembangan Psikososial pada Anak Usia Sekolah Wawan Adi Saputra Samsul; Sunarti; Akbar Asfar
Window of Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/won.v1i2.272

Abstract

Salah satu dari teknologi yang berkembang pesat pada saat ini adalah gadget. Penggunaan gadget pada anak usia sekolah mempunyai dampak positif dan negative , salah satu dampak negative dari penggunaan gadget ini ialah terhambatnya perkembangan psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dini terhadap perkembangan psikososial anak usia sekolah di SDN Goto Kota Tidore Kepulauan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Adapun pengambilan sampel ialah dengan menggunakan tehnik stratified random sampling dengan besar sampel sebanyak 65 responden. Uji hubungan menggunkan uji statistic chi square dengan tingkat kemaknaan α = 0.05. Hasil penelitian menunjukan siswa yang menggunakan gadget dengan dengan kategori tidak rutin sebanyak 8 (12.3%) , kategori Rutin sebanyak 57 (87.7%) Dan perkembangan psikososial anak dengan kategori kurang baik sebanyak 21 (32.3%) dan jumlah siswa dengan kategori baik sebanyak 44 (67.7%). Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan penggunaan gadget terhadap perkembangan psikososial pada anak usia sekolah di SDN Goto Kota Tidore Kepulauan p =0.226 lebih besar dari pada α = 0.05. kesimpulan pada penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara penggunaan gadget dini terhadap perkembangan psikososial anak usia sekolah di SDN Goto Kota Tidore Kepulauan, dan saran dari penelitian ini semoga dapat menjadi bahan informasi bagi orang tua dan guru untuk lebih mengawasi anak dalam menggunakan gadget
Penatalaksaan Kangaroo Mother Care (KMC) pada Bayi Prematur di Ruang NICU Andi Nurhalimah Zakhra; Nur Ilah Padhila; Sunarti; Yusrah Taqiyah
Window of Nursing Journal Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/won.v6i2.721

Abstract

The birth of premature babies remains one of the polemics and is a contributor to the highest mortality rates in the world. Kangaroo mother care is a solution that can maintain the baby's body temperature economically because it only uses a long cloth and the heat comes from the mother or father's body through skin-to-skin contact. The purpose of this study is to understand the implementation of kangaroo mother care in the NICU room at RSUD Labuang Baji, Makassar City. The research design used in this study is quantitative with a descriptive approach. The sample was determined using a total sampling method with a total of 18 respondents. The research instruments were questionnaires and observation sheets. The results of the study showed that all 18 respondents had carried out KMC according to SOP. Regarding the duration of KMC implementation, 7 respondents carried out KMC for <2 hours and 11 mothers carried out KMC for >2 hours. A total of 18 respondents performed intermittent KMC. A total of 18 respondents were fully supported by healthcare workers, partners, and family in carrying out KMC. The conclusion of this study is that the KMC management intervention has been implemented in accordance with SOPs. The duration carried out by respondents performing KMC varied and was done intermittently. Respondent support in the implementation of KMC has been good. All respondents received support from healthcare workers, husbands, and family.
Efektivitas Terapi Psikoedukasi terhadap Kemampuan Keluarga dalam Merawat Orang Dengan Gangguan Jiwa Lidya Nurul Adha; Suhermi; Sunarti; Rahmawati Ramli
Window of Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/v1t50n94

Abstract

Family is a very important factor in the healing process of clients who experience mental health problems. One of the therapies that can be given to clients and families is psychoeducational therapy. This study aims to determine the effect of psychoeducational therapy on the ability of families to care for people with mental disorders in the UPTD Working Area of ​​Marusu Health Center Regency Maros. This research is a quantitative research with a pre-experimental design research design with a one group pretest-posttest research design carried out in the UPTD Working Area of ​​Marusu Health Center Kab. Maros in September 2022. The population in this study was 63 people and the sample was taken using a purposive random sampling method in accordance with predetermined criteria with a sample of 35 respondents. The test test in this study used a paired sample t-test with a significance level (ρ < 0.05). The results showed that before psychoeducation therapy was carried out, the family's ability to care for people with mental disorders in the poor category was 35 (100%). After doing psychoeducation therapy, it was found that the ability of families in the poor category was 5 respondents (14.3%) and 30 respondents (85.7%). The results of the paired t-test statistic obtained the value of = 0.000. The conclusion of this study is that there is an effect of psychoeducational therapy on the ability of families to care for people with mental disorders. Therefore, it is recommended to continue to provide support to families who have mental disorders and to conduct regular consultations with health health workers related to family development.
Kejadian Stunting pada Anak Usia Balita Nurjanna Adil Wael; Sunarti; Fatma Jama; Nur Ilah Padhila
Window of Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/n9csgr96

Abstract

Stunting (short) according to WHO in 2020 is a growth disorder in children caused by chronic malnutrition or chronic infectious diseases as indicated by the z-score value of height for age. This study aims to determine the factors associated with the incidence of stunting in children under five at the Kassi-Kassi Makassar Health Center. This research is a quantitative study using a cross-sectional approach in the nursing program at the Indonesian Muslim University. The population of this study was 154 people and the sample was taken using the total sampling method. The tests in this study were chi square analysis with the level of food (ρ > 0.05). The results of the study showed that there was a relationship between a history of exclusive breastfeeding and the incidence of stunting in children under five at the Kassi-Kassi Makassar Health Center, as shown by the results of statistical tests. There is a relationship between the history of low birth weight LBW babies and the incidence of stunting in children under five at the Kassi-Kassi Makassar Health Center. There is a relationship between the provision of complementary feeding to the incidence of stunting in children under five at the Kassi-Kassi Makassar Health Center as shown by the results of statistical tests.