Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keadaan Umum Perikanan Tangkap di Kelurahan Binuang Kecamatan Lembe Utara Kota Bitung Wilston Urulamo; Lusia Manu
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP Vol. 6 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jitpt.6.1.2021.33737

Abstract

This study aims to determine the general condition of capture fisheries in Binuang sub-district, North Lembeh District, Bitung City. The data collection method is carried out through a survey which is based on the descriptive method. Binuang sub-distric has an area of 320 ha, where most of the population works as fishermen, amounting to 174 people (62.49%). There are four kinds of fishing gears used, namely  beach seine (soma dampar,15 units) (8), lift net (bagan, 5 units), tuna hand line ( 12 units) and hand line (noru, 170 units). The dominant fish catches are mackeral (Selaroides leptolepis), mackerel scard (Decapterus sp) and anchovy (Stolephorus sp), squid (Loligo sp.), long jawed mackerel (Rastrelliger sp) and tuna (Thunnus sp).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keadaan umum perikanan tangkap di Kelurahan Binuang, Kecamatan Lembeh Utara, Kota Bitung.  Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung, wawancara dan pengutipan data sekunder yang tersedia di kantor Kelurahan Binuang yang didasarkan pada metode deskriptif. Kelurahan Binuang memiliki luas 320 ha dengan jumlah penduduk 908 jiwa, dimana sebagian besar penduduknya bermata pencarian sebagai nelayan yang berjumlah 174 orang (62.49 %).  Alat tangkap yang digunakan terdiri dari empat jenis, yaitu soma dampar (pukat pantai) 15 unit, bagan 5 unit, pancing tuna 12 unit dan pancing noru  sebanyak kurang lebih 170 unit. Hasil tangkapan ikan yang dominan adalah selar (Selaroides leptolepis), layang (Decapterus sp), teri (Stolephorus sp), cumi-cumi (Loligo sp.), kembung (Rastrelliger sp) dan tuna (Thunnus sp).