Bakhtiyar Bakhtiyar
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Meaning of Social Interaction Through Social Networking as a Media Promotion of Modern Library Information Services in The Sociological Perspective Bakhtiyar Bakhtiyar
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 3, No 2 (2019): Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.787 KB) | DOI: 10.30742/tb.v3i2.762

Abstract

Tujuan penelitian untuk “ngaweruhi” potensi social networking sebagai media promosi perpustakaan. Obyek penelitian terfokuskan pada content interaksi sosial melalui jejaring sosial sebagai media promosi efektif perpustakaan. Ruang lingkup penelitian terwujunya citra positif perpustakaan melalui jejaring sosial. Penelitian menggunakan historical approach dan pencarian data adalah studi library research. Analisis kajian menggunakan analisa diskriptif kualitatif dan content analysis. Hasil penelitian adalah: (1). Tren perpustakaan modern berbasis TIK harus  diwujudkan keberadaannya, untuk beradaptasi sesuai tututan serta harapan masyarakat di era revolusi industri 4.0. (2). Pemustaka  potensial  adalah  digital native berkemampuan tinggi memanfaatkan TIK dan sistem penelusuran  informasi harus terintegrasi, sehingga mampu menarik generasi digital native mengunjungi perpustakaan secara maya. (3). Perpustakaan harus berkemampuan  memahami karakteristik pengguna dan fasilitas fisik didisain sesuai tuntutan kebutuhan generasi digital native serta selalu tersambung dengan internet wajib disediakan oleh perpustakaan. (4). Koleksi bervariatif dan layanan diakses secara online, menjadi solusi terbaik sehingga pemustaka dapat mengunjungi perpustakaan secara fisik maupun maya.
PERPUSTAKAAN GARDA BANGSA: KOLEKSI LOCAL CONTENT SEBAGAI KEKUATAN UTAMA MEMBANGUN KHASANAH PERADABAN BANGSA MELALUI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PUBLIK UNDANG-UNDANG NOMOR 4 TAHUN 1990 TENTANG SERAH SIMPAN KARYA CETAK DAN KARYA REKAM Bakhtiyar Bakhtiyar
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 2, No 2 (2018): Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.085 KB) | DOI: 10.30742/tb.v2i2.555

Abstract

Tujuan kajian ingin mengetahui : (1). Arti penting koleksi local content Jawa Timur ((2). Implementasi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990 terhadap koleksi local content di perpustakaan umum daerah di  Provinsi Jawa Timur. (3). Kendala dalam pelaksanaannya. Obyek dan ruang lingkup kajian berorientasi perwujudan manajemen implentasi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990. Pendekatan kajian adalah historical approach). Metode kajian  digunakan library research dan dilakukan analisa diskriptif kualitatif, content analysis serta oservasi  Hasil kajian adalah: (1). Koleksi local content  memiliki arti penting bagi identitas daerah dengan khasanah budaya bercorak kekhasan daerah, yang memberikan nilai-nilai inspiratif dan kreatif  mendorong rasa kebanggaan terhadap budaya daerah. (2). Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990 di Perpustakaan Umum Daerah di Provinsi Jawa Timur, secara umum adalah cukup baik. (3). Kendala dalam implementasi Undang-Undang tersebut meliputi: (a). Belum adanya Peraturan Daerah tentang serah simpan karya cetak dan rekam. (b). Dibutuhkan biaya  sangat besar  menghimpun koleksi local content Jawa Timur,  Kata Kunci  :  Local Content Jawa Timur.   Implementasi.   Kebijakan Publik.                                                Undang-Undang Nomor 4 Tahun1990
IMPLIKASI AKREDITASI PERPUSTAKAAN PADA MINAT BACA SISWA SEKOLAH MENENGAH SWASTA DI KOTA SURABAYA Dian Kristyanto; Yanuastrid Shintawati; Bakhtiyar Bakhtiyar; Rosida Syaukat; Savina Ayu Fitria
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol. 1 No. 1 (2026): Edisi Khusus Call for Paper- kerjasama Pustabiblia - APPTIS
Publisher : Universitas Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v1i1.4816

Abstract

School library accreditation is used to recognize library standardization formally and focuses on fostering students' interest in reading by optimizing library quality. This study aims to describe the implications of library accreditation on students' interest in reading, especially in secondary schools in Surabaya City. The method used is qualitative with a multi-site design. The informant determination technique uses purposive sampling, and data analysis is carried out by gathering data, memoing, coding, profound analysis, and developing concept models. The study's results indicate that the implications of library accreditation on reading interest in schools show the involvement of human resources and library collections. Human resources emphasize cooperation, initiative, and strengthening reading interest, while the collection section focuses on policies, availability, and collection development. Research recommendations encourage schools to actively transform libraries and optimize collaboration between teachers and librarians to be active in fostering students' interest in reading Keywords: library accreditation; reading interest; educational units; implication