Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Pemerintahan Arab Saudi dan Kebijakan Visi 2030 Adi Warsito; Serli Wulandari
Tanjak: Sejarah dan Peradaban Islam Vol 2 No 3 (2022): Tanjak : Jurnal Sejarah dan Peradaban Islam
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tanjak.v2i3.14024

Abstract

Saudi Arabia is a country that upholds cultural values. The application of a government system that is royal or monarchy is an exciting study. An absolute monarchy system of government makes a king have the authority as head of government and head of state. This paper aims to provide intellectual treasures in science, especially in modern Saudi Arabia. In addition, as a country that makes Islam the state religion and a strong historical aspect is the main goal of this paper. While the result of this research is that in the course of Saudi Arabia's history, the government system has been slightly open, in other words, Saudi Arabia seems to be heading toward a constitutional monarchy system, this is seen in MBS's policy regarding Saudi Arabia's Vision 2030.
PENGARUH DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN, CAPITAL ADEQUACY RATIO, ISLAMIC SOCIAL REPORTING TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA Serli Wulandari; Hardiyanto WIbowo; Eko Hariyanto; Dwi Winarni
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): ON GOING
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dewan Komisaris Independen, Capital Adequacy Ratio, Islamic Social Reporting terhadap kinerja keuangan bank umum syariah di Indonesia. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, populasi yang diambil Bank Umum Syariah di Indonesia yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan periode 2019-2024, dengan data sekunder 61 data dari 12 bank syariah di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dewan Komisaris Independen tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, Capital Adequacy Ratio terbukti berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, sedangkan Islamic Social Reporting terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan dengan kontribusi penjelasan model 60,2%. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa bank umum syariah perlu memperkuat permodalan yang efisien serta meningkatkan kualitas pelaporan sosial syariah guna membangun kepercayaan dan meningkatkan kinerja keuangan secara berkelanjutan