Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

EDUKASI PERAWATAN JENAZAH DAN PERBAIKAN FASILITAS PEMAKAMAN Edi Hartono; Burhan Barid; Willis Diana; Sumadi Sumadi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.638 KB) | DOI: 10.18196/ppm.32.198

Abstract

Pengetahuan tentang perawatan jenazah sesuai sunnah masih kurang dipahami oleh sebagian masyarakat. Masyarakat di desa biasanya lebih menggantungkan prosesi perawatan jenazah kepada seorang modin. Kendala sering terjadi bila modin tidak berada ditempat saat ada orang meninggal sehingga perawatan jenazah agak tertunda. Kebiasaan di masyarakat dalam prosesi pemakaman juga masih dipengaruhi oleh adat yang kurang selaras dengan ajaran agama. Bangunan makam di area dengan elevasi yang lebih tinggi biasanya memerlukan bangunan penahan tanah untuk mencegah longsor. Fasilitas pendukung pemakaman, seperti keranda dan tempat memandikan jenazah, terkadang tidak layak. Latar belakang tersebut yang mendasari dilaksanakannya program pengabdian masyarakat di Kampung Kadirojo, Desa Jamus Kauman, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada warga masyarakat tentang perawatan jenazah sesuai sunah, membantu desain keranda jenazah, serta merencanakan & menstimulasi pembangunan dinding penahan tanah area pemakaman. Metode penyampaian dalam edukasi perawatan jenazah dilakukan dengan paparan dan tanya jawab tentang materi cara memandikan, cara mengkafani, dan cara menguburkan jenazah. Perancangan / desain keranda jenazah & dinding penahan tanah dilakukan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan kajian pembimbingan jenazah telah dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2020. Warga sangat antusias dengan kegiatan dan berharap kegiatan pengabdian dapat secara kontinyu dilaksanakan. Hasil desain keranda jenazah telah disampaikan ke ketua rukun kampung. Stimulasi dana dari LP3M UMY berhasil menggugah pendanaan swadaya masyarakat dalam pembangunan dinding penahan tanah. Proses pembangunan tertunda karena pandemi virus Covid-19.
Livelihoods Assets Measurement as the Development of Tourism Village with Participatory Rural Appraisal (PRA) Diah Setyawati Dewanti; Willis Diana
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.51.990

Abstract

Pengembangan desa wisata menjadi salah satu potensi peningkatan pendapatan desa dan juga masyarakat. Akan tetapi, kesiapan penilaian perlu dilakukan dalam pengembangan potensi yang dimiliki. Studi ini memiliki tujuan untuk mengukur beberapa aset livelihoods pada pengembangan desa wisata di Desa Kalisemo. Metode yang digunakan adalah participatory rural appraisal (PRA) di mana pendekatan ini dilakukan dengan partisipasi dari masyarakat dalam mengukur dan mengembangkan desa wisata. Penelitian ini adalah inisiasi pengembangan desa wisata. PRA dilakukan dengan pendekatan observasi, partisipasi kegiatan pengembangan desa wisata, dan wawancara. Observasi dilakukan selama dua bulan dan di dalam observasi, peneliti mengembangkan acara inisiasi bersama untuk memperkenalkan desa wisata kepada masyarakat umum di sekitar wilayah Purworejo, Jawa Tengah. Wawancara dilakukan kepada masyarakat luar Desa Kalisemo dalam pelaksanaan kegiatan yang dinamakan Gowes Tebing Kalisemo dengan memperkenalkan potensi desa wisata Desa Kalisemo yang dilakukan ke-13 responden yang berasal dari Banyuasin, Karangrejo, dan Beru Tengah. Partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Desa Wisata Kalisemo menjadi potensi pengembangan cukup tinggi. Akan tetapi, ketidaksiapan infrastruktur dan atraksi wisata dinilai kurang. Aset alam menjadi dominasi atraksi yang diberikan oleh Desa Kalisemo. Pengembangan atraksi wisata yaitu flying fox menjadi rencana bagi pimpinan Desa Kalisemo
Pelatihan MS-PowerPoint Untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SMP Muhammadiyah Ngluwar Edi Hartono; Willis Diana; Syaikul Khabir Muhyidin
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.52.1034

Abstract

Kondisi sekolah menengah swasta yang memprihatinkan terjadi dibanyak daerah di Indonesia, salah satu contohnya adalah di SMP Muhammadiyah Ngluwar di Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah. Hal ini terlihat dari jumlah siswa yang terus menurun dari tahun ke tahun. Bahkan ditahun 2022 jumlah siswa baru hanya sebanyak 15 orang. Sebenarnya dari sisi prasarana gedung cukup memadai, namun sarana pembelajaran masih jauh tertinggal. Pembelajaran diberikan oleh guru di depan kelas dengan alat bantu hanya papan tulis. Metode pembelajaran yang tentu kurang menarik lagi dimasa sekarang. Hal tersebut kemungkinan menjadi salahsatu penyebab sekolah ini kurang bisa berkembang. Kondisi pandemi Covid-19 juga menjadi pukulan tersendiri bagi sekolah-sekolah yang tidak siap dari sisi sarana dan sumber daya manusia. Peningkatan mutu pembelajaran menjadi hal yang mutlak dilakukan di sekolah ini untuk bisa pelan-pelan mengangkat citra sekolah agar mampu bersaing dengan sekolah lain. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan sarana pembelajaran berupa hibah LCD proyektor dan speaker portatable. Peningkatan kualitas guru pengajar juga dilakukan agar memberikan pengajaran dengan metode yang lebih menarik. Pelatihan optimalisasi aplikasi MS-PowerPoint telah dilakukan kepada guru pengajar di SMP Muhammadiyah Ngluwar yang berjumlah 11 orang pada tanggal 25 Maret 2022. Hasil kuisioner menunjukkan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam penggunaan aplikasi
Peningkatan Visibilitas Potensi Wisata dan Ekonomi Desa Kalisemo, Loano, Purworejo dengan Pemanfaatan Teknologi Informasi Willis Diana; Diah Setyawati Dewanti; Ardian Dimas Prayoga; Salma Azizah; Erwin Santosa
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1129

