Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perkembangan dan Aplikasi Biomaterial dalam Bidang Kedokteran Modern: A Review Irza Sukmana; Ahmad Yudi Eka Risano; Mahruri Arif Wicaksono; Rizal Adi Saputra
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2022): Oktober 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v1i5.1037

Abstract

The medical device market in Indonesia experiences growth every year, Indonesia implements imports of medical devices. Indonesia has many experts in the field of medical devices and their production processes, at university, research institutions and other government institutions. The government provides multi-year grants for research on biomaterials and medical devices. Materials to make medical devices are called biomaterials. Biomaterials can be defined as synthetic materials that interact directly with living bodies in the form of implants or as medical devices. Biomaterials can function to repair, replace, support and or restore parts of the human body. Biomaterials have undergone many developments, types of biomaterials, advanced biomaterials adapted to applications in the medical field. Biomaterials can be in the form of metals, ceramics, polymers or composites with research that continues to advance and be developed. This paper aims to highlight types and application of biomaterials in the medical field as well as the potential application of advanced biomaterials in the future.
PENGARUH UKURAN SERBUK TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN FISIK MAGNESIUM BERPORI HASIL KOMPAKSI-SINTERING UNTUK APLIKASI SCAFFOLD TULANG MAMPU TERDEGRADASI Rizal Adi Saputra; Yanuar Burhanuddin; Mahruri Arif Wicaksono; Hadi Nur; Irza Sukmana
JURNAL MECHANICAL Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v10.i2.201908

Abstract

Bencana alam, kecelakaan lalu-lintas dan penuaan dapat menjadi penyebab tulang patah (bone fracture) dan keropos tulang. Salah satu teknik penyembuhan tulang yang rusak (bone defect) adalah dengan mengimplankan struktur tulang buatan atau skafol tulang yang dapat menginisiasi pertumbuhan jaringan tulang baru. Bone scaffold untuk aplikasi kerusakan tulang berpori (cancellous bone) yang terletak di bagian dalam struktur tulang. Dalam penelitian ini, diujikan pengaruh ukuran serbuk magnesium yang dipadukan dengan potongan titanium sebagai material penyangga (titanium pieces space holder) terhadap kualitas produk magnesium berpori untuk aplikasi skafol tulang. Titanium (Ti) pieces disiapkan dalam ukuran campur (random) dan berasal dari potongan kawat titanium murni (pure titanium wire) untuk dicampurkan dengan serbuk Magnesium (Mg) dengan ukuran 100, 200, dan 250µm. Campuran bahan tersebut kemudian dikompaksi dan dipanaskan (sintering) menggunakan alat squeeze casting untuk mendapatkan bahan dasar magnesium. Struktur Mg berpori dihasilkan melalui proses degradasi potongan Ti dalam larutan asam hidroflourik (hydrofluoric acid, HF) sehingga terbentuk sruktur pori pada bahan Mg. Hasil pengujian fisika dan mekanika menunjukkan semakin besar ukuran serbuk Mg, akan menghasilkan sebaran potongan Ti yang semakin merata sehingga meningkatkan kualitas produk magnesium berpori.
Diseminasi Ilmu dan Teknologi Pengelasan Maju Untuk Peningkatan Kompetensi Guru dan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Mei di Bandar Lampung Tarkono, Tarkono; Sukmana, Irza; Anwar, Syaipudin; Risano, Yudi Eka A; Wardono, Herry; Saputra, Rizal Adi; Sugiyanto, Sugiyanto; Sugiri, Agus; Martinus, Martinus
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/x4vkv159

Abstract

Pengelasan merupakan salah satu teknologi penyambungan logam yang penting dalam aplikasinya di dunia industri manufaktur. Pengelasan maju merupakan teknik pengnyambungan logam tanpa proses pencairan logam induk atau sering dikenal dengan solid-state welding. Teknik pengelasan maju telah berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi material dan proses manufaktur logam industri. Meski demikian, pemahaman tentang pengelasan maju di kalangan guru dan siswa sekolah menengah keujuruan (SMK) di Bandar Lampung masih terbatas dan belum terdiseminasikan dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung dalam bidang pengelasan maju. melaksanakan diseminasi hasil-hasil penelitian dosen dan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung melalui pelatihan pengelasan maju. Kegiatan PKM ini difokuskan pada teknologi pengelasan tanpa pencairan (solid-state welding) dengan teknik friction stir welding (FSW) dan friction welding (FW) yang dapat diaplikasikan dengan mesin frais dan mesin bubut di Lab produksi. Kegiatan ini secara keseluruhan, mampu meningkatan pemahaman peserta sebesar 51%. Pelatihan ini juga diharapkan dapat menjadi model untuk peningkatan kompetensi guru dan siswa di SMK melalui diseminasi hasil penelitian dosen Unila yang dapat diterapkan di masing-masing sekolah SMK di Bandar Lampung
Peningkatan Kompetensi Siswa melalui Pelatihan Pengajaran yang Efektif dan Kunjungan Laboratorium Teknik Mesin Universitas Lampung Anwar, Syaipudin; Magnolia, An-Nisa; Saputra, Rizal Adi; Prayitno, Hadi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/q9psh624

Abstract

Pemahaman tentang ilmu teknik menjadi kebutuhan siswa untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi. Teknologi berkembang pesat pada perguruan tinggi melalui program riset dan inovasinya. Program pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui pelatihan pengajaran yang efektif serta kunjungan laboratorium di Teknik Mesin Universitas Lampung guna meningkatkan pengetahuan siswa tentang teknologi terbarukan yang sedang dikembangkan di perguruan tinggi. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman konseptual dan pengalaman praktis kepada siswa, khususnya dalam bidang teknik dan pembelajaran aplikatif. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi terkait strategi pembelajaran efektif, diskusi interaktif, serta praktik langsung melalui observasi dan demonstrasi alat di laboratorium. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap metode belajar yang efektif serta bertambahnya wawasan mengenai dunia teknik mesin dan penerapannya di industri yang ditunjukan pada hasil pretest dan posttest, nilai pretest didapatkan nilai mean 46,0 dan posttest 72,0 kemudian didapatkan nilai t-Test nya sebesar 3,14 dan p-value sebesar 0,012. Nilai p-value sebesar 0,012 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest dengan memiliki tingkat kepercayaan ~98,8%. Hal ini mengindikasikan bahwa perlakuan atau intervensi yang diberikan memiliki pengaruh nyata terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Kegiatan ini juga meningkatkan motivasi belajar dan minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di bidang teknik.