This Author published in this journals
All Journal CHEMISTRY PROGRESS
Silvana Yoce Tuwohingide
Universitas Sam Ratulangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISASI SERAT PANGAN DAN AKTIVITAS PENYERAPAN ION NITRIT DARI CANGKANG BIJI PALA Silvana Yoce Tuwohingide; Edi Suryanto; Harry S.J. Koleangan; Audy D. Wuntu
CHEMISTRY PROGRESS Vol. 15 No. 2 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/cp.15.2.2022.44529

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan kandungan serat pangan dari serbuk cangkang pala serta aktivitas penyerapannya terhadap ion nitrit. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu karakterisasi fisik tepung cangkang pala, penentuan kandungan serat pangan dan penentuan kapasitas penyerapan ion nitrit. Hasil karakteristik secara fisik dengan particle size analayzer menunjukkan rata-rata ukuran partikel serbuk cangkang pala yang tanpa perlakuan (TPCP) lebih tinggi (43,67 µm) kemudiaan diikuti dengan serbuk cangkang pala yang dihomogeninsasi dengan pelarut aquades (ACP) (41,07 µm) dan serbuk cangkang pala yang dihomogeninsasi dengan pelarut etano l (ECP) (37,21 µm). Hasil karakterisasi secara fisik serbuk cangkang pala yang dihomogenisasi dengan aquades (ACP), yang dihomogenisasi dengan etanol (ECP) dan cangkang pala tanpa perlakuan (TPCP) dengan Fourier Transform Infra Red (FTIR) menunjukkan adanya serapan pada bilangan gelombang 3425,58 cm-1 yang mengindikasikan gugus hidroksil dari selulosa, bilangan gelombang 2900,94 cm-1 menunjukkan vibrasi C H dari senyawa polisakarida, bilangan gelombang 1265,3 cm-1 yang mengindikasikan adanya vibrasi kerangka aromatik yang berasal dari lignin serta serapan pada 1049,28 cm-1 yang berkaitan dengan C O C dari ikatan glikosidik. Hasil penentuan kapasitas penangkal nitrit menunjukan bahwa penyerapan tertinggi terdapat pelarut aquades kemudian diikuti oleh pelarut etanol dan yang terendah terdapat pada sampel tanpa perlakuan.