M. Afiqul Adib
Universitas Islam Lamongan

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Rahmah El Yunusiyah: Konsep Pendidikan Agama Islam dan Relevansinya di Abad-21 M. Afiqul Adib
AL-FIKRA Vol 21, No 2 (2022): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/af.v21i2.19407

Abstract

The purpose of this study is to elaborate Rahmah El-Yunusiyyah's thoughts on the concept of Islamic religious education with the times, so as to bring up concepts that are appropriate and relevant to the needs of the 21st century. This literature review uses theoretical philosophical analysis to achieve this goal. The data collection method uses documentation, both primary data and secondary data. While descriptive analysis is the method used for data analysis, the aim is to be able to describe the facts found systematically. and factual way. The data is then processed and analyzed objectively and systematically according to existing procedures. The results of this study found that the perspective of Rahmah El Yunusiyah's Islamic Religious Education is an effort to educate both men and women to always study Islamic religious material from childhood, to lifelong accompanied by professional teachers, role models, and in accordance with time in an effort to fix the problems faced. Then the relevance of Rahmah El Yunusiyyah's thoughts to the 21st century lies in the concept of scientific transformation that he initiated and connectedness with society. This is very important to face the current of globalization which requires a lot of skills, especially in terms of connectivity. Rahmah El Yunusiyah's thoughts on education deserve to be appreciated and explored further.TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian //  TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//
Gerakan Mengajar yang Membahagiakan melalui Safari Inspirasi di SDN Patuk 2 Gunungkidul M. Afiqul Adib
Kifah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Mafapress Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/kifah.v2i1.789

Abstract

Permasalahan pendidikan di Indonesia amat kompleks. Salah satunya adalah kurangnya literasi dan pembelajaran yang kurang membahagiakan. Untuk menghadapi permasalahan tersebut, perlu bantuan semua kalangan. Termasuk akademisi atau mahasiswa yang merupakan kaum intelektual. Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, jurusan PAI Angkatan 2015 berinisiasi membuat sebuah gerakan yang bertujuan memberikan dampak pada pendidikan. Kegiatan ini dinamai Safari Inspirasi, yakni gerakan sehari memberi inspirasi kepada anak setingkat sekolah dasar dan berfokus pada pembelajaran yang menyenangkan, pemberian motivasi, penguatan literasi dan pentingnya mempunyai cita-cita. Metode yang digunakan adalah PLA (Participatory Learning and Action). Kegiatan ini dilakukan di SDN Patuk 2, Gunungkidul. Gerakan ini hampir sama dengan Merdeka Belajar yang punya tujuan agar mahasiswa mendapat kesempatan untuk mengasah kemampuan interpersonal sekaligus mendapatkan pengalaman mengajar.
UPAYA MENDIALOGISKAN PENDEKATAN NORMATIF DAN HISTORIS DALAM STUDI ISLAM: Konsep Integrasi-interkoneksi Amin Abdullah M. Afiqul Adib
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2022): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v7i2.11665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian pendekatan Normatif dan Historis, serta hubungan antara keduanya dalam studi Islam. Kajian yang digunakan adalah library reseach. Kemudian digunakan analisis deskriptif untuk memberi gambaran utuh dan terstruktur. Selanjutnya dilakukan pengolahan data secara prosedural dan teliti guna mendapatkan hasil yang valid tentang pendekatan Normatif dan Historis dalam studi Islam, serta dialogisasinya antara pendekatan tersebut melalui konsep integrasi-interkoneksi. Hasil temuan menunjukkan bahwa paradigma integrasi-interkoneksi yang digagas Amin Abdullah adalah salah satu upaya mendialogkan Islam normatif dan Islam historis dalam kajian pemikian Islam agar ragam kajian keislaman dapat berkembang dan tidak terkungkung secara lebih komprehensif. Lebih lanjut, paradigma ini memandang bahwa antara ilmu-ilmu qauliyah/hadarah al-nass dengan ilmu-ilmu kauwniyah/hadarah al-‘ilm maupun dengan hadarah al-falsafah berintegrasi dan berinterkoneksi satu sama lain sehingga klaim kebenaran masing-masing dapat dipahami secara proporsional.
Metodologi Falsifikasi Karl R. Popper dan Implementasinya dalam Membangun Pemahaman Inklusif May Sarah; M. Afiqul Adib
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2023): Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v8i1.13473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasikan metodologi falsifikasi Karl Popper secara mendalam sehingga dapat dibuat sebuah konsep untuk diterapkan dalam membangun pemahaman inklusif. Metode penelitian menggunakan library research atau kepustakaan. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan filsafat yang digunakan untuk melakukan analisis isi melalui metode fenomenologi yang kemudian diambil sebuah kesimpulan dari berbagai pemikiran tersebut. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa gagasan Popper yang menyatakan bahwa capaian terbaik dari teori adalah kemungkinan mencapai keenaran, bukan kepastian benar, merupakan sebuah gagasan yang sangat menghindari apa yang disebut dengan klaim kebenaran suatu golongan. Hal ini jika diterapkan secara berkelanjutan akan dapat mengikis fenomena eksklusivitas golongan, serta dapat membangun pemahaman inkusif.
Menuju Pembelajaran Madrasah yang Lebih Efektif: Sebuah Solusi dan Pendekatan Baru M. Afiqul Adib
Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Vol. 1, No. 1 : Madrasah (Januari - Juni 2024)
Publisher : PT. Global Pustaka Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/mad.v1i1.1

