Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Media Ular Tangga untuk Meningkatkan Perkembangan Psikososial Lansia di Panti Jompo Kencana Sejahtera Andina Satiya Oktafiani; Rizka Ayudhia Putri; Widya Shafiyah Zahra; Nadine Cornelita Soemarno; Raisya Setianto Wibowo; Shakila Diandra Putri Syaifullah; Uswatun Hasanah; Mulyati Mulyati; Riswano Riswano
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 02 (2026): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i02.527

Abstract

Lansia merupakan individu yang berada di tahap akhir kehidupan sering kali mengalami masalah psikososial seperti merasa terisolasi, perasaan tidak berharga, dan tidak berguna. Kesepian merupakan masalah serius yang sering dihadapi oleh lansia yang dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik. Masalah ini dapat menjadi penyebab utama problem psikososial pada lansia. Media edukasi dipercaya dapat mengurangi masalah psikososial pada lansia, salah satunya adalah media edukasi permainan ular tangga. Uji coba permainan dilakukan untuk mengetahui peran media terhadap perkembangan psikososial pada lansia. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan yang dilakukan di Panti Jompo Kencana Sejahtera, Kayuringin, Bekasi Barat. Media diujikan kepada 8 lansia dengan rentang usia 50 tahun ke atas serta 1 Caregiver. Hasil uji coba media ular tangga dapat memberikan respons yang positif terhadap perkembangan psikososial pada lansia karena telah mendapat kategori tinggi pada setiap aspek penilaian.
Effect of Drying Methods on the Organoleptic Properties and Water Activity of Mango Fruit Leather Reno Irwanto; Mulyati Mulyati; Bimo Kuncoro Jati; Jaka Marsita; Nada Fatin; Fatihah Fathinah Angjanina
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v6i2.1555

Abstract

Drying conditions can affect both consumer acceptance and water activity (aw), which influences fruit leather stability. This study compared direct sun drying, convection oven drying, and food dehydrator drying for Indramayu mango (Mangifera indica L.) fruit leather. A single-factor Completely Randomized Design was applied using three independent production replicates. Mango puree was dried under direct sunlight at approximately 35 °C for 8 h per day, in a convection oven at 50 °C for 9 h, or in a food dehydrator at 55 °C for 8 h. Sensory acceptance of color, aroma, texture, taste, and overall liking was evaluated by 48 untrained panelists using a 4-point hedonic scale. Water activity was measured in triplicate at 25 °C. Data were analyzed using one-way analysis of variance (ANOVA), followed by Duncan’s multiple range test at ? = 0.05. The drying method significantly affected color (F(2,141) = 18.29, p 0.001, ?² = 0.206) and texture (F(2,141) = 15.48, p 0.001, ?² = 0.180), whereas aroma, taste, and overall acceptability did not differ significantly among treatments. The food dehydrator produced the highest scores for color and texture, while oven drying yielded the highest numerical taste score. Water activity also differed significantly among drying methods (p 0.001), with sun drying producing the lowest value (0.520 ± 0.010). Overall, forced-air dehydration favored sensory quality, particularly color and texture, whereas sun drying achieved the lowest aw. These findings indicate that drying-method selection should be based on the intended balance between sensory quality and product stability
Powtoon Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Dengan Powtoon Mata Pelajaran Laundry Di SMK 32 Jakarta Dania Dania Rahmawati; Mulyati Mulyati
Jurnal Pendidikan dan Perhotelan (JPP) Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN DAN PERHOTELAN
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jppv2i2.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Dengan Powtoon Mata Pelajaran Laundry di SMK 32 Jakarta. Pengumpulan data dengan diberikannya angket atau kuesioner kepada ahli media, ahli materi dan responden sebanyak 21 orang. Poin penilaian menggunakan Skala Likert 1-5. Pengembangan media pembelajaran video animasi dengan Powtoon menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model pengembangan Lee and Owens (2004) yaitu Analyze, Design, Development, Impelementation, and Evaluation. Hasil validasi oleh ahli materi mendapatkan nilai rata – rata sebesar 4,7 sedangkan hasil ahli media mendapatkan data sebesar 4,9, lalu hasil uji lapangan perorangan sebesar 4,7 dengan kategori Sangat Baik pada aspek kelayakan media dan aspek penyajian materi sebesar 4,8 dengan kategori sangat baik, sedangkan uji coba terbatas pada aspek media mendapatkan data sebesar 4,5 dengan kategori Sangat baik dan pada aspek penyajian materi mendapatkan data sebesar 4,8 dan terakhir uji lapangan sebanyak 15 orang menunjukkan sebesar 4,2 dengan kategori Sangat Baik.
Analisis Penerapan Personal Hygiene Pada Karyawan Food Production Di Salah Satu Hotel Jakarta Irmalahayati Irmalahayati; Mulyati Mulyati; Jaka Marsita
Jurnal Pendidikan dan Perhotelan (JPP) Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN DAN PERHOTELAN
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPPV5i2.02

