Bayu Iqbal
Universitas Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Yuridis Akta Peralihan Kredit Pasca Berlakunya Qanun Aceh No. 11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah (Studi Pada PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah Cabang Kuala Simpang) Bayu Iqbal
Jurnal Hukum Kaidah: Media Komunikasi dan Informasi Hukum dan Masyarakat Vol 22, No 1 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jhk.v22i1.6032

Abstract

Pasca diterbitkan Qanun Aceh No. 11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah, yang mana berdasarkan Pasal 65 Qanun Lembaga Keuangan Syariah ini mengatur bahwa lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib melakukan meimplementasikan atau melakukan penyesuaian paling lambat 3 tahun sejak Qanun Lembaga Keuangan Syariah diundangkan, Dengan adanya ketentuan Qanun ini, Lembaga Keuangan Non Syariah di Aceh melakukan peralihan kredit dari Bank Konvensional kepada Bank Syariah di Aceh. Untuk menganalisis implementasi peraturan daerah tersebut, maka dapat dirumuskan masalah dalam penelitian ini yaitu, bagaimana pengaturan pengalihan Kredit dari bank konvensional ke bank syariah, kemudian bagaimana proses pengalihan akta kredit dari bank konvensional ke bank syariah pasca berlakunya Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2018 di PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah, dan Bagaimana Perlindungan Hukum bagi para pihak pasca peralihan akta kredit Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2018 di PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa. Pengaturan peralihan kredit dari bank konvensional ke bank syariah mengacu ketentuan Subrogasi diatur dalam Pasal 1400 sampai dengan 1403 dan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 4 tahun 1996 tentang Hak tanggungan. Dalam proses pengalihan Kredit pada Bank Konvensional ke bank syariah pasca perlakunya Qanun Aceh