Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN EMPIRICAL BEST LINEAR UNBIASED PREDICTION FAY HERRIOT (EBLUP FH) DAN SPATIAL EBLUP FH PADA DATA TRANSFORMASI LOGARITMA Yulian Dwi Intan Anggraeni; Tri Nugrahadi
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2019 No 1 (2019): Seminar Nasional Official Statistics 2019
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.797 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2019i1.185

Abstract

Peningkatan dan pemerataan kesejahteraan menjadi salah satu tujuan otonomi daerah. Pengeluaran per kapita merupakan salah satu tolak ukurnya. Selama ini, penyajian data yang dilakukan BPS terbatas untuk wilayah (domain) yang luas karena sumber daya yang masih terbatas. Padahal penyajian data pada area luas dinilai kurang representatif dalam memberikan gambaran wilayah-wilayah sempit yang menjadi cakupannya. Akibatnya pengambilan kebijakan dirasa belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menduga pengeluaran rata-rata rumah tangga per kapita level kecamatan di Provinsi Jawa Barat tahun 2018 dengan metode EBLUP FH dan SEBLUP FH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SEBLUP FH dengan transformasi logaritma lebih baik daripada model pendugaan langsung dan model EBLUP FH dengan transformasi logaritma. Kecamatan dengan pengeluaran rata-rata rumah tangga per kapita tertinggi di Jawa Barat adalah Kecamatan Pebayuran, Kecamatan Muara Gembong, dan Kecamatan Sukakarya Kabupaten Bekasi. Sebaliknya, kecamatan dengan pengeluaran rata-rata rumah tangga per kapita terendah adalah Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon, Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu, dan Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapkan pemerintah dapat mengambil kebijakan terkait pemerataan pengeluaran rumah tangga per kapita beserta pembangunan infrastruktur vital khususnya di wilayah-wilayah dengan pengeluaran per kapita yang rendah.
ANALISIS KONVERGENSI EKONOMI PADA LEVEL KAWASAN DAN NASIONAL SERTA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHINYA Roseta Afrina Arsyanti; Tri Nugrahadi
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.816 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.481

Abstract

Inequality economic development causes an economic imbalance between region in Western Indonesia Region (KBI), Eastern Indonesia Region (KTI) and National (Indonesia). The index williamson of KBI, KTI, and National for 2011-2018 show that inequality is still high. An analysis to show whether the economy will converge or diverge should be done. This study aims to provide an overview of the economy and analyze the occurrence of economic convergence at KBI, KTI, and National. This study use panel data analysis approach at KBI (17 provinces), KTI (16 provinces), and National (33 provinces) from 2011 to 2018. The results indicate that the economy at KBI and KTI are still lame. The dispersion of per capita income is decreased or sigma convergence is occurred at KTI and National, while at KBI is not occurred. This study emphasis confirm that absolute and conditional beta convergence is occurred at KBI, KTI, and National. The conditional beta convergence rate shows that regional characteristics are able to accelerate the convergence rate. Variables that positively significant affect economic growth and the convergence process at National level are the length of road, PMTDB, proportion of the workforce employed, and average length of schooling; at the KBI level are the length of road, PMTDB, and the proportion of the workforce employed; whereas at the KTI level are the length of road and the average length of schooling.
PENERAPAN MULTILEVEL SURVIVAL ANALYSIS TERHADAP DURASI MENCARI KERJA ANGKATAN KERJA LULUSAN SMK DI INDONESIA TAHUN 2019