Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kemampuan Kognitif Mahasiswa terhadap Soal Matematika Model TIMSS Muhammad David Safitra; Regita Dwi Jayanti; Shalshabilla Shafa; Ratu Ilma Indra Putri; Ruth Helen Simarmata; Zuli Nueraeni
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 10, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v10i1.40852

Abstract

Penelitian memiliki tujuan untuk melihat analisis kemampuan kognitif yang dimiliki mahasiswa melalui soal pengembangan model TIMSS matematika yang sudah valid serta reliabel. Metode yang dipakai pada peneliti adalah metode  deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Deskriptif kualitatif yaitu untuk mengetahui penilaian mahasiswa mengenai dimensi, konstruk, dan bahasa pada soal, kemudian deskriptif kuantitatif dikarenakan pada proses pengumpulan data, penafsiran data yang telah dikumpulkan serta tampilan hasil yang disajikan menggunakan angka diperoleh tiga soal berkarakteristik TIMSS yang akan diuji coba lapangan kepada Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Sriwijaya. Berdasarkan hasil penelitian, yang pertama kemampuan kognitif  mahasiswa pada indikator 1 dapat dikategorikan sangat rendah.  Kedua, kemampuan kognitif  mahasiswa pada indikator 2 dapat dikategorikan cukup dan yang terakhir kemampuan kognitif  mahasiswa pada indikator 3 dapat dikategorikan sangat tinggi. Dapat disimpulkan, bahwa Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Sriwijaya secara keseluruhan rata-rata memiliki kemampuan kognitif yang cukup baik.Research have the aim to see the analysis of cognitive abilities possessed by students through the problem of developing a mathematical TIMSS model that is valid and reliable. The method used in researchers is descriptive method with qualitative and quantitative approaches. Qualitative descriptive is to find out student assessments regarding dimensions, constructs, and language in the questions, then quantitative descriptive due to the data collection process, interpretation of the data that has been collected and the display of results presented using numbers.there are three questions with TIMSS characteristics that will be field tested to students. Sriwijaya University Mathematics Education. Based on the results of the study, first the cognitive abilities of students on indicator 1 can be categorized as very low. Second, the cognitive abilities of students in indicator 2 can be categorized as sufficient and finally the cognitive abilities of students in indicator 3 can be categorized as very high. It can be concluded, that the students of Sriwijaya University Mathematics Education as a whole have fairly good cognitive abilities.
Pendampingan Penyusunan Instrumen Evaluasi untuk Mengukur Computational Thinking Skill Peserta Didik Bagi Guru-Guru Matematika SMP Budi Mulyono; Hapizah Hapizah; Rodi Edi; Regita Dwi Jayanti; Ayu Lestari; Supratik Supratik; Echa Alda Melinia; Azzahra Indah Safitri; Amriyatu Thoyibah; Bellinda Ulviana; Dwi Pebri Yanti
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1248

Abstract

Instrumen evaluasi yang digunakan guru selama ini belum fokus pada computational thinking, hal ini disebabkan pemahaman guru terhadap computational thinking masih terbatas. Guru sebagai komponen tidak terlepas dari pembelajaran, perlu memiliki kemampuan yang baik terhadap computational thinking dan kemampuan menyusun instrumen evaluasi yang dapat mengukur computational thinking peserta didik. Sehingga diperlukan  adanya  penelitian yang memperlihatkan secara detail mengenai alat evaluasi keterampilan computational thinking di semua tingkat pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru-guru matematika tingkat SMP di Kabupaten PALI mengenai computational thinking dan pengembangan instrumen evaluasi berbasis computational thinking dalam pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Talang Ubi secara luring pada 6 Agustus 2024 dan dilanjutkan secara daring hingga September 2024 yang diikuti oleh 31 guru dari berbagai SMP di Kabupaten PALI. Kegiatan ini dilakukan dalam empat tahap yaitu tahap persiapan, implementasi, pendampingan dan follow up. Kegiatan pelaksanaan pelatihan berupa penyampaian teori dan praktek terkait topik dengan diawali pre test dan diakhiri dengan post test. Hasil pretest menunjukkan bahwa lebih dari 70% peserta memiliki skor di bawah 70, dengan rata-rata nilai sebesar 57,74. Hasil postest menunjukkan bahwa lebih dari 70% peserta menjawab dengan benar, kecuali pada soal mengenai fungsi evaluasi, hanya 44% peserta yang berhasil menjawab dengan benar. Secara keseluruhan, 55,5% peserta memperoleh skor di atas 70. Meskipun pemahaman peserta secara umum sudah baik, masih perlu peningkatan lebih lanjut, khususnya pada aspek abstraksi dan fungsi evaluasi. Respon peserta terhadap kegiatan ini sangat baik, dengan skor rata-rata kepuasan 91,75, diharapkan kegiatan dapat berlanjut di masa mendatang.