Abstract

Ketersediaannya infrastruktur pada suatu wilayah memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung aktivitas dan pertumbuhan ekonomi pada wilayah tersebut. Salah satu indikator yang menunjang perkembangan suatu wilayah adalah infrastruktur/prasarana jalan. Prasarana jalan terdiri dari bangunan pelengkap dan perlengkapannya untuk kelancaran, ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan. Potensi wisata alam dan potensi ekonomi yang besar di Desa Kalisemo perlu diekspos dan dikembangkan. Tim pengabdian masyarakat melakukan pemasangan 46 titik rambu jalan Desa Kalisemo. Titik petunjuk jalan ini terdiri dari nama-nama tempat perangkat Desa Kalisemo dan pemasangan titik lokasi potensi Desa Kalisemo di google maps. Pemasangan rambu jalan dan titik di google maps dapat memudahkan akses masyarakat dari luar Desa Kalisemo, dikarenakan Desa Kalisemo diproyeksikan menjadi desa wisata dengan menyuguhkan berbagai macam potensi desa. Masyarakat diharapkan dapat mengenal potensi Kalisemo melalui internet dan wisatawan diharapkan dapat mengetahui arah jalan di Desa Kalisemo yang mempunyai UMKM asli dari Desa Kalisemo. Beberapa potensi ekonomi seperti sentra kerajinan besek, sentra kerajinan pandai besi telah dibuatkan akun dalam google bisnis, sehingga memudahkan para konsumen untuk mencari lokasi bisnis tersebut dan lebih terekspos dalan google maps. Masyarakat sekitar sangat terbantu dan antusias mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat dan berharap ada kelanjutan kegiatan serupa
Inisiasi Sekolah Siaga Bencana Pada SD Muhammadiyah Ngluwar Willis Diana; Edi Hartono; Muhammad Afzalurrahman; Virgina Dwiyas Alfaini
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1131

Abstract

Sekolah siaga bencana tidak hanya terpaku pada unsur kesiapsiagaan, melainkan juga meliputi upaya-upaya mengembangkan pengetahuan secara inovatif untuk mencapai pembudayaan keselamatan, keamanan, dan ketahanan bagi seluruh warga sekolah terhadap bencana. Agar siswa dapat memahami bencana secara baik dan utuh, pendidikan kebencanaan di sekolah harus diintegrasikan ke dalam beberapa mata pelajaran. SD Muhammadiyah Ngluwar merupakan sekolah dasar yang terletak di daerah Cabeyan Bligo Ngluwar Kab. Magelang, dengan jumlah siswa 378 (siswa laki-laki 209 dan siswa perempuan 169) dan jumlah rombongan belajar 17 rombangan belajar. Sebagai lembaga pendidikan, SD Muhammadiyah Ngluwar bertanggung jawab menyelenggarakan pendidikan agar siswa dapat mengembangkan potensinya dan membangun budaya, termasuk budaya siaga bencana. Menurut Peta Risiko Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Cabeyan Bligo Ngluwar sangat rentan terhadap risiko angin ribut, banjir lahar dingin Merapi, dan gempa bumi. Pengetahuan para tenaga pendidik terhadap penanggulangan bencana tentang sikap/tindakan, kebijakan sekolah, perencanaan kesiapsiagaan, dan mobilisasi sumber daya masih perlu ditingkatkan. Masalah mitra ini dapat diatasi melalui pendampingan dan pelatihan di sekolah siaga bencana atau satuan pendidikan bencana. Tim pelaksana dan pakar terkait memberikan dukungan dan pelatihan. Pada pengabdian masyarakat tahap awal ini akan dilakukan pelatihan kesiapsiagaan terhadap siswa kelas V, dan mendeskripsikan kemampuan awal dari warga sekolah terhadap kesiapsiagaan terhadap bencana dengan melakukan survei. Hasil survei menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa dan guru terhadap potensi bencana pada tingkat tinggi, panduan dan kebijakan sekolah pada tingkat rendanh, dan rencana tanggap darurat dan pengerahan sumberdaya pada tingkat sedang. Program berkelanjutan untuk mempersiapan sekolah Siaga bencana perlu dilanjutkan ditahun tahun ke depan. Pada tahun mendatang akan dipersiapkan ketersediaan dokumen kebijakan sekolah dan atribut kesiapan sekolah, termasuk informasi bencana dan mitigasinya, jalur evakuasi, dan titik kumpul