Putra Syarif Hidayatullah
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PELAYANAN PUBLIK TERHADAP GELANDANGAN PENGEMIS DAN ANAK JALANAN DI KOTA SURABAYA: Studi Kasus UPTD Liponsos Kota Surabaya Putra Syarif Hidayatullah
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 01 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang masalah kesejahtraan sosial seperti anak jalanan, gelandangan, dan pengemis perlu mendapatkan perhatian yang serius dari Pemerintah Kota Surabaya. Hal tersebut terjadi karena ketatnya persaingan dalam mencari pekerjaan, membengkaknya biaya hidup, minimnya Pendidikan, sulitnya mendapatkan kualitas kehidupan yang layak, dan karena minimnya lapangan pekerjaan. Berdasarkan hal tersebut maka Penyandang Masalah Kesejahteraan sosial (PMKS) perlu mendapatkan pembinaan dan pemeberdayaan agar mereka dapat menikmati kualitas hidup yang layak. Dinas Sosial kota Surabaya hadir dalam mengatasi masalah tersebut melalui UPTD Liponsos (Lingkungan Pondok Sosial) yang berlokasi di keputih. Liponsos merupakan tempat penampungan sementara bagi mereka Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang terjaring Razia di kota Surabaya. Dalam penelitian ini peneliti melakukan penelitian kualitatif dengan Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan di UPTD Liponsos kota Surabaya adalah bahwa UPTD Liponsos berhasil melakukan pembinaan yang cukup baik ditandai dengan adanya angka penurunan jumlah PMKS setiap tahunnya. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan di UPTD Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) kota Surabaya bahwa pelayanan yang diberikan oleh pihak Liponsos kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial sudah efektif. Adapun pelayanan yang diberikan sudah efektif dalam menangani masalah yang dialami PMKS.