Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI JEMBATAN PANTAI WALING KECAMATAN BANDA KABUPATEN MALUKU TENGAH Ruliati Yusuf; La Ode Junaidin
MUNGGAI : Jurnal Ilmu Perikanan dan Masyarakat Pesisir Vol 8 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Perikanan Dan Masyarakat Pesisir
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastropoda adalah hewan berkatup tunggal yang merupakan jenis terbesar dalam filum moluska. Gastropoda terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa yunani Gaster artinya perut dan Podas artinya kaki atau dengan kata lain hewan yang menggunakan perutnya sebagai alat gerak yang dikeluarkan oleh cangkangnya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelimpahan kepadatan dan keragaman jenis gastropoda pada jembatan pantai waling Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah. Manfaat dari penelitian ini juga diharapkan sebagai bahan informasi kepada masyarakat sebagi pengelola pesisir sehingga dapat menjaga dan melestarikan habitatnya Metode yang digseunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode observasi lapangan. Pengambilan sampel gastropoda pada empat titik yang mewakili bagian area penelitian Sebelah Utara berbatasan dengan laut, sebelah selatan berbatasan dengan laut Spanciby, sebelah barat berbatasan dengan laut lonthoir, sebelah timur berbatasan dengan perairan laut kumber. Jenis – jenis gastropoda yang ditemukan pada jembatan pantai waling terdiri atas 1 kelas Gastropoda, 7 famili yaitu Cerithiidae, Littorinidae, Nassaridae, Neritidae, Naticidae, Haliotidae dan Muricidae. Terdiri dari 7 genus yaitu Clypeomorus, Littorina, Nassarius, Nerita, Polinices, Haliotis, Thais dan terdiri dari 11 spesies yaitu Clypeomorus coralium, Clypeomorus moniliferus, Littorina scabra, Nassaruis pullus, Nerita costata, Nerita plicata, Nerita undulate, Polinices tunidus, Haliotis squamata, Thais aculeate, Thais bituberkularis.
INVENTARISASI DAN KERAPATAN JENIS LAMUN DI PERAIRAN PANTAI DESA TANAH RATA KECAMATAN BANDA KABUPATEN MALUKU TENGAH Rosni Astuti Siahaya; Abdullah Saimima; Ruliati Yusuf; Rama
MUNGGAI : Jurnal Ilmu Perikanan dan Masyarakat Pesisir Vol 9 No 01 (2023): Jurnal Ilmu Perikanan dan Masyarakat Pesisir
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lamun umumnya tumbuh di sekitar daerah pasang surut dan sekitar pulau-pulau karang pada substrat dengan dasar lumpur, pasir berlumpur, pasir dan pecahan karang. Padang lamun juga banyak ditemukan di substrat pasir berlumpur yang tebal antara hutan rawa mangrove dan karang. Berdasarkan informasi dari masyarakat dan survei awal di perairan pantai Desa Tanah Rata merupakan kawasan yang memiliki sumber daya ekosistem lamun yang menjadi habitat dan tempat mencari makan bagi organisme laut. Penelitian ini dilakukan untuk menginventarisasi dan menghitung kerapatan jenis lamun di perairan pantai Desa Tanah Rata. Pengamatan lamun dilakukan secara langsung selama 1 bulan menggunakan metode transek kuadran. Lokasi penelitian dibagi menjadi 3 stasiun dengan jarak tiap stasiun 50 m. Pengamatan dilakukan terhadap jenis, kerapatan dan keanekaragaman lamun yang ditemukan di Pantai Desa Tanah Rata. Parameter kualitas air pendukung kehidupan lamun juga diukur setiap pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Tanah Rata ditemukan 3 jenis lamun yaitu , Enhalus acoroides, Halophila ovalis dan Halodule uninervis. Tingkat kerapatan lamun tertinggi terdapat pada Stasiun III Enhalus acoroides dengan nilai 2,68 ind/m2, Halophila ovalis 0,24 ind/m2 , dan Halodu1e uninervis 1,08 ind/m2. Pada stasiun I kerapatan lamun tertinggi yaitu jenis Enhalus acoroides 2,4 ind/m2, Halodu1e uninervis 0,96 ind/m2 dan Halophila ovalis 0,92 ind/m2. Kerapatan lamun terendah yaitu pada stasiun I dimana Enhalus acoroides 0,84 ind/m2, Halodule uninervis 0,44 ind/m2 dan Halophilla ovalis 0,12 ind/m2.
Implementasi Coaching Alur Tirta Dalam Meningkatkan Pembelajaran Kimia Dasar Universitas Banda Naira Ruliati Yusuf; Dewi Triani Parwak; Tini Rajab
JUSTE (Journal of Science and Technology) Vol. 6 No. 1 (2025): JUSTE (Journal of Science and Technology)
Publisher : LLDIKTI WIlayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/vjbmhg72

Abstract

Setiap manusia yang memasuki lingkungan yang baru akan selalu merasakan hal yang baru pula sehingga mereka perlu adanya tahapan untuk melakukan penyesuaian diri terhadap lingkungan yang baru tersebut, ini juga berlaku pada dunia akademik, seorang mahasiswa yang baru masuk perlu adanya penyesuaian diri dengan lingkungannya agar mereka dapat terbiasa dan dapat membaur dengan lingkungan yang nantinya dapat mempengaruhi prestasi akademiknya. Tujuan dari penelitian  ini  adalah untuk mengimplementasikan metode Coaching Alur Tirta dan Meningkatkan Keterampilan Problem-Solving Mahasiswa untuk mengatasi permasalahan pada proses diskusi dalam Meningkatkan Pembelajaran Mata Kuliah Kimia Dasar Universitas Banda Naira. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi Kelas dengan menerapkan teknik coaching alur tirta dengan tiga tahapan dalam pembelajaran yaitu Pra Observasi, Observasi, dan Pasca Observasi, selain itu ada wawancara dan sumber lain yang dianggap mampu mengembangkan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan coaching model tirta dapat mengubah persepsi mahasiswa dan dosen mengenai tujuan dari pembelajaran kimia dasar yang tadinya dianggap sulit dalam bertanya dan menjawab pada saat proses berdiskusi menjadi jauh lebih bermakna bagi mahasiswa dalam pembelajaran, dan meningkatkan keterampilan problem solving dalam pembelajaran mata kuliah kimia dasar di Universitas Banda Naira jauh lebih meningkat dibandingkan dengan awal pertemuan semester satu.