Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Semesta Teknika

Optimasi Kadar Aspal pada Stabilisasi Tanah Pasir Menggunakan Aspal dengan Uji CBR Ika Ernawati, Willis Diana , Afriza Marianti ,
Jurnal Semesta Teknika Vol 14, No 2 (2011): NOVEMBER 2011
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the optimum bitumen content for sandy soil stabilization (sandy soil obtained from Glagah beach, Kulon Progo). Variation in bitumen content being used was 0% to 5% by weight of dry soil. Against, a mixture of bitumen and sandy soil proctor compaction tests was performed to obtain optimum moisture content (OMC) mixture which then was tested its California Bearing Ratio (CBR). The addition of bitumen content in soil stabilization with bitumen causing a continuing lack of OMC (Optimum Moisture Content) and increased MDD (Maximum Dry Density) on the compaction process. The maximum CBR value, 20%,  was obtained at 2% bitumen content. . There was an increase of 150% CBR value when compared with the original soil without stabilization. CBR tends to decrease with further increase of the bitumen content  up to 5% which may due to the mixture being more plastic.
Perbandingan Analisis Lendutan Pelat dengan Menggunakan Metode Beam on Elastic Foundation (BoEF) dan Finite Element Method (FEM) Diana, Willis
Jurnal Semesta Teknika Vol 14, No 1 (2011): MEI 2011
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to compare deflection plates are supported by soil by using the method of Beam on Elastic Foundation (BoEF) and Finite Element Method (FEM). To validated the  methods, used data from laboratory testing of the loading plate models. For the calculation of deflection plates on elastic (soil) foundation, the accuracy of determining the modulus of subgrade reaction will greatly affect the calculation of deflection plate. Deflection calculation used Finite Element Method and BoEF method gave deflections, where close enough to those of experimental result. Both methods can be used to estimate the plate deflection.
Perancangan Fondasi Pada Tanah Timbunan Sampah (Studi Kasus Di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Piyungan, Yogyakarta) Widianti, Anita; Wahyudi, Dedi; Diana, Willis
Semesta Teknika Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005
Publisher : Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) merupakan kebutuhan setiap daerah guna mengatasi masalah sampah. Apakah lahan yang sangat luas tersebut  nantinya dapat dimanfaatkan kembali ? Berdasarkan pertanyaan itulah penelitian ini dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang fondasi berdasarkan daya dukung tanah yang mampu menahan beban dan penurunan yang tidak berlebihan dari hasil uji sondir di lapangan.Penelitian dilakukan di zona pertama dari TPAS Piyungan, Yogykarta  yang merupakan zona di mana proses penimbunan dan pemadatannya telah selesai.  Hasil uji sondir pada dua titik digunakan sebagai dasar untuk merancang fondasi dari struktur bangunan dua lantai, dengan mengacu pada Standar Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung, SK SNI-T-15-1991-03.Dari hasil analisis menunjukkan bahwa fondasi telapak dapat digunakan dengan kedalaman 1,6 m. Fondasi tersebut  dirancang berukuran 100 cm x 100 cm dengan ketebalan 25 cm, jumlah tulangan sebanyak 8 buah dengan diameter 10 mm dan spasi tulangan 12 cm. 
Optimasi Kadar Aspal pada Stabilisasi Tanah Pasir Menggunakan Aspal dengan Uji CBR Ika Ernawati, Willis Diana , Afriza Marianti ,
Semesta Teknika Vol 14, No 2 (2011): NOVEMBER 2011
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v14i2.541

Abstract

This research aims to determine the optimum bitumen content for sandy soil stabilization (sandy soil obtained from Glagah beach, Kulon Progo). Variation in bitumen content being used was 0% to 5% by weight of dry soil. Against, a mixture of bitumen and sandy soil proctor compaction tests was performed to obtain optimum moisture content (OMC) mixture which then was tested its California Bearing Ratio (CBR). The addition of bitumen content in soil stabilization with bitumen causing a continuing lack of OMC (Optimum Moisture Content) and increased MDD (Maximum Dry Density) on the compaction process. The maximum CBR value, 20%,  was obtained at 2% bitumen content. . There was an increase of 150% CBR value when compared with the original soil without stabilization. CBR tends to decrease with further increase of the bitumen content  up to 5% which may due to the mixture being more plastic.
Perbandingan Analisis Lendutan Pelat dengan Menggunakan Metode Beam on Elastic Foundation (BoEF) dan Finite Element Method (FEM) Willis Diana
Semesta Teknika Vol 14, No 1 (2011): MEI 2011
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v14i1.590

Abstract

The aim of this study was to compare deflection plates are supported by soil by using the method of Beam on Elastic Foundation (BoEF) and Finite Element Method (FEM). To validated the  methods, used data from laboratory testing of the loading plate models. For the calculation of deflection plates on elastic (soil) foundation, the accuracy of determining the modulus of subgrade reaction will greatly affect the calculation of deflection plate. Deflection calculation used Finite Element Method and BoEF method gave deflections, where close enough to those of experimental result. Both methods can be used to estimate the plate deflection.
Perancangan Fondasi Pada Tanah Timbunan Sampah (Studi Kasus Di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Piyungan, Yogyakarta) Anita Widianti; Dedi Wahyudi; Willis Diana
Semesta Teknika Vol 8, No 1 (2005): MEI 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v8i1.908

Abstract

Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) merupakan kebutuhan setiap daerah guna mengatasi masalah sampah. Apakah lahan yang sangat luas tersebut  nantinya dapat dimanfaatkan kembali ? Berdasarkan pertanyaan itulah penelitian ini dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang fondasi berdasarkan daya dukung tanah yang mampu menahan beban dan penurunan yang tidak berlebihan dari hasil uji sondir di lapangan.Penelitian dilakukan di zona pertama dari TPAS Piyungan, Yogykarta  yang merupakan zona di mana proses penimbunan dan pemadatannya telah selesai.  Hasil uji sondir pada dua titik digunakan sebagai dasar untuk merancang fondasi dari struktur bangunan dua lantai, dengan mengacu pada Standar Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung, SK SNI-T-15-1991-03.Dari hasil analisis menunjukkan bahwa fondasi telapak dapat digunakan dengan kedalaman 1,6 m. Fondasi tersebut  dirancang berukuran 100 cm x 100 cm dengan ketebalan 25 cm, jumlah tulangan sebanyak 8 buah dengan diameter 10 mm dan spasi tulangan 12 cm.