p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Pertanian
Suhardjadinata Suhardjadinata
Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIFITAS BEBERAPA KULTIVAR PADI UNGGUL PADA SISTEM PERTANIAN ORGANIK Suhardjadinata Suhardjadinata; Abdazul Fahmi; Yaya Sunarya
Media Pertanian Vol 7, No 1 (2022): Media Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/mp.v7i1.4791

Abstract

Penggunaan kultivar padi unggul merupakan salah satu komponen teknologi yang berkontribusi besar terhadap peningkatan produktivitas dan produksi padi. Dengan telah banyaknya kultivar padi unggul yang dilepas dapat dijadikan alternatif pilihan bagi petani dalam pengembangan budidaya padi organik yang sesuai dengan kondisi lingkungannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pertumbuhan dan produktivitas dari beberapa kultivar padi unggul dalam sistem budidaya padi organik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai bulan Juli 2021 di Desa Jatisari Kecamatan Subang Kabupaten Kuningan dengan ketinggian tempat 320 m dpl. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yaitu perlakuan 4 kultivar dengan 6 ulangan. Kultivar padi unggul yang diuji dalam penelitian ini adalah Sintanur, Jaliteng, Inpari Arumba dan IR Nutri Zinc. Dari hasil penelitian diketahui bahwa perlakuan kultivar berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas padi. Kultivar Sintanur menunjukkan pertumbuhan dan produktivitas tertinggi (jumlah anakan rumpun-1, jumlah gabah malai-1, bobot 100 butir gabah, hasil gabah kering panen dan hasil gabah kering giling) pada sistem budidaya padi organik dibandingkan dengan kultivar lainnya.
Pengaruh Perendaman Benih dalam Ekstrak Daun Tapak Dara terhadap Fenotipe Kedelai (Glycine max (L) Merril) Amir Amilin; Suhardjadinata Suhardjadinata; Liring Guntari
Media Pertanian Vol 7, No 2 (2022): Media Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/mp.v7i2.4820

Abstract

Produktivitas kedelai dalam negeri masih tergolong rendah karena potensi hasil dari varietas-varietas kedelai di dalam negeri masih rendah. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan potensi hasil kedelai yaitu dengan meningkatkan potensi genetiknya melalui poliploidisasi menggunakan senyawa antimitotik dari ekstrak daun tapak dara (Catharanthus roseus L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama perendaman benih kedelai terhadap fenotif kedelai. Pelaksanaan penelitian di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi pada bulan Januari sampai Juni 2021. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap untuk menguji 10 perlakuan kombinasi ekstrak daun tapak dara serta lama perendaman dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Parameter pengamatan dianalisis dengan analisis varians. Perbedaan antara perlakuan diuji dengan  Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada a 5%. Hasil percobaan memperlihatkan bahwa perendaman benih kedelai dalam larutan ekstrak daun tapak dara dengan konsentrasi dan lama perendaman yang berbeda berpengaruh terhadap fenotif kedelai. Perendaman benih kedelai dalam larutan ekstrak daun tapak dara 1% selama 6 jam menunjukkan tinggi tanaman, panjang akar dan panjang polong lebih baik dari perlakuan lainnya.  Soybean productivity in Indonesia is relatively low due to the slight yield potential of domestic soybean varieties. Increasing its genetic potential through polyploidization using antimitotic compounds from leaf extract of tapak dara (Catharanthus roseus L.) should be made to increase soybean yield potential. This study aimed to determine the effect of concentration and duration of soaking soybean seeds on soybean phenotype. The experiment was carried out at greenhouse of the Faculty of Agriculture, Universitas Siliwangi from January to June 2021. A completely randomized design was applied to examine 10 combination treatments of tapak dara leaf extract and soaking time repeated 3 times. An analysis of variance (F test) was utilized by observational parameters, if there was a difference between treatments, Duncan's multiple range test was carried out at a 5% significance level. The results showed that soaking soybean seeds in a solution of tapak dara leaf extract with different concentrations and soaking time affecting the soybean phenotype. Soybean seed soaking in 1% tapak dara leaf extract solution for 6 hours showed that plant height, root length and pod length were better than other treatments.