This Author published in this journals
All Journal Vegetalika
Endang - Yuniastuti
Sebelas Maret University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persilangan Backcross 2 (BC 2) Galur Harapan Padi Hitam/Jeliteng//Jeliteng Arifah - Husna; Nandariyah - Nandariyah; Endang - Yuniastuti; Amalia Tetrani Sakya
Vegetalika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.73833

Abstract

Beras hitam saat ini mulai populer sebagai pangan fungsional seiring dengan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Namun, beberapa kendala budidaya mempengaruhi minat petani dalam memproduksi beras hitam, seperti umur tanaman yang panjang, kerentanan terhadap WBC, dan produksi yang rendah. Persilangan dapat dilakukan untuk membentuk tanaman baru dengan sifat yang diinginkan. Metode silang balik digunakan untuk memperbaiki varietas yang sudah mempunyai karakter yang baik, tetapi kurang unggul pada beberapa karakter. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh hasil persilangan backcross 1 dengan tetua (Padi Hitam Jeliteng) sehingga dapat dihasilkan benih generasi backcross 2 untuk dilanjutkan pada backcross generasi berikutnya. Metode persilangan yang digunakan adalah persilangan balik antara 6 nomor (BC1GH8; BC1GH13; BC1GH44; BC1GH46; BC1GH51; BC1GH52) hasil persilangan BC1 antara galur-galur potensial galur padi hitam/Jeliteng//Jeliteng yang disilangkan lagi dengan salah satu tetua, yaitu varietas Jeliteng. Seluruh data hasil pengamatan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil pada variabel umur berbunga, masa pengisian bulir gabah, dan persentase keberhasilan persilangan. Persilangan backcross 2 menghasilkan keturunan F1 Backcross 2 yang bersifat fertil dan dapat digunakan sebagai tetua untuk persilangan backcross generasi berikutnya. Rata-rata persentase keberhasilan dari keseluruhan hasil set persilangan backcross 2 adalah 44,18%. Penelitian ini diharapkan memperoleh hasil persilangan backcross 1 dengan tetua (Padi Hitam Jeliteng) sehingga dapat dihasilkan benih generasi backcross 2 untuk dilanjutkan pada backcross generasi berikutnya.