Abstract

ABSTRAK Personal hygiene merupakan hal yang sangat penting dan harus diperhatikan dibidang pengolah makanan khususnya pada karyawan foodp roduction itu sendiri. Personal hygiene ini harus dilakukan dengan konsisten oleh karyawan food production untuk mencegah penularan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penerapan personal hygiene pada karyawan food production di salah satu hotel Jakarta. Metode dari penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu hotel di Jakarta Selatan, dengan total populasi 78 karyawan, dan total sampel sebanyak 65 karyawan food production. Data diperoleh melalui kesioner yang disusun berdasarkan teori Sembiring, et al., terdiri dari 16 pertanyaan yang telah melalui uji validitas, dan reliabilitas, mencakup 5 dimensi yaitu citra tubuh, praktik social, status social ekonomi, pengetahuan, dan budaya. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik deskriptif dan analisis korelasi chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan personal hygiene pada karyawan di salah satu hotel Jakarta, secara umum berada dalam kategori tinggi. Hal ini tercermin dari rata-rata kelima dimensi yang tinggi, serta distribusi responden yang dominan pada kategori sedang dan tinggi. Hasil uji ­chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan secara spesifik antara frekuensi pelatihan dan personal hygiene, sedangkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, section kerja, tingkat pendapatan, domisili pekerja, dan personal hygiene. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa frekuensi pelatihan dapat meningkatkan praktik personal hygiene sementara factor lainnya tidak secara langsung memengaruhi perilaku tersebut. Kata kunci: food production, hotel, personal hygiene
Pemahaman Knowledge, Religiosity, Attitude dan Intention Mahasiswa Mengenai Produk Pangan Halal Ori Githa Azzahra; Hurriyyatun Kabbaro; Mulyati Mulyati
Jurnal Pendidikan dan Perhotelan (JPP) Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN DAN PERHOTELAN
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPP6i1.01

Abstract

Kurangnya pemahaman mendalam tentang produk halal di kalangan mahasiswa, yang umumnya memahami bahwa produk halal hanya sekedar makanan yang tidak mengandung alkohol dan babi, tanpa memahami proses produksi dan bahan tambahan yang digunakan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis secara deskriptif terkait produk pangan halal ditinjau dari knowledge, religiosity, attitude, dan intention. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Penelitian ini melibatkan 160 responden yang merupakan mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Sampel diambil dengan non-probability sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa 80% mahasiswa berada dalam kategori sedang dalam hal knowledge, 69% mahasiswa berada dalam kategori sedang dalam hal religiosity, 82% mahasiswa berada dalam kategori sedang dalam hal attitude, dan 67% mahasiswa berada dalam kategori sedang dalam hal intention. Maka knowledge, religiosity, attention, dan intention terhadap pemahaman produk halal di kalangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga pada Universitas Negeri Jakarta berada pada tingkat yang baik. Knowledge, religiosity, attitude, dan intention yang baik akan memberikan dampak yang positif bagi diri mahasiswa dan merekaakan tetap konsisten dalam menggunakan produk-produk pangan halal. Hasil penelitian ini memberikan pengingat kepada mahasiswa untuk dapat mengembangkan dan meningkatkan behaviour dalam mengkonsumsi produk pangan halal.
Keterampilan Making Bed Siswa: Studi Komparatif Antara Hotel Bintang 4 Dan Hotel Bintang 5 Di SMK Negeri 38 Jakarta Aliya Sentosa; Mulyati Mulyati; Muhammad Faesal
Jurnal Pendidikan dan Perhotelan (JPP) Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN DAN PERHOTELAN
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPP6i1.04

Abstract

Vocational secondary education plays an important role in preparing students to enter the workforce. According to data from the Central Bureau of Statistics (BPS) in 2023, vocational high school (SMK) graduates had the highest open unemployment rate at 9.31%. One contributing factor is the competency gap between graduates’ skills and industry demands, indicating that vocationa```l schools have not fully optimized their role in preparing students to adapt to workplace requirements. To address this issue, industry-class programs are implemented, including those in the Housekeeping field under the Hospitality Department, which cover making bed skills. This study aims to analyze differences in making bed skills between students participating in industry classes at 4-star and 5-star hotels at SMK Negeri 38 Jakarta. The research employed a quantitative approach with a comparative design. The population consisted of 71 twelfth-grade Hospitality students, all selected as the sample using a census technique. Data were collected through observation, interviews, and practical skill tests using standardized rubrics. Instrument validity was tested using Aiken’s V, and reliability was assessed with KR-20. Data were analyzed using the Guttman scale with IBM SPSS, followed by the Shapiro–Wilk normality test and comparative tests to examine differences between groups. The results showed that students participating in the 5-star hotel industry class demonstrated higher making bed skills across all stages—from preparation, stripping, the main process, to final steps. Statistical tests indicated significant differences with p < 0.05. Thus, the 5-star hotel industry class was more effective in improving students’ making bed skills. Keywords: Hospitality, Housekeeping, Industry Class, Making Bed, Student Skills.