Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI EKSTRAK DAUN MIMBA DAN WAKTU PEMBERIAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CIPLUKAN (Physalis angualata L.) Nurca’na Nurca’na; Iinnaninengseh Iinnaninengseh; Abd. Jamal
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 1, Agustus 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i1.2813

Abstract

Ciplukan adalah Salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat dan khasiatnya menurut beberapa penelitian, tanaman ini yang dianggap gulma atau pengganggu budidaya tanaman  yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai penurun gula darah atau antidiabetetes, efek dari antidiabetes buah ciplukan disebabkan karena didalam tumbuhan ini memiliki kandungan kimia flavonoid. Namun pada pembudidayaan tanaman Ciplukan itu sendiri cukup rentang, dikarenakan dimasa pembuahan tanaman ciplukan pada proses pemasakan secara sempurna membuat tanaman ini mudah terserang hama, bakteri dan pathogen lainnya. Salah satu tanaman yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan atau mengusir hama adalah dengan menunggunakan tanaman mimba (Azadirachtaindica A. Juss; Meliaceae). Penelitian ini dilaksanakan di Rea, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung dari Bulan April sampai bulan Juli 2020. Tujuan Penelitian untuk mengetahui efektifitas tingkat keberhasilan hasil produksi dan produktivitas tanaman  Ciplukan dengan pemberian ekstrak daun mimba. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan Pola Faktorial, terdiri dari 2 faktor yaitu Faktor pertama interval waktua plikasi yang terdiri dari 4 taraf yaitu: pada saat : umur 45 hari, umur 59 hari, umur 73 hari dan umur 87 hari. Faktor kedua pemberianekstrakdaunmimba yang terdiri dari 4 taraf yaitu : 0 ml/liter, 100 ml/liter, 200 ml/liter dan 300 ml/liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi kombinasi pemberian ekstrak daun mimba tidak memberikan pengaruh pada parameter pengamatan umur berbunga, daun yang rusak, buah yang rusak dan buah yang baik. Pemberian ekstrak daun mimba dengan di umur 87 hari memberikan pengaruh terbaik pada parameter pengamatan buah yang baik.
PENGARUH PEMBERIAN POC EKSTRAK DAUN LAMTORO DAN PUPUK KANDANG KUDA TERHADAP PERTUMUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L.) Nurlaeli Nurlaeli; Muh. Rifky Auliyah; Abd. Jamal
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 1, Agustus 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i1.2814

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting selain gandum dan padi. Sebagai sumber karbohidrat utama di Amerika Tengah dan Selatan, jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat. Penduduk beberapa daerah di Indonesia (misalnya di Madura dan Nusa Tenggara) juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok. Penelitian ini dilaksanakan di Rea Kontara, Kec Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat yang berlansung dari Bulan Oktober sampai bulan Desember 2020.Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat keberhasilan pengaruh pemberian POC ekstrak daun lamtoro dan pupuk kandang kuda terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagunng manis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan Pola Faktorial, terdiri dari 2 faktor yaitu faktor pertama dosis pemberian pupuk kandang yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 80 g/tanaman,160 g/tanaman, 240 g/tanaman. Faktor kedua pemberian POC ekstrak daun lamtoro yang terdiri dari 3 taraf yaitu :0 ml/tanaman, 100 ml/tanaman  dan 200 ml/tanaman. Hasil penelitian pada data yang uji dalam statistik menunjukkan bahwa interaksi pemberian POC ekstrak daun lamtoro dan pupuk kandang kuda tidak memberikan pengaruh pada semua parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang buah, berat tongkol dan jumlah biji. Pemberian POC ekstrak daun lamtoro dengan dosis 200 ml/tanaman dan dosis pupuk kandang kuda 160 g/tanaman memberikan pengaruh yang nyata atau terbaik pada parameter tinggi tanaman dan jumlah biji.
PkM, PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENGEMBALIKAN MASA KEJAYAAN KAKAO DI DESA PADANG TIMUR KABUPATEN POLEWALI MANDAR) Abd. Jamal; Mardjani Aliyah Abdul Namim; Satriani Satriani; Najmah Ali
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2025): Sipissangngi Volume 5, Nomor 3, September 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i3.6732

Abstract

Desa Padang Timur pernah merasakan masa kejayaan kakao pada tahun 1997, namun serangan hama penyakit di tahun 2000-an menyebabkan kakao tidak lagi menjadi primadona petani. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan kembali Desa Padang Timur sebagai sentra kakao di Polewali Mandar melalui penerapan teknologi tepat guna berbasis kearifan lokal. Kegiatan dilaksanakan dengan metode sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan evaluasi melibatkan 25 anggota Kelompok Tani "Tayang Pammase". Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan mitra dari 9,75% menjadi 85,75% dan kemampuan manajemen kelompok dari 12,65% menjadi 98,35%. Dampak nyata yang dicapai meliputi produksi pupuk organik 50-100 kg/bulan, penurunan serangan hama dari 25% menjadi 7%, dan peningkatan harga jual biji kakao fermentasi mencapai Rp. 90.000-120.000/kg dibandingkan non-fermentasi Rp. 45.000-50.000/kg. Program berhasil membangun kemandirian kelompok dalam menerapkan teknologi ramah lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang tersedia.
PENGRUH PUPUK UREA DAN PUPUK KOMPOS KULIT KOPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI SAYUR KANGKUNG DARAT (Ipomea Reptans Poir) Semuel Gandang; Abd. Jamal; Hasanuddin Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 3 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 3, November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i3.6378

Abstract

Abstract Semuel Gandang (2019204033) “Pengaruh Pupuk Kompos Kulit Kopi dan Pupuk Urea terhadap Pertumbuhan serta Hasil Sayur Kangkung Darat (Ipomea reptans poir)” Dibawah bimbingan Abd. Jamal dan H. Hasanuddin KandatongKangkung darat (Ipomea reptans poir) adalah salah satu tipe sayuran yang sangat digemari di Indonesia dan menarik perhatian berbagai kalangan, karena rasa yang nikmat. Tanaman kangkung masuk dalam klasifikasi sayuran semusim, memiliki siklus hidup yang singkat dan tidak memerlukan area yang luas untuk tumbuh, sehingga sangat mudah untuk ditanam di daerah perkotaan yang sering kali memiliki lahan yang terbatas. Faktor pertama adalah penerapan kompos kulit kopi dengan dosis: K1: Tanah+kompos kulit kopi 1:2, K2: Tanah+kompos kulit kopi 1:1, K3: Tanah+kompos kulit kopi 2:1. Faktor kedua adalah penggunaan pupuk urea dengan dosis yang berbeda: U0 = (Kontrol), U1= 2,5 gram/polybag, U2= 5,0 gram/polybag. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis statistik yang dilakukan, disimpulkan bahwa penggunaan pupuk kompos kulit kopi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tanaman kangkung, sementara pupuk urea memberikan efek yang sangat signifikan pada semua perlakuan yang diuji. Perlakuan dengan pupuk kompos kulit kopi pada dosis Tanah+kompos kulit kopi 2:1 dan pupuk urea 5,0 gram/polibag (K3U2) menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya.