Thoat Setiawan
Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Advokasi Hukum Legalitas Tanah dan Bangunan di Sekolah Dasar Negeri 3 Wringinanom Situbondo Rico Handika; Mohammad Ikhwanuddin; Thoat Setiawan
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.13843

Abstract

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Wringinanom adalah lembaga pendidikan yang bertempat di Kecamatan Panarukan Situbondo Jawa Timur. Sejak didirikan pada Tahun 1967, sekolah ini tidak memiliki legalitas  tanah dan bangunan. Padahal legalitas merupakan sesuatu yang harus dimiliki sebagai bukti keabsahan dan berkekuatan hukum demi pengembangan sarana dan prasarana sekolah. Pendampingan advokasi legalitas ini diperlukan sebagai bagian dari pengabdian masyarakat untuk mengedukasi beberapa pihak, terutama pihak sekolah dan Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) XI Pabrik Gula Wringinanom, sebagai pihak yang memiliki hak atas tanah sekolah tersebut. Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada proses advokasi. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini adalah negoisasi dan lobbiying, dengan jenis non-litigasi, yang terdiri dari 4 tahapan, mulai dari kesadaran masalah, penyusunan dokumen, lobbiying-negoisasi, dan evaluasi. Tujuan dari pendampingan advokasi ini adalah titik temu yang bisa diharapkan antara kepentingan PTPN XI dan SDN 3 Wringinanom. Berdasarkan proses pendampingan ini, komunikasi antara pihak sekolah dan PTPN mulai terjalin setelah bertahun-tahun tidak ada diskusi. Selain itu, advokasi legalitas tanah ini semakin membuat para pihak di SDN 3 Wringinanom sadar hukum, khususnya terkait Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA), dan komitmen bersama untuk mewujudkan legalitas tanah dan bangunan demi perkembangan sarana dan prasarana sekolah yang lebih baik.
Integration of Child-Raising Values in Islam and The Philosophical Thought of Stoicists Zulkarnain Putra Laksmana; Thoat Setiawan; Isa Ansori; Mohammad Ikhwanuddin; Dian Berkah
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 6 : Al Qalam (November 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i6.5094

Abstract

This article examines the integration of Islamic parenting values with the principles of Stoic philosophy, particularly within the framework of developing strong, religious, and rational character in children. Islam, through the concept of hadhanah, emphasizes the importance of parents' role in caring for and educating children by balancing physical, emotional, spiritual, social, and intellectual aspects. On the other hand, Stoicism emphasizes the principles of self-control, wisdom, courage, and justice as moral foundations for facing life. This research uses a qualitative approach based on literature, reviewing various Islamic and Stoic philosophical literature, and analyzing relevant verses from the Quran. The results show that these two value systems have strong convergence in aspects of character education, instilling virtue, and developing emotional resilience in children. Islam emphasizes the importance of role models, advice, habituation, and supervision in educating children, while Stoicism strengthens the mental aspect through emotional control and a focus on controllable matters. The integration of the two offers a parenting approach that is relevant to the challenges of the times, both in the ever-changing digital and social contexts.