Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH CURRENT RATIO (CR), DEBT TO EQUITY RATIO (DER), DAN RETURN ON ASSETS (ROA) TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR OTOMOTIF DAN KOMPONEN Muhammad Yusuf; Suhendar Suhendar; Yoyo Sudaryo; Mohamad Arfiman Yosep; Omo Permana; Ardinal Djalil; Mohd Hassan Che Haat; Zikri Muhammad; Mohd Yusoff Yusliza; Jumadil Saputra
Ekonam: Jurnal Ekonomi, Akuntansi & Manajemen Vol 4 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/ekonam.v4i2.487

Abstract

This study aims to explain the influence of Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), and Return On Assets (ROA) on Financial Distress. In this study, the method used is a quantitative method with a descriptive and verification approach. The type of data used is secondary data and data collection obtained through the company's official website and the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the form of financial reports. Data analysis and data processing using the EViews 10 program. The results showed that partially Current Ratio (CR) had a significant effect on Financial Distress. Debt to Equity Ratio (DER) has no significant effect on Financial Distress. Return on Assets (ROA) has a significant effect on Financial Distress. And simultaneously Current Ratio (CR), Debt to Equity (DER), and Return on Assets (ROA) have a significant effect on Financial Distress Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengatuh Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Return on Assets (ROA) terhadap Financial Distress. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Jenis data yang digunakan ada data sekunder dan pengumpulan data yang didapat melalui web resmi perusahaan dan Bursa Efek Indonesia (BEI) berupa laporan keuangan. Analisis data dan pengolan data menggunakan program EViews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Current Ratio (CR) berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress. Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress. Return On Assets (ROA) berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress. Serta secara simultan Current Ratio (CR), Debt to Equity (DER), dan Return on Assets (ROA) berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress.
Pendampingan Koperasi Dalam Penerapan Koperasi Digital Pada Koperasi Karyawan Pindo Deli, Karawang Ardinal Djalil; Dayan Hakim Natigor Sipahutar; Yoyo Sudaryo; Putri Sion H. Sipahutar; Gurawan Dayona Ismail; Recky Recky; Ruli Mochammad Chaerudin
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 1 No 01 (2024): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v1i01.731

Abstract

Pendampingan Koperasi dalam Penerapan Koperasi Digital pada Koperasi Karyawan Pindo Deli mutlak diperlukan agar tetap bertumbuh dalam kinerja keuangan. Transformasi bisnis Koperasi menjadi Koperasi Digital akan memberi manfaat besar bagi anggota maupun bagi perekonomian daerah secara umum. Partisipasi anggota menunjukkan bahwa anggota aktif telah berperan dalam pengendalian saat rapat anggota, memodali dan membiayai koperasi melalui simpanan pokok/simpanan wajib, aktif dalam memberikan kontribusi saran kepada koperasi dalam rapat anggota, adanya frekuensi pembelian, intensitas pembelian dan kuantitas pembelian. Namun Koperasi Karyawan Pindo Deli masih perlu mengatasi anggota pasif yang jumlahnya cukup banyak. Digitalisasi diperlukan untuk merangsang dan meningkatkan partisipasi anggota, jika anggota aktif meningkat maka pembelian pun akan meningkat. Anggota Koperasi Karyawan Pindo Deli menanggapi digitalisasi dengan positif dan menyambut baik kebijakan digitalisasi dengan cara berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang dilakukan koperasi dan selalu mengikuti informasi yang tersebar. Kebijakan ini merupakan sebuah keuntungan tersendiri untuk koperasi karena apabila hal tersebut direalisasikan, maka peluang koperasi untuk bersaing dengan badan usaha lain dan melebarkan jangkauannya semakin nyata untuk diwujudkan. Koperasi Karyawan Pindo Deli telah berupaya untuk melakukan digitalisasi dalam sistem pengelolaanya. Mulai dari pemberian informasi, pengolahan dan pengarsipan data. Tetapi dalam prosesnya sendiri masih berjalan kurang efektif karena sistem akan semakin terbuka lebar. Dengan begitu, upaya koperasi dalam meningkatkan partisipasi anggota akan teknologi digital ini belum memaksimalkan penggunaan internet dan software seperti aplikasi yang lebih mempermudah proses manajerialnya. Sehingga informasi yang diterima dan disalurkan masih kurang optimal.
Pendampingan Koperasi Dalam Penerapan Koperasi Digital Pada Koperasi Karyawan Pindo Deli, Karawang Ardinal Djalil; Dayan Hakim Natigor Sipahutar; Yoyo Sudaryo; Putri Sion H. Sipahutar; Gurawan Dayona Ismail; Recky Recky; Ruli Mochammad Chaerudin
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 1 No 01 (2024): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v1i01.731

Abstract

Pendampingan Koperasi dalam Penerapan Koperasi Digital pada Koperasi Karyawan Pindo Deli mutlak diperlukan agar tetap bertumbuh dalam kinerja keuangan. Transformasi bisnis Koperasi menjadi Koperasi Digital akan memberi manfaat besar bagi anggota maupun bagi perekonomian daerah secara umum. Partisipasi anggota menunjukkan bahwa anggota aktif telah berperan dalam pengendalian saat rapat anggota, memodali dan membiayai koperasi melalui simpanan pokok/simpanan wajib, aktif dalam memberikan kontribusi saran kepada koperasi dalam rapat anggota, adanya frekuensi pembelian, intensitas pembelian dan kuantitas pembelian. Namun Koperasi Karyawan Pindo Deli masih perlu mengatasi anggota pasif yang jumlahnya cukup banyak. Digitalisasi diperlukan untuk merangsang dan meningkatkan partisipasi anggota, jika anggota aktif meningkat maka pembelian pun akan meningkat. Anggota Koperasi Karyawan Pindo Deli menanggapi digitalisasi dengan positif dan menyambut baik kebijakan digitalisasi dengan cara berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang dilakukan koperasi dan selalu mengikuti informasi yang tersebar. Kebijakan ini merupakan sebuah keuntungan tersendiri untuk koperasi karena apabila hal tersebut direalisasikan, maka peluang koperasi untuk bersaing dengan badan usaha lain dan melebarkan jangkauannya semakin nyata untuk diwujudkan. Koperasi Karyawan Pindo Deli telah berupaya untuk melakukan digitalisasi dalam sistem pengelolaanya. Mulai dari pemberian informasi, pengolahan dan pengarsipan data. Tetapi dalam prosesnya sendiri masih berjalan kurang efektif karena sistem akan semakin terbuka lebar. Dengan begitu, upaya koperasi dalam meningkatkan partisipasi anggota akan teknologi digital ini belum memaksimalkan penggunaan internet dan software seperti aplikasi yang lebih mempermudah proses manajerialnya. Sehingga informasi yang diterima dan disalurkan masih kurang optimal.