Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PERAN SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PERTUMBUHAN PEREKONOMIAN WILAYAH Erina Yuliana Dewi; Eppy Yuliani; Boby Rahman
Jurnal Kajian Ruang Vol 2, No 2 (2022): September, 2022
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jkr.v2i2.20961

Abstract

Pertumbuhan ekonomi suatu wilayah bergantung kepada permintaan dari luar wilayah terhadap produk-produk dari dalam wilayah itu sendiri, sehingga sektor/komoditi yang memiliki keunggulan komparatif dapat mendorong pertumbuhan ekonomi bagi wilayah terkait. Guna menunjang pembangunan suatu wilayah, maka diperlukan identifikasi komoditas-komoditas unggulan pertanian sebagai arahan prioritasi pengembangan yang menjadi dasar perumusan strategi pembangunan wilayah. Tujuan dari kajian ini yaitu guna mengetahui peran sektor pertanian dalam pertumbuhan perekonomian wilayah. Kajian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan literatur studi guna memberi penjelasan mengenai peran sektor pertanian terhadap perekonomian wilayah. Keberadaan sektor pertanian dalam pembangunan perekonomian masih dianggap sebagai sektor pasif dan sekadar menjadi elemen penunjang sebagai input bagi sektor lain terutama sektor industri serta perdagangan dan jasa. Akan tetapi, hal tersebut juga dapat menjadi peluang serta tantangan bagi sektor pertanian untuk berkembang pesat dan meningkatkan daya saingnya. Meskipun sektor pertanian pada suatu wilayah bukan merupakan sektor unggulan, bukan berarti sektor pertanian dapat dikesampingkan karena perannya yang penting dalam proses pertumbuhan ekonomi dan erat kaitannya dengan ketahanan pangan, serapan tenaga kerja, sumber bahan baku industri, dan sumber pendapatan masyarakat yang kemudian berdampak pada pertumbuhan perekonomian suatu wilayah.
Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat Agnesia Berlina Oktaviani; Eppy Yuliani
Jurnal Kajian Ruang Vol 3, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jkr.v3i1.22574

Abstract

Tourism is an activity that has a significant influence or change in both positive and negative terms on the environment. Along with the development of the era, the entire tourism sector experienced a development as a form of effort in the development process. However, in general, development activities in the tourism sector can provide good prospects for community economic growth because tourism will create jobs and increase the income of the surrounding community. This study aims to determine how the influence of the development of the tourism sector on the economic situation of the community in several regions spread across Indonesia. This study uses a qualitative method, namely by analyzing several studies on the influence of tourism development on the economic condition of the community which is contained in various journals and scientific works. The focus of writing this article is the impact or changes in the economic conditions of the community from tourism development from previous economic conditions. This research will study the impact of tourism development on the community in 3 tourist sites in Indonesia. The results of this research will show that the development of the tourism sector will have a major impact on society, especially on the economy.Keywords: Tourism, Development, Economy
PEMETAAN PEMANFAATAN RUANG DESA WISATA LEREP KECAMATAN UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG Mila Karmilah; Eppy Yuliani; Hasti Widyasamratri
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 3: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Lerep Kecamatan Ungaran Barat , Kabupaten Semarang salah satu wilayah potensial berkembangnya sektor pariwisata dalam bentuk Desa wisata Lerep. Atraksi wisata di desa tersebut cukup beragam, seperti panorama alam, embung, dan budaya kearifan lokal cukup menarik wisatawan domestik dari wilayah sekitarnya, karena murah. Adanya atraksi tersebut menggerakkan masyarakat untuk beraktivitas untuk melakukan usaha seprti hal usaha kuliner, pengolahan pangan, jamu dan sebagainya. Event promosi Desa Wisata diwujudkan dalam pasar rakyat, setiap akhir pekan. Beraneka produk olahan pangan, dan kerajinan masyarakat setempat dijajakan. Dengan adanya aktivitas tersebut, berdampak pada pemanfaatan ruang di Desa Lerep. Permasalahannya kurangnya pengendalian penggunaan lahan untuk berktivitas masyarakat. Kelemahan pemerintah Desa belum memiliki peta tata ruang potensi desa yang digunakan sebagai arahan aktivitas pada masyarakat. Peta tata ruang potensi desa Wisata merupakan kelengkapan sarana informasi baik pada masyarakat sebagai pelaku usaha dan kepada para wisatawan Desa Wisata. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah menyusun Peta Pemanfaatan Ruang Desa Wisata Lerep. Dengan tersusunnya peta Rencana Pemanfaatan Desa Wisata dapat digunakan sebagai kelengkapan dalam penetapan Peratusa Desa (PERDES), dan sebagai arahan pemerintah desa dalam mengembangkan Desa Wisata Lerep. Kegiatan ini dilakukan oleh Tim Dosen Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota, Univeristas Islam Sultan Agung dengan melibatkan mahasiswa, aparat desa dan tokoh masyarakat Desa Lerep.
Pengembangan Wilayah Agropolitan Untuk Menyelaraskan Kota dan Desa Alia Miranti; Eppy Yuliani
Jurnal Kajian Ruang Vol 3, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jkr.v3i2.29506

Abstract

Pengembangan wilayah Kawasan agropolitan merupakan titik tumbuh ekonomi daerah dengan basis pertanian. Perkembangan wilayah dengan agropolitan ini dilakukan desa dan kota yang memiliki potensi di bidang pertanian, tetapi potensi ini tidak menjadikan hal untuk berkembang yang sama antara desa dan kota. Perkembangan menyababkan kesenjangan anatar desa dan kota. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara untuk menyelaraskan pertumbuhan perkotaan dan pedesaan melalui agropolitan. Metode mengidentifikasi potensi, ketersediaan kriteria pusat pertumbuhan dengan pendekatan deskriptif. Analisis menggunakan variabel temuan dari tiga studi kasus dengan mengkomparasikan hasil temuan dari masing-masing studi kasus. Hasil dari komparasi diketahui bahwa untuk menyelaraskan pengembangan desa dan kota dengan agropolitan dipengaruhi kebijkan fungsi lahan  jenis komoditas, dan infrastruktur pertanian yang mendukung menjadi pusat kegiatan agribisnis.Kata Kunci : Agropolitan, Perkembangan, Desa, Kota