Shinta Tyas Pratisthita
Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten Jawa Tengah

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jawa Dwipa

KONSEP WANITA JAWA SEBAGAI KANCA WINGKING DAN KORELASINYA DENGAN TUT WURI HANDAYANI Shinta Tyas Pratisthita
Jawa Dwipa Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/jd.v3i1.51

Abstract

Wanita dan laki-laki adalah dua gender yang memili kodrat yang berbeda. Kodrat wanita di antaranya: (1) menstruasi; (2) hamil; (3) melahirkan; (4) menyusui; (5) menopause. Berhubungan dengan kodrat wanita tersebut, masyarakat Jawa menyebut wanita dengan istilah kanca wingking(teman di belakang). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang makna sebenarnya tentang konsep wanita sebagai kanca wingking pada masyarakat Jawa dan korelasinya dengan makna tut wuri handayani. Sesuai dengan tujuan penulisan, metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif dan metode kajian pustaka. Metode analisis pustaka yaitu menggunakan buku-buku, literatur ataupun bahan pustaka, kemudian mencatat atau mengutip pendapat para ahli yang ada di dalam buku tersebut. Secara praktis, metode yang digunakan dalam kajian ini dijabarkan dalam tiga metode sesuai dengan tahapan pelaksanaannya, yaitu: (1) metode pengumpulan data; (2) metode analisis data; dan (3) metode penyajian hasil analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konsep kanca wingking dan istilah tut wuri handayani, sehingga wanita bukanlah gender yang patut untuk ditindas, melainkan menurut filosofi Jawa seharusnya wanita adalah makhluk yang dimuliakan karena dibalik gagasan besar seorang laki-laki terdapat dorongan yang hebat dari seorang wanita.
PENERAPAN METODE GROUP INVESTIGATION PADA PEMBELAJARAN MENULIS BERITA BERBAHASA JAWA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA SMA Shinta Tyas Pratisthita
Jawa Dwipa Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/jd.v3i2.55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi penerapan metode group investigation pada pembelajaran menulis berita berbahasa Jawa dalam pengembangan karakter siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis pustaka. Metode analisis pustaka yaitu menggunakan buku-buku, literatur ataupun bahan pustaka, kemudian mencatat atau mengutip pendapat para ahli yang ada di dalam buku tersebut. Secara praktis, metode yang digunakan dalam kajian ini dijabarkan dalam tiga metode sesuai dengan tahapan pelaksanaannya, yaitu: (1) metode pengumpulan data; (2) metode analisis data; dan (3) metode penyajian hasil analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran group investigation pada pembelajaran menulis berita berbahasa Jawa berkontribusi positif pada pengembangan karakter siswa.
PERANAN ANALISIS WACANA DAN KONTEKS BUDAYA DALAM PENGAJARAN BAHASA Shinta Tyas Pratisthita; Putu Budiadnya; Titin Sutarti
Jawa Dwipa Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/jd.v3i2.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan analisis wacana dan konteks budaya dalam pengajaran bahasa. Sesuai dengan tujuan penelitian, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis pustaka. Metode analisis pustaka yaitu menggunakan buku-buku, literatur ataupun bahan pustaka, kemudian mencatat atau mengutip pendapat para ahli yang ada di dalam buku tersebut. Secara praktis, metode yang digunakan dalam kajian ini dijabarkan dalam tiga metode sesuai dengan tahapan pelaksanaannya, yaitu: (1) metode pengumpulan data; (2) metode analisis data; dan (3) metode penyajian hasil analisis. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat peranan analisis wacana dan konteks budaya dalam pengajaran Bahasa yaitu pada keterampilan berbicara dan keterampilan menulis.