Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Study Kelayakan Usaha Ternak Sapi Dengan Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit Di PT. Citra Borneo Indah Kalimantan Tengah Permatasari, Risca
208-7721
Publisher : Jurnal Bisnis Teori & Implementasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 The purpose of the study entitled "Feasibility Study Cattle with Palm Oil Waste Utilization in PT. Citra Borneo Indah Central Kalimantan" is to analyze the financial feasibility of animal feed processing business with oil palm waste material and analyze the financial feasibility of the cattle business using the feed with oil palm waste material. This research was conducted in Sulung Ranch which is a subsidiary of PT.Citra Borneo Indah engaged in animal husbandry.Object of this study is the cost of investment, operating costs, production, and reception. Captured data is monthly from 2011 to 2013. Collecting data by observation, and interviews. The analytical method used is the analysis of the table, and a financial analysis of business which include NPV, IRR, BCR, and PP. The results of this research are animal feed processing business with the use of palm oil waste to develop. Cattle business with the use of palm oil waste worth to be developed.Keyword: Waste palm oil, cattle, feasibility study
IDENTIFIKASI PENERAPAN GOOD AGRICULTURE PRACTICE (GAP) DAN PERGESERAN PEKERJAAN PEREMPUAN PETANI PADA USAHATANI CABAI RAWIT Nurhayati, Novi; Permatasari, Risca; Trinilasari, Dwi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i3.1246

Abstract

Abstrak Tanaman cabai merupakan tanaman hortikultura, yang mempunyai peranan penting dalam ketahanan pangan keluarga, ekonomi serta memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Komoditas cabai mempunyai nilai ekonomis tinggi selalu diminati seluruh lapisan masyarakat dan mempunyai kontribusi pada perekonomian, akan tetapi hargai cabai sering mengalami fluktuasi, yang disebabkan oleh ketidakstabilan produksi. Dalam rangka menstabilkan produksi salah satunya adalah dengan teknik budidaya yang sesuai dengan Good agriculture Practice (GAP), merupakan teknis penerapan sistem sertifikasi proses produksi pertanian yang menggunakan teknologi maju ramah lingkungan dan berkelanjutan, sehingga produk panen aman dikonsumsi, kesejahteraan pekerja diperhatikan dan usahatani yang memberikan keuntungan ekonomi bagi petani. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi penerapan Good Agriculture Practice (GAP), mengetahui pergeseran tenaga kerja perempuan tani dan pendapatan petani cabai rawit. Alat analisis yang digunakan analisis deskriptif, rumus kontribusi dan analisis pendapatan. Hasil penelitian ini petani cabai rawit di Kecamatan Arut selatan belum melaksanakan semua indikator Good Agriculture Practice, adanya pergeseran penggunaan tenaga kerja wanita pada usahatani cabai rawit dan kontribusi tenaga kerja wanita tani sebesar 53,48 %. Pendapatan petani cabai rawit di Kecamatan Arut Selatan sebesar Rp. 499.532.955. Kata Kunci : Cabai Rawit; Good Agriculture Practice; Usahatani Abstract Chili plants are horticultural crops, which have an important role in family food security, the economy and providing welfare for society. The chili commodity which has high economic value is always in demand by all levels of society and contributes to the economy, however the price of chilies often fluctuates, which is caused by production instability. In order to stabilize production, one way is by cultivating techniques that comply with Good Agricultural Practice (GAP), which is the technical implementation of an agricultural production process certification system that uses advanced environmentally friendly and sustainable technology, so that harvest products are safe to consume, worker welfare is cared for and farming provides economic benefits for farmers. The aim of this research is to identify the implementation of Good Agriculture Practice (GAP), determine the shift in female farming labor and the income of cayenne pepper farmers. The analytical tools used are descriptive analysis, contribution formula and income analysis. The results of this research are that cayenne pepper farmers in South Arut District have not implemented all Good Agriculture Practice indicators, there is a shift in the use of female labor in cayenne pepper farming and the contribution of female agricultural labor is 53.48%. The income of cayenne pepper farmers in South Arut District is IDR. 499,532,955 Keywords : Cayenne pepper; Good Agriculture Practice; Farming
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI KEWIRAUSAHAAN MELALUI PELATIHAN PRODUK OLAHAN UBI KAYU Nurhayati, Novi; Permatasari, Risca; Selvia, Jerry
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agri Hatantiring Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal PKM Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmagri.v2i1.62

Abstract

Ubi kayu, mempunyai potensi yang cukup baik dalam diversifikasi pangan masyarakat yang sehat dan murah. Ubi kayu dapat dibuat berbagai macam produk olahan yang mempunyai nilai ekonomis, yang dapat meningkatkan nila tambah ubi kayu. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan masyarakat mempunyai tambahan ketrampilan dalam pengolahan ubi kayu menjadi bahan pangan yang siap di konsumsi dan dapat digunakan sebagai tambahan pendapatan, serta meningkatkan jiwa kewirausahaan masyarakat. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan tentang jiwa kewirausahaan dan pengolahan ubi kayu menjadi bahan pangan yang mempunyai nilai ekonomis. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi tahapan persiapan, tahapan pelatihan dan tahapan akhir. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat menyambut dengan terbuka dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, karena dengan adanya kegiatan ini ibu-ibu dasawisma mendapatkan pengetahuan mengenai kewirausahaan dan ketrampilan bagaimana mengolah bahan pangan berbahan dasar ubi kayu menjadi kue brownies. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan manfaat yang dirasakan oleh oleh ibu-ibu dasawisma adalah mereka merasa senang karena telah diberikan pelatihan bagaimana membuat olahan ubikayu menjadi bahan pangan yang mempunyai nilai ekonomis dan dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan keluarga mereka.
STRATEGI USAHA MADU KELULUT (Stingless Bees) DIMASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN KOTAWARINGIN LAMA Nurhayati, Novi; Permatasari, Risca; Dolam, Nurul
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v2i1.43

Abstract

Usaha budidaya lebah madu potensial dikembangkan di Kelurahan Kotawaringin Hilir Kecamatan Kotawaringin Lama, akan tetapi masyarakat masih kurang mengetahui manfaat dari usaha lebah madu karena tingkat keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki petani tentang budidaya lebah madu masih terbatas. Tujuan penelitian ini mengetahui faktor internal dan eksternal serta strategi pengembangan usaha madu kelulut. Analisis data yang digunakan analisis SWOT. Faktor internal pada usaha lebah madu kelulut meliputi lahan tempat budidaya lebah madu kelulut sangat mendukung karena kebutuhan pakan lebah madu kelulut tercukupi, usaha madu kelulut memiliki nilai ekonomis yang tinggi dengan harga Rp.400.000 per liter dan rantai pemasaran pendek. masih kurangnya ilmu pengetahuan tentang budidaya lebah madu kelulut, masih terbatasnya produksi madu kelulut dan sulitnya untuk mendapatkan bibit atau lebah madu kelulut. Faktor eksternal usaha madu kelulut adalah masih sedikitnya pesaing dalam usaha madu kelulut, kebutuhan pasar madu kelulut masih tinggi dan kepercayaan konsumen terhadap produk, perubahan kondisi iklim mengakibatkan lebah madu kelulut pindah, eksploitasi hutan menjadi lahan perkebunan dan gangguan hewan lain seperti semut, burung wallet. Strategi pengembangan usaha madu kelulut adalah memanfaatkan peluang guna menutupi kelemahan yang ada, yaitu dengan meningkatkan pelatihan-pelatihan guna menambah pengetahuan budidaya madu kelulut agar memaksimalkan produksi guna memenuhi kebutuhan pasar.