Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Dukungan Keluarga terhadap Pencegahan Penyakit Covid-19 di Wilayah Puskesmas Banjarsari Kota Metro Anik Inayati; Nia Risa Dewi; Immawati Immawati; Sapti Ayubbana; Supardi Supardi
Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/seandanan.v2i2.41

Abstract

Tragedi akhir tahun 2019 karena munculnya virus corona yang misterius keberadaannya, berasal dari kota Wuhan Cina terus berlanjut hingga beberapa negara di dunia. Penyebaran virus covid 19 menjadi wabah yang sangat meresahkan masyarakat menimbulkan infeksi saluran pernafasan. Provinsi Lampung melaporkan data terkonfirmasi kasus 7.348, sembuh 5.088, meninggal 355 kasus. Sedangkan di Kota Metro untuk saat ini masuk Zona Merah dengan angka terkonfirmasi 345 kasus. Peran tenaga kesehatan dan masyarakat dalam upaya pencegahan covid-19 diprogramkan pemerintah dengan melibatkan pihak pelayanan kesehatan baik dipuskesmas, pendidikan, dinas kesehatan, rumah sakit, dalam memperluas pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam pencegahan covid-19. Pelaksanaan pendidikan kesehatan dengan upaya melibatkan dukungan keluarga dan masyarakat terhadap pencegahan covid-19 bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menerapkan mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir ataupun handsanitiser. Tehnik mencuci tangan yang benar merupakan salah satu tindakan dalam mencegah resiko penyakit covid-19, serta meningkatkan pola hidup sehat masyarakat yang ditekankan di unit terkecil dalam masyarakat yaitu keluarga. Metode yang dilakukan dalam pencegahan penyakit covid-19 adalah pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan, demonstrasi, dan role play. Hasil pengabdian masyarakat dalam upaya meningkatkan dukungan keluarga terhadap pencegahan penyakit covid-19 dapat terserap dan diterima oleh keluarga dan masyarakat di wilayah kerja puskesmas Banjarsari Kota Metro dengan kemampuan psikomotor demontrasi mencuci tangan mencapai 85% peserta dapat mengulang kembali cara mencuci tangan dengan baik dan benar. Kegiatan pengabdian ini dapat ditingkatkan oleh pihak puskesmas dengan adanya dukungan keluarga dan masyarakat.
Latihan Bernapas dengan Bibir Mengerucut (Pursed Lip Breathing) terhadap Saturasi Oksigen Pasien PPOK Anik Inayati; Sapti Ayubbana; Nia Risa Dewi; Asri Tri Pakarti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.17243

Abstract

ABSTRACT Chronic obstructive pulmonary disease (COPD) is a common lung disease that causes limited airflow and breathing problems. COPD patients who undergo treatment generally experience a decrease in SPO2 95% which can have a negative impact on the patient's condition. Companion therapy to help increase SPO2 can be done through breathing exercises. The purpose of this study was to determine the effect of pursed lip breathing (PLB) on SPO2 in COPD patients. This study was conducted using a quasi-experimental study with a non-randomized control group pretest posttest design, the sample used was 28 divided into intervention and control groups, each group consisting of 14 people. Data analysis was carried out using univariate and bivariate analysis. The results of the independent t-test analysis showed that pursed lip breathing exercises were proven to have an effect on increasing SPO2 in COPD patients (p-value 0.002), the difference in the mean SPO2 of the two groups was 1.214%. It is hoped that PLB exercises can be used as one of the companion therapies for COPD patients who experience decreased SPO2. Keywords: Pursed Lip Breathing, SPO2, COPD  ABSTRAK Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah penyakit paru-paru umum yang menyebabkan aliran udara terbatas dan masalah pernapasan. Pasien PPOK yang data menjalani perawatan umumnya mengalami penurunan SPO2 95% yang dapat berdampak buruk pada kondisi pasien. Terapi pendamping untuk membantu meningkatkan SPO2 dapat dilakukan melalui latihan pernapasan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh pursed lip breathing (PLB) terhadap SPO2 pasien PPOK. Penelitian ini dilakukan menggunakan studi kuasi eksperimen dengan rancangan non randomized control group pretest posttest design, sampel yang dipergunakan sebanyak 28 terbagi dalam kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing kelompok 14 orang. Analisa data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis independent t test menunjukkan bahwa latihan pursed lip breathing terbukti berpengaruh terhadap peningkatan SPO2 pasien PPOK (p-value 0,002), selisih rerata SPO2 kedua kelompok adalah sebesar 1,214%. Diharapkan  latihan PLB dapat digunakan sebagai salah satu terapi pendamping bagi pasien PPOK yang mengalami penurunan SPO2. Kata Kunci: Pursed Lip Breathing, SPO2, PPOK