Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Strategi Integrasi Kurikulum Pesantren Dan Kurikulum Madrasah Terhadap Perkembangan Karakter Peserta Didik Ade Yulianti
Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyeragaman sistem pendidikan bagi pesantren yang dikehendaki pemerintah menimbulkan innerconflict di dalam pesantren antara kurikulum yang seragam dan sentral yang selama ini menjadi tradisi pengajaran pesantren. Maka atas dasar itu lah rangsangan tersebut lahirlah madrasah dari rahim pesantren yang mengintegrasikan kurikulum pesantren dengan kurikulum Madrasah Fenomena tersebut menimbulkan upaya-upaya dalam memaksimalkan proporsi pendidikan agama dan umum dalam sebuah kurikulum yang integratif. Salah satunya dalam upaya tersebut yaitu Pesantren MA Mualimin 297 PERSIS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian diarahkan untuk mendapatkan data secara deskriptif yang memadai dari permasalahan penelitian ini menerapkan tiga model penggalian data, antara lain: Pertama, observasi. Kedua, wawancara mendalam (indepth nterview), dan metode focus group discussion. Kurikulum pengintegrasian terletak pada materi kurikulum PAI, Bahasa arab, Bahasa Inggris yang dapat melahirkan santri-santri yang berakhlakul karimah pengembangkan karakter tersebut yang bersumber dari agama, pancasila, budaya, agar mereka memiliki pengetahuan (knowledge), sikap (ettitude), dan perilaku (behavior) sehingga menjadi peserta didik yang selaras dengan tujuan pendidikan. Melalui 4 pilar pembelajaran learning to know, learning to do, learning live together, learning to be.
Analisis Karakter Generasi Milenial dari Sudut Pandang Buya Hamka Ade Yulianti; Cici Marlianti
Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fenomena terjadinya krisis karakter moral dan akhlak. sehingga Buya Hamka memiliki pandangan tentang para generasi milenial harus bisa mempersiapkan diri dari terjangan arus globalisasi. Modernisasi memberi kontribusi perubahan bagi kehidupan generasi milenial perubahan tersebut cenderung mengarah kepada krisis karakter moral dan akhlak. Rumusan masalah yang akan di kaji dalam penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai karakter dalam perspektif Buya Hamka, bagaimana fenomena karakter generasi milenial, dan bagaimana penyelesaian permasalahan karakter yang terjadi pada generasi milenial. Adapun tujuannya: Untuk mengetahui nilai-nilai karakter dalam perspektif Buya Hamka, untuk mengetahui fenomena karakter dalam generasi milenial, dan untuk mendeskripsikan penyelesaian permasalahan karakter yang terjadi pada generasi milenial.untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dan jenis penelitian keperpustakaan (Library Reseach), sehingga hasil penelitian dari studi pustaka dalam karakter perspektif Buya Hamka sebuah pemikiran merupakan suatu kumpulan sifat yang timbul pada diri manusia untuk melakukan perbuatan tanpa memerlukan pertimbangan sehingga dengan mudah untuk melakukan sesuatu tanpa ada dorongan dari luar. Sehingga hal ini dapat tertuju pada kesamaan aspek pemikiran dan kemajuan pemikiran milenial yang ditinjau dari nilai-nilai karakter dan permasalahan pada milenial dapat diperbaiki dengan cara latihan batin.
Konsep Pendidikan Akhlak Peserta Didik Perspektif Kyai Hasyim Asy’ari dalam Kitab Adab Alim Wa Al Muta’allim Ade Yulianti; Hilda Siti Paujiah
Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akhlak merupakan sesuatu yang sangat penting bagi peserta didik, maka perlunya penanaman akhlak dari sejak dini. Salah satu jalan yang dapat ditempuh yaitu melalui penanaman akhlak yang terdapat dalam kitab Adab Alim Wa Al-Muta’allim karya Kyai Hasyim Asy’ari. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui konsep peserta didik menurut Kyai Hasyim Asy’ari. 2) Untuk mengetahui konsep pendidikan akhlak peserta didik perspektif Kyai Hasyim Asy’ari dalam kitab Adab Alim Wa Al-Muta’allim. 3) Untuk mengetahui penerapan konsep akhlak peserta didik menurut Kyai Hasyim Asy’ari. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian studi kepustakaan (library research), yang dilakukan dengan menghimpun dan menganalisis data yang bersumber dari data primer (Kitab Adab Alim Wa Al-Muta’allim) maupun data sekunder dari buku, dokumen, jurnal serta yang lainnya yang ada relevansinya dengan obyek pembahasan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa Kyai Hasyim Asy’ari berpandangan sebagai peserta didik harus memiliki ilmu pengetahuan dan mempunyai akhlak yang sesuai dengan kaidah atau nilai dalam pendidikan islam. Peserta didik juga harus membersihkan hatinya dari sifat-sifat tercela. Adapun konsep yang lebih spesifik tentang akhlak yang harus dimiliki oleh peserta didik adalah mengenai akhlak peserta didik terhadap dirinya dan akhlak peserta didik terhadap pendidiknya.
