Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS DISAIN OPTIMUM PENYERAPAN ENERGI MATERIAL TWISTLOCK PADA HARBOUR MOBILE GANTRY CRANE TIPE EH 12 Rahmanto, Hengki
JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN Vol 1, No 2 (2013): JITM (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin)
Publisher : JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.205 KB)

Abstract

1.Pendahuluan1.1.Latar BelakangFasilitas penunjang dan segi teknik yang sangat berpengaruh dalam kegiatan bongkar muat adalah alatpemindah peti kemas dan juga pengangkut peti kemas lainya. Alat pengangkut petikemas sangat bervariasiantara lain Gantry, Harbour Mobile Crane, Reach Stacker dan sebagainya. Dan semua alat tersebut terdapatSpreader sebagai bagian alat pengangkut peti kemas yang tidak dapat di pisahkan. Fungsi Spreader adalahmengambil dan mengunci peti kemas agar peti kemas dapat diangkat dengan Gantry, Harbour Mobile Cranedapat mengangkat peti kemas dengan ukuran balk 20—40, hal itu dapat terjadi karena Spreder memilikiTelescopic dimana sistem ini merupakan gelagar atau balok besi yang dapat keluar dan rangka utama Spreadersehingga membuat Spreader berdiri pada 20—40 tergantung kebutuhan operasi. Spreader memiliki 4 buahTwistlock pada tiap ujungnya dan Tlescopic, Twistlock inilah yang berfungsi sebagai alat pengunci Spreader.Ketika Twistlock masuk pada lubang palka maka Twistlock akan berputar 90o akibat dari kerja Cilinderears.Perputaran Twistlock inilah yang mengakibatkan petikemas terkunci, sehingga petikemas dapat di angkatdengan alat pengangkat petikemas. Karena kerja Twistlock yang harus mengangkat peti kemas dengan bebanyang sangat berat, juga benturan yang di alami Twistlock ketika akan meletakan petikemas, membuat Twistlockseringkali mengalami perubahan bentuk.
MODIFIKASI KOPLING JENIS PLAT BANYAK DENGAN PEMBERIAN LUBANG – LUBANG PADA PLAT BAJA UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KERJA KOPLING Rahmanto, Hengki
JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN Vol 2, No 1 (2014): JITM (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin)
Publisher : JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.205 KB)

Abstract

Kopling pelat adalah suatu kopling yang menggunakan satu pelat atau lebih yang dipasang diantara keduaporos serta membuat kontak dengan poros tersebut sehingga terjadi tekanan melalui gesekan antarasesamanya. konstruksi kopling ini cukup sederhana dan dapat dihubungkan dalam keadaan berputar, karena itukopling ini sangat banyak dipakai. Laju keausan plat gesek sangat tergantung pada macam bahan geseknya,tekanan kontak, kecepatan keliling, temperatur. Berdasarkan putaran, umur pakai plat gesek pada koplingotomatis sentrifugal lebih lama jika dibandingkan dengan kopling plat, namun dilapangan biaya perawatankopling otomatis sentrifugal lebih mahal dari kopling plat. Pemakaian kopling plat pada jalan yang macet akanlebih efektif jika dibandingkan dengan kopling otomatis sentrifugal, karena sepeda motor yang memakaikopling plat memiliki kecepatan awal yang lebih baik.Namun setelah plat baja dimodifikasi dengan carapemberian beberapa lubang, tekanan plat gesek bertambah dari tekanan plat gesek yang standar. Dari hasilperhitungan diperoleh tekanan plat gesek standart sebesar 70 N/mm2 dan hasil tekanan plat gesek yang sudahdimodifikasi sebesar 71,255 N/mm2. Daya gesek dengan mengasumsikan kopling rata-rata 60 kali tiap jammenghasilkan 0,147 HP, kerja gesek plat baja terhadap kopling menghasilkan 64,715 joule. Torsi maksimumdari plat baja yang sudah dimodifikasi ternyata lebih besar dari pada torsi maksimum spesifikasinya.Kata Kunci: kopling, motor satria fu 150cc,modifikasi