Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Ketaatan kapal pukat cincin (purse seiner) di pelabuhan perikanan pantai Tumumpa Kristina Dorkas Yuninie; Revols D.Ch Pamikiran; Fransisco P.T Pangalila; Mariana E Kayadoe; Janny F Polii
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP Vol. 4 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jitpt.4.2.2019.24235

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan kapal pukat cincin berdasarkan Juknis Ditjen Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan No 143 tahun 2012. Data yang diambil adalah semua data dari kapal yang beroperasi pada setiap bulan pengamatan yaitu pada bulan September- Desember 2018 dan Januari- Februari 2019. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kepatuhan terhadap factor kesesuaian pelabuhan pangkalan, kelengkapan dokumen kapal, hari operasi penangkapan ikan, dan keseuaian jumlah ikan dengan kapasitas penyimpanan ikan tergolong baik dengan nilai persentasi kepatuhan 76-100% . Bagi kapal-kapal yang patuh diberikan apresiasi sedangkan yang tidak diberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.
Kegiatan kesyahbandaran pangkalan pendaratan ikan di Kema Minahasa Utara Arthur Welfi edo Rante Padang; Alfret Luasunaung; Mariana E Kayadoe
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP Vol. 4 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jitpt.4.2.2019.24244

Abstract

Kema is one of the districts in North Minahasa Regency, which has a Fish Landing Base and also a local fish port area supplying marine fish. Kema Fish Landing Base is very helpful for Kema people in fish marketing. Fish port authority has a duty to check the document completeness and validity, the technical and nautical requirements of the ship for safety consideration, and set the cruise line inside the port area. The importance of the authority’s role in relation with the cruise safety is provided in Indonesian Law Numbered 17, 2008, concerning sailing cruise. The purpose of this study is to find out the obstacles encountered by the sahbandar and evaluate these constraints for the smooth running of the task.  The research used descriptive method through interviews. Results showed that the port authority’s working performance in Kema was good.ABSTRAKKema adalah salah satu kecamatan di kabupaten Minahasa Utara, yang memiliki Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) dan juga merupakan pelabuhan perikanan lokal yang memasok ikan laut. Pangkalan Pendaratan Ikan Kema sangat membantu warga Kema untuk kelancaran proses penjualan ikan hasil tangkapan. Syahbandar perikanan memiliki tugas memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumen, memeriksa persyaratan teknis dan nautis kapal dari aspek keselamatan, dan mengatur alur pelayaran di dalam area pelabuhan. Pentingnnya peran syahbandar dalam keselamatan pelayaran yang tercantum pada undang-undang nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui kendala yang dihadapi syahbandar dan mengevaluasi kendala tersebut untuk kelancaran tugas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dari data hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa tugas dan kinerja syahbandar Kema dapat digolongkan baik berdasarkan jawaban responden.
PERANAN DINAS PERIKANAN MINAHASA TENGGARA DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT PESISIR DI DESA PONOSAKAN KECAMATAN BELANG Charly Jofi Supit; Lefrand Manoppo; Mariana E Kayadoe
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP Vol. 7 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jitpt.v7i1.38629

Abstract

Desa ponosakan masuk dalam wilayah Minahasa Tenggara, lebih tepatnya di Kecamatan Belang. Masyarakat pesisir terdiri dari nelayan, pembudidaya ikan, pengolah hasil laut, dan pedagang, serta masyarakat lain yang kehidupan sosial ekonominya bergantung pada sumber daya laut. Saat ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran Dinas Perikanan Kabupaten Minahasa Tenggara dalam meningkatkan perekonomianBantuan pemerintah seperti perahu body dan pelang/pambut sangat membantu untuk masyarakat yang bekerja sebagai nelayan tangkap dalam menunjang perekonomian keluarga serta menjadi suatu pekerjaan yang berkelanjutan, begitu juga dengan adanya bantuan coolbox kepada para penjual ikan/tibo-tibo ikan, mereka sangat terbantu dengan adanya bantuan yang diberikan sehingga dapat menambah jumlah ikan yang bisa di tampung serta mengutamakan dan menjaga kualitas ikan hingga dipasarkan. Kemajuan ekonomi masyarakat juga membuktikan bahwa adanya perkembangan dalam segi kesehatan dan pendidikan dimana pertumbuhan anak-anak yang sehat serta sebagian besar anak nelayan tetap melanjutkan pendidikan bahkan hingga ke jenjang lanjutan.