MAKNA DAN TRADISI PROSESI KHATAM AL-QURAN Ade Yulianti
Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berusaha mengungkapkan tradisi dan makna pada prosesi khatam Al-Qur’an, dalam penyebaran agama Islam tidak lepas dari akulturasi budaya seperti halnya prosesi khatam Al-Qur’an yang pada prosesnya berbeda di setiap daerahnya, penelitian ini telah dilakukan oleh para Ilmuwan. Kabupaten Majalengka merupakan tataran sunda tepatnya di kecamatan Cingambul Desa Ciranjeng rumah tahpidz MARI BERIMAN dalam pelaksanaan prosesi (upacara) khatam Al-Qur’an baik tahpidz maupun tahsin memiliki tradisi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomologis. Dalam penggalian data yaitu dengan observasi, wawancara mendalam (indepth nterview), dan metode focus group discussion. Jenis data dikumpulkan dalam penelitian ini adalah perkataan dan tindakan baik santri, Ustadz dan masyarakat setempat. Rangkain prosesi khatam Al-Qur’an di mulai dengan mengumpulkan nasi tumpeng, dan berkumpul untuk menyaksikan tasmi para santri baik itu berupa tahpidz maupun tahsin, kemudian setelah tasmi masyarakat maupun wali santri memberi selamat berupa salaman pelukan maupun saweran setelah itu prosesi wisuda dan dilanjutkan dengan makan bersama dengan memotong tumpeng bagian atas yang di berikan kepada yang di hormati orang tua santri maupun ustadz. Prosesi khatam Al-Qur’an merupakan tradisi yang merupakan upacara pengukuhan pada anak sebagai legalitas atas prestasi dalam mempelajari Al-Qur’an baik tahpidz maupun tahsin. Prosesi khatam Al-Qur’an memiliki makna dan nilai sosial budaya, religus, pendidikan.
METODE PEMBELAJARAN REHEARSAL DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI IMAN KEPADA QADHA DAN QADAR Ade Yulianti; Susi Kusmiati
Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Terdapat suatu Fenomena yang cukup memprihatinkan tentang prestasi belajar siswa di SMAN 1 Cikijing dengan prestasi belajar siswa yang masih rendah. Keadaan seperti ini disebabkan karena efektifitas strategi pembelajaran rehearsal pada mata pelajaran PAI yang kurang baik antara guru dengan siswa dan siswa hanya sekedar diminta untuk mengingat materi pelajaran yang diberikan, sehingga prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI masih rendah. Hal ini terbukti dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI rata-rata nilai siswa sebesar 71dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 78. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajaran rehearsal terhadap prestasi belajar siswa memahami iman kepada qadha dan qadar pada mata pelajaran PAI di kelas XII MIPA 1 SMAN 1 Cikijing. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), direncanakan dalam 2 siklus. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan studi yang sistematis dilakukan dalam upaya memperbaiki praktek-praktek dalam pendidikan dengan melakukan tindakan praktis secara refleksi. Berdasarkan hasil penelitian: Hasil belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam bahwa tentang materi Iman kepada Qadha dan Qadar melalui metode pembelajaran Rehearsal di Kelas XII MIPA 1 SMA Negeri 1 Cikijing, memperoleh nilai pada siklus I nilai rata-rata sebesar 75, pada siklus II sebesar 88. Hal ini dapat diartikan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui penggunaan metode pembelajaran rehearsal, selain berpengaruh terhadap rencana dan pelaksanaan pembelajaran, juga berpengaruh terhadap kemampuan memahami iman kepada qadha dan qadar. Kata kunci: Metode Rehearsal, Hasil Belajar, Metode Pembelajaran
Pembentukan Karakter Religius Melalui Pembelajaran Berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill) Pada Mata Pelajaran PAI Ade Yuliyanti; Susi Kusmiyati
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.5354

Abstract

HOTS (Higher Order Thinking Skill) based learning is really needed by students because real life problems are very complex, unstructured, new complexity so they require thinking skills that go beyond just applying what has been learned. This critical way of thinking is a demand in today's era, which has entered the era of society 5.0, where humans all rely on technology as part of their lives. Initially the internet was a medium of information, but now it is used as a means of living everyday life. To anticipate bad influences that come in various directions, students must have maturity in thinking, so starting from this problem students need to be developed to solve problems that exist in students' lives so that they can integrate