Pendampingan Koperasi dalam Penerapan Koperasi Digital pada Koperasi Karyawan Pindo Deli mutlak diperlukan agar tetap bertumbuh dalam kinerja keuangan. Transformasi bisnis Koperasi menjadi Koperasi Digital akan memberi manfaat besar bagi anggota maupun bagi perekonomian daerah secara umum. Partisipasi anggota menunjukkan bahwa anggota aktif telah berperan dalam pengendalian saat rapat anggota, memodali dan membiayai koperasi melalui simpanan pokok/simpanan wajib, aktif dalam memberikan kontribusi saran kepada koperasi dalam rapat anggota, adanya frekuensi pembelian, intensitas pembelian dan kuantitas pembelian. Namun Koperasi Karyawan Pindo Deli masih perlu mengatasi anggota pasif yang jumlahnya cukup banyak. Digitalisasi diperlukan untuk merangsang dan meningkatkan partisipasi anggota, jika anggota aktif meningkat maka pembelian pun akan meningkat. Anggota Koperasi Karyawan Pindo Deli menanggapi digitalisasi dengan positif dan menyambut baik kebijakan digitalisasi dengan cara berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang dilakukan koperasi dan selalu mengikuti informasi yang tersebar. Kebijakan ini merupakan sebuah keuntungan tersendiri untuk koperasi karena apabila hal tersebut direalisasikan, maka peluang koperasi untuk bersaing dengan badan usaha lain dan melebarkan jangkauannya semakin nyata untuk diwujudkan. Koperasi Karyawan Pindo Deli telah berupaya untuk melakukan digitalisasi dalam sistem pengelolaanya. Mulai dari pemberian informasi, pengolahan dan pengarsipan data. Tetapi dalam prosesnya sendiri masih berjalan kurang efektif karena sistem akan semakin terbuka lebar. Dengan begitu, upaya koperasi dalam meningkatkan partisipasi anggota akan teknologi digital ini belum memaksimalkan penggunaan internet dan software seperti aplikasi yang lebih mempermudah proses manajerialnya. Sehingga informasi yang diterima dan disalurkan masih kurang optimal.