Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penataan Kawasan Terminal Terpadu Merak Berbasis Transit Oriented Development (Tod) Sebagai Upaya Pengembangan Sistem Angkutan Massal di Provinsi Banten Dwi Esti Intari; Rifky Ujianto; Muhammad Abdullah
Jurnal Fondasi Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v11i2.17113

Abstract

Transit oriented development (TOD) merupakan konsep pembangunan kawasan transit yangberpusat pada fasilitas transitnya, seperti stasiun kereta api, halte MRT, halte bus dan sebagainya.Tujuan utama dari konsep transit oriented development (TOD) adalah mendorong masyarakatuntuk menggunakan transportasi publik dibanding kendaraan pribadi. TOD tak hanya sesuaidibangun pada kawasan simpul transportasi umum seperti kereta api, tetapi juga layakdikembangkan di kawasan terminal bus. Konsep pembangunan yang terintegrasi dengan sistemtransportasi ini, dapat dikembangkan pada pengembangan kawasan kota secara umum (urbandevelopment). Kawasan Multimoda Merak merupakan lokasi strategis dari perekonomian Jawa –Sumatra. Hal ini ditandai dengan ramainya aktivitas industri-industri pabrik disertai aktivitaspenyeberangan antar pulau yang dilintasi banyak kapal ferry. Sehingga Terminal Teradu Merakdinilai berpotensi untuk dikembangkan menjadi kawasan berbasis Transit Oriented Development(TOD) dengan berpusat pada titik transitnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik yang sudah diimplementasikan dikawasan Merak dan mengidentifikasi karakteristik penumpang di Terminal Terpadu Merak, sertauntuk menganalisis upaya yang perlu dilakukan agar kawasan Merak sesuai dengan konsep transitoriented development (TOD). Metode yang digunakan yaitu mix method, penggabungan antaraanalisis kuantitatif untuk mengetahui karakteristik penumpang bus di Terminal Terpadu Merak dananalisis kualitatif yaitu observasi mengenai prinsip transit oriented development (TOD) yang sudahditerapkan di kawasan penelitian.Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kawasan TerminalTerpadu Merak dikategorikan sebagai kawasan transit oriented development (TOD) dengan kelasSilver Standard dengan karakteristik penumpang mayoritas bertujuan untuk bekerja. Dari delapanprinsip yang dinilai, fasilitas pejalan kaki dan pesepeda belum memenuhi kriteria bahkan belumtersedia serta belum adanya ruang terbuka publik. Sehingga perlu diperbaiki terkait beberapapermasalahan tersebut guna mengoptimalkan sebuah kawasan berbasis transit orienteddevelopment (TOD).