Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh intensitas penggunaan smartphone terhadap kompetensi dasar Kecerdasan Buatan siswa sekolah dasar. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional eksploratif digunakan. Partisipan terdiri dari 99 siswa kelas dua dan lima dari SD Negeri Susukan 01 Ungaran, yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel total. Data intensitas penggunaan smartphone dikumpulkan melalui fitur Kesejahteraan Digital dan Waktu Layar, sedangkan kompetensi dasar AI siswa diukur menggunakan tes yang dikembangkan peneliti berdasarkan indikator kompetensi AI untuk siswa sekolah dasar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, korelasi Pearson, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang sangat lemah dan tidak signifikan antara intensitas penggunaan smartphone dan kompetensi dasar AI (r = -0,055; p = 0,585). Selanjutnya, analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa intensitas penggunaan smartphone tidak secara signifikan memengaruhi kompetensi dasar AI siswa (F = 0,300; p = 0,585), dengan kontribusi hanya 0,3% (R² = 0,003). Temuan ini menunjukkan bahwa durasi penggunaan smartphone bukanlah faktor utama yang memengaruhi kompetensi dasar Kecerdasan Buatan siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, kualitas pengalaman pembelajaran digital harus mendapat perhatian lebih besar daripada kuantitas penggunaan teknologi.