Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Bil Hikmah

Komunikasi Dakwah Teknik Otoritatif Rasional Ustaz Nuruddin dalam Presentasi, Diskusi, dan Debat Akidah Islam Hendriyono; Kristianto, Aris
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v3i2.75

Abstract

Islam adalah agama rasional sehingga komunikasi dakwahnya harus rasional, salah satunya lewat argumentasi dengan teknik otoritatif. Masalahnya teknik ototoritatif yang menyatakan sesuatu benar karena otoritas yang menyatakan, bertentangan dengan sifat Islam, fitrah mad’u, dan argumentasi yang rasional. Dampaknya melumpuhkan rasional mad’u dan sulit diterima di masyarakat Modern. Sebab itu, dibutuhkan komunikasi dakwah teknik otoritatif rasional yang mampu ditunjukkan Ustaz Nuruddin ketika presentasi, diskusi, dan debat tentang kesahihan akidah Islam. Sehingga, dibutuhkan kajian komunikasi dakwah teknik otoritatif rasional Ustaz Nuruddin, dengan tujuan mendeskripsikan komunikasi dakwah teknik otoritatif rasional lewat pendekatan kualitatif deskriptif, metode studi dokumen dengan teori komunikasi dakwah dan otoritatif rasional. Hasil temuan menunjukkan bentuk otoritatif yang digunakan Ustaz Nuruddin adalah perpaduan kualitatif dan kuantitatif spesifik orang ahli yang memiliki kredibilitas sesuai bidang tema, yang disampaikan lewat nama, gelar, kualifikasi profesional, dan karya tulis. Pernyataan orang ahli dikutip secara langsung, dibantu media visual, lewat penyampaian eksposisi dan deskripsi. Kebenaran argumentasi orang ahli disampaikan lewat konsistensi orang ahli lain dan pembuktian secara fakta maupun logika.
Teknik Bantahan Billati Hiya Akhsan dalam Komunikasi Dakwah: Studi Kasus Bantahan Nabi Ibrahim Hendriyono
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v2i2.41

Abstract

Mad’u dalam menerima komunikasi dakwah ada yang mudah dan ada yang melakukan penyangkalan. Terhadap mad’u yang menyangkal, Allah dalam QS. An Nahl: 125 menunjukkan metode membantah billatî hiya akḫsan, sehingga ma’du atau orang yang mengikuti mad’u atau khalayak luas yang melihat dapat menerima penyampaian pesan dakwah, minimal mad’u tersebut tidak mampu menyangkal kembali sehingga tidak menghambat aktifitas dakwah. Sedangkan terkait teknik bantahan billatî hiya akḫsan Allah menunjukkan bantahan Nabi Ibrahim a.s kepada ayah, kaumnya, dan Raja Namrud. Sebab itu dibutuhkan analisis terhadap bantahan Nabi Ibrahim a.s berupa bentuk, jenis teknik, dan operasionalnya. Tujuannya mendapatkan teknik bantahan billatî hiya akḫsan baik bentuk, jenis teknik, dan operasionalnya sebagai landasan komunikasi dakwah yang menghadapi penyangkalan dari mad’u. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi dokumen, dan menggunakan teori bantahan sebagai pijakan analisis. Hasil temuan menunjukkan Nabi Ibrahim a.s. menggunakan bentuk bantahan substantive dan offensive, dengan teknik tes bukti secara riil dan tes bantahan khusus yaitu teknik dilema dan membalik meja secara total. Nabi Ibrahim a.s. dalam menggunakan teknik bantahan billatî hiya akḫsan mengikuti status, pemahaman, dan keadaan masing-masing mad’unya baik ayah, kaumnya dan Raja Namrud.
Interpretasi Pesan Dakwah Film American Eid Perspektif Hermeneutik Schleiermacher Azzahro , Siti Fatimah; Hendriyono
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v4i1.125

Abstract

Film menjadi media dakwah audiovisual yang dapat digunakan untuk mengantarkan pesan dakwah kepada komunikan. Film memiliki komponen dari segi naratif dan sinematik beserta jangkauan yang luas membuat penonton sebagai mad’u memiliki multi-interpretasi terhadap pesan dakwah film. Salah satunya film pendek berjudul American Eid karya Aqsa Altaf di platform Disney+ Hotstar. Film yang mengisahkan tentang keluarga imigran Pakistan yang berpindah ke Amerika, sehingga mengharuskan kedua anaknya yakni Ameena dan Zainab beradaptasi di sekolah yang baru karena tidak ada libur Idul Fitri. Pendekatan hermeneutik Schleiermacher digunakan untuk menemukan makna sesungguhnya yang berusaha disampaikan oleh Aqsa Altaf sebagai subjek pembuat filmnya yang menjadi pijakan dalam menguraikan pesan dakwah dalam film American Eid. Tujuan penelitian untuk analisis interpretasi makna berupa pesan dakwah dari film berjudul American Eid dengan menggunakan metode penelitian deskriptif untuk mendeskripsikan pesan dakwah dalam film American Eid. Hasil penelitian menunjukkan pesan akhlak seorang muslim dalam menghadapi kondisi ketidakadilan dan hidup sebagai minoritas, dengan menunjukkan pada masyarakat luas identitas seorang muslim yang membawa ajaran kebenaran dengan ketangguhan, cara yang etis, dan ketajaman berpikir dalam menghadapi situasi.