Abstract

This research aims to explore solutions and new approaches towards more effective learning in madrasahs. A thorough literature review was conducted to analyze trends and key concepts in effective learning within the context of madrasah education. The literature analysis identified major challenges faced by madrasahs, including an excessive number of subjects, lack of development in critical, creative, and innovative thinking skills, as well as inadequate proficiency in information technology. Based on this analysis, the research proposes several solutions and new approaches. Evaluation of the proposed solutions is also conducted to assess the potential success of their implementation. The findings of this research are expected to provide significant contributions to the development of more effective learning in madrasahs.
Evaluasi dan Kritik terhadap Pelaksanaan Kurikulum Merdeka: Perspektif Guru, Siswa, dan Pengelola Pendidikan M. Afiqul Adib
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 3, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2025)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v3i1.146

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi dan mengkritisi pelaksanaan Kurikulum Merdeka dari perspektif guru, siswa, dan pengelola pendidikan. Meskipun Kurikulum Merdeka diharapkan dapat memberikan kebebasan dalam pembelajaran, implementasinya yang terlalu mendadak menyebabkan berbagai kendala. Guru-guru tidak siap, pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tidak maksimal, dan pembimbing P5 seringkali tidak memahami tugasnya, sehingga efektivitas pelaksanaannya masih rendah. Selain itu, kesalahpahaman terhadap konsep P5 telah menyebabkan beban ekonomi tambahan bagi siswa, yang bertentangan dengan tujuan inklusivitas kurikulum. Di sisi lain, beban administrasi yang berat juga menjadi tantangan bagi guru penggerak, menghambat untuk fokus pada pengembangan pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi yang mendalam dan perbaikan dalam implementasi Kurikulum Merdeka agar tujuan pendidikan yang lebih baik dapat tercapai.
Konsep Mubadalah dalam Fiqih untuk Penyandang Disabilitas: Studi Kritis tentang Fleksibilitas Hukum Islam M. Afiqul Adib
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 3, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2025)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v3i1.172

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep mubadalah dalam fiqh sebagai upaya menciptakan hukum Islam yang fleksibel dan inklusif bagi penyandang disabilitas. Masalah utama yang diangkat adalah keterbatasan interpretasi tradisional fiqh yang sering mengabaikan pengalaman dan kebutuhan penyandang disabilitas, sehingga menghambat aksesibilitas dan keadilan dalam praktik keagamaan. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi potensi penerapan mubadalah sebagai prinsip kesetaraan dan kemudahan dalam mengakomodasi kondisi difabel dalam ibadah dan kehidupan bermuamalah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research), dengan menganalisis literatur keagamaan, artikel jurnal, buku, dan dokumen terkait fleksibilitas hukum Islam serta keadilan sosial bagi penyandang disabilitas. Analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan teknik koding dan kategorisasi untuk menyoroti tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip mubadalah dapat memberikan keringanan dan penyesuaian hukum yang lebih relevan bagi difabel. Reinterpretasi teks-teks keagamaan melalui lensa inklusivitas tidak hanya meningkatkan aksesibilitas dalam ibadah, tetapi juga menghapus stigma dan diskriminasi, sehingga menciptakan lingkungan keagamaan yang lebih adil dan manusiawi.
DIALEKTIKA EPISTEMOLOGI NALAR ISLAM ABED AL-JABIRI DAN IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM MODERN Rohmadi Rohmadi; M. Afiqul Adib; M. Marjuki Duwila
Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/ilmuna.v7i2.2607

Abstract

This study aimsto explore the epistemological dialectic of Abed al-Jabiri's Islamic rationality andanalyze its implications in the context of modern Islamic education. Against the backdrop of the need for renewal in Islamic education that is capable of accommodatingthe changing times, this study focuses on Abed al-Jabiri's key conceptsand how his epistemology can shape relevant Islamic education. The research methodis qualitative, using a descriptive analytical approach.Data was collected through a literature study of Abed al-Jabiri's works that arerelevant to the epistemology of Islamic reasoning. Data analysis was carried out bydetailing and identifying the main concepts, as well as analyzing the implicationsof this epistemology in modern Islamic education. The findings of this researchare expected to provide deep insight into the thoughts of Abed al-Jabiri,while also opening up space for the development of Islamic education that is more adaptiveto the context of the times, namely combining Islamic values with the demands of themodern