them into everyday life. This research method uses the classroom action research method (Classroom Action Research). Three cycles were carried out with four meetings, each cycle consisting of four research steps, namely planning, implementation, observation and reflection. This research focuses on learning carried out by PAI teachers, namely HOTS-based learning with the aim of forming the religious character of students at SMA Negeri I Cikijing. The data analysis technique uses descriptive analysis. The research results obtained (1) an increase in students' learning activities (2) an increase in high-level thinking abilities (Hots) (3) a formation of students' character in accordance with the Syajaah material (dare to defend the truth)
INTERNALISASI NILAI PROFIL PELAJAR RAHMATAN LIL’ALAMIN MELALUI KEGIATAN PLKJ DI MA PERSIS 297 CINGAMBUL KAB. MAJALENGKA Ade Yuliyanti
Almarhalah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2024): Almarhalah
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/almarhalah.v8i2.123

Abstract

The independent curriculum gives freedom and authority to madrasas to develop madrasah operational curricula in accordance with the potential and resources in managing education to improve the quality and competitiveness of madrasas to create independent and high-achieving madrasas. Apart from that, it also provides freedom in forming character, fostering critical, creative and courage. innovative for students which is colored by religious values, namely the value of rahmatan lil a'alamin. freedom of management and character formation. MA PERSIS 297 has a program that is typical of Madrasah Aliyah PERSIS, namely the Khidmah Jamiyyah Training Program (PLKJ). This program is an integrated program between academic abilities and social skills which aims to gain real experience in serving in the community in a directed and measurable way. apply the knowledge gained during education. The approach in this research uses a qualitative descriptive approach with a field research type of research with data analysis using the Miles and Huberman model. The agenda of the PLKJ research results is teaching practice, Majlis taklim, Friday sermons, Tabligh akbar, Rihlah Motivation, social service, activities according to local needs, there is an internalization of the values ​​of Rahmatan Lil Alamin's student profile which is integrated into the Pancasila student profile. Strengthening the Pancasila student profile and the Rahmatan Lil Alamin student profile is an optimal means of encouraging students to become lifelong learners who are competent, have character and behave in accordance with the values ​​of Pancasila, and Rahmatan Lil Alamin Islam.
PERAN GURU PAI DALAM MENGADAPTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMAN 1 KUNINGAN Abdul Azis, Lutfi; Yuliyanti, Ade
Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dapat menjadi suatu persiapan untuk melangkah maju, berkembang, mengubah informasi, keterampilan, dan perilaku serta perilaku seseorang atau kelompok dalam suatu upaya untuk mendidik kehidupan manusia melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan pelatihan. Hal tersebut menjadi pokok bahasan untuk mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengadaptasi Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Kuningan. Kurikulum Merdeka yang dihadirkan sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia menitikberatkan pada kebebasan dan kreativitas siswa dalam belajar. Dalam konteks ini, peran guru sangat penting untuk menjamin bahwa tujuan program pendidikan dapat terlaksana secara efektif. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru PAI, pengamatan di kelas, dan analisis laporan terkait program pendidikan dan pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SMAN 1 Kuningan memegang peranan penting dalam menyiapkan Kurikulum Merdeka melalui berbagai teknik pengajaran yang kreatif dan berpusat pada siswa. Instruktur PAI juga menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya, kebutuhan untuk persiapan tambahan, dan masalah dari siswa itu sendiri. Namun, penyesuaian program pendidikan ini memiliki dampak positif pada keterlibatan siswa dalam pembelajaran, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan memperkuat nilai-nilai agama. Pertimbangan ini mengusulkan perlunya dukungan yang lebih besar dari sekolah dan pemerintah dalam bentuk persiapan, sumber daya, dan pendekatan yang mendukung pelaksanaan program Kurikulum Merdeka dengan efektif.
