Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Implementasi Behavior Based Safety Di PT Indospec Asia Widi Asrining Puri; Erislan Erislan; Sugiarto Sugiarto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.517 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.9806

Abstract

Menteri Tenaga Kerja menyampaikan bahwa jumlah kecelakaan kerja selama tahun 2019 berjumlah 130.923 orang atau setiap jam di Indonesia terjadi kecelakaan sebanyak kurang lebih 14 orang. Agar pelaksanaan K3 dapat terus diperkuat di tengah gerak perubahan masyarakat dan revolusi industry yang kian melesat. Sebagai organisasi jasa penunjang di sektor Energi khususnya Minyak dan Gas Bumi PT. Indospec Asia wajib memiliki dan menjalankan sistim Manajemen K3. Penelitian ini ingin mengetahui 1) Bagaimana implementasi Behavior Based Safety (BBS) di PT Indospec Asia? 2) Bagaimana faktor-faktor yang berpengaruh terhadap implementasi Behavior Based Safety (BBS) di PT Indospec Asia. Metode pengujian hipotesis komparatif hasil pengamatan kartu observasi pada tahun 2019-2021 untuk pekerja kantor dan pekerja lapangan. Hasil dari implementasi kedua area tersebut dilakukan analisis faktor yang mempengaruhi terhadap jumlah kartu observasi dengan kuesioner tentang BBS. Faktor-faktor utama yang berhubungan dengan implementasi kartu observasi adalah umur (usia) budaya dan perilaku, kondisi pekerjaan, keterbatasan sumber daya, komunikasi dan pelatihan. Dengan Populasi 124 Karyawan, dan diambil sampel menggunakan rumus Slavin sebesar 95 orang untuk mengasilkan data yang valid. Hasil penelitian ini terdapat perbedaan implementasi kartu observasi antara pekerja kantor dan pekerja lapangan dengan nilai rata-rata diperoleh implementasi kartu observasi pada pekerja lapangan lebih tinggi dibandingkan dengan pekerja kantor. Faktor budaya dan perilaku, kondisi pekerjaan, sumber daya, komunikasi, dan pelatihan berhubungan secara signifikan dan positif terhadap implementasi kartu observasi di PT Indospec Asia. Berdasarkan hasil korelasi diperoleh bahwa koefisien korelasi faktor budaya perilaku dan pelatihan memiliki koefisien korelasi paling tinggi termasuk didalamnya komitmen manajemen, sehingga kedua faktor tersebut merupakan faktor utama yang menentukan implementasi kartu observasi di PT Indospec Asia.
HUBUNGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN APD DAN PERILAKU K3 MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN Erika Afan; Edison Sembiring Cholia; Soehatman Ramli; Sugiarto Sugiarto
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol. 11 No. 3 (2024): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Pelayanan Publ
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v11i3.1293

Abstract

This study aims to determine the relationship between compliance with the use of Personal Protective Equipment(PPE) and K3 behavior on employee performance at PT. Enam Prakarsajaya Mandiri. The research method used is quantitative research with a cross-sectional approach. The population used is employees of PT. Enam Prakarsajaya Mandiri, the sample used by 123 respondents through the sampling method used, namely the sampling technique with certain considerations. The analysis technique used is SPSS 25. The results of this study show that there is a relationship between K3 behavior and compliance with PPE use on employee performance. This research will be an input for PT. Enam Prakarsajaya Mandiri continues to be committed to improving the quality of K3 training and facilities to achieve good K3 behavior and compliance with the use of PPE. Because of the high behavior of K3 and compliance with the use of good PPE will improve employee performance which is the ticket to the success of all businesses.