Peningkatan Keefektifan Pembelajaran Melalui Supervisi Guru Ade Yuliyanti; Malihah, Yani
Jurnal Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan Kuningan Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNISA Kuningan
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervisi merupakan salah satu tugas Kepala Sekolah disertai pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan tentang konseptual interpersonal dan teknikal ini merupakan tantangan kemampuan yang dihadapi oleh Kepala Sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan yang dapat mempengaruhi perkembangan pendidikan di sekolah. Dalam peningkatan mutu pendidikan dilaksanakan oleh kepala sekolah yaitu kunjungan kelas dalam peningkatankinerja guru di dalam proses kegiatan belajar mengajar yang efektif di SMA Negeri I Cikijing. Penelitian ini penelitian tidakan sekolah dengan melalui 2 siklus, siklus I dilaksanakanpada semester ganjil dan siklus 2 dilaksanakan pada semester genap. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar deskriptif, menganalisis data yang di peroleh dari pengamatan selama supervisi. Penelitian ini meningkatkan kinerja guru mencapai standar ideal. Siklus I mencapai 40 % dapat meingkat 100% pada siklus 2 yang di anggap telah selesai penelitian ini dan berhasil. Penelitian ini menghasilkan perencanaan yang baik dalam supervisi serta pelaksanaan yang konsisten dan penuh tangung jawab dengan meningkatnya kinerja guru mencapai ketuntasan mencapai 100%, pembinaan ini dilaksanakan kepala sekolah melalui supervisi kunjungan kelas ditanggapi positif oleh para guru.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAI MATERI SHALAT BERJAMAAH MENGGUNAKAN METODE DEMONTRASI Yuliyanti, Ade; Harja Sutisna, Enju
Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendidikan Agama Islam mencakup tiga aspek knowing yaitu agar peserta didik mengetahui dan memahami ajaran agama, doing yaitu peserta didik dapat mempraktekan ajaran agama dan being yaitu peserta didik menjalani hidup sesuai dengan ajaran agamanya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam materi shalat berjamaah terdapat kompetensi dasar 1). Menunaikan shalat wajib sebagai implementasi dari pemahaman rukun Islam 2). Memahami ketentuan shalat berjamaah 3). Mempraktekan shalat berjamaah. Namun pada kenyataannya yang terjadi banyak peserta didik yang mengaku melaksanakan shalat lima waktu secara penuh namun ketika di tes bacaan tidak hapal, materi shalat berjamaah banyak yang tidak paham, tatacara shalat berjamaah yang baik dan benar. Hal ini menunjukan dengan lemahnya kemampuan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran PAI pada materi Shalat berjamaah ini dibuktikan dengan data peserta didik kelas VI SD Cibereum 2 banyak yang belum memenuhi ketuntasan belajar (KKM). Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas merupakan bentuk penelitian yang terjadi di dalam kelas berupa tindakaan tertentu yang dilakukan untuk memperbaiki proses belajar mengajar guna meningkatkan hasil belajar yang lebih baik dari sebelumnya. Adapun hasil data yang di hasilkan dari penelitian ini yaitu Rencana pembelajaran siklus I rata-rata 3,2 atau 80% siklus II rata-rata 4,00 atau 100%. Aktivitas guru siklus I skor rata-rata 3,25 atau 81,25% siklus II skor rata-rata sebesar 3,75 atau 93,75%. Aktivitas siswa Siklus I skor rata-rata 2,75 atau 68,75% siklus II skor rata-rata sebesar 3,25 atau 81,25%. Nilai postes siklus I rata-rata 74 siklus II rata-rata 84. Penerapan metode demontrasi memberikan peningkatam hasil belajar peserta didik terbukti dengan data yang diperoleh dalam setiap siklusnya mengalami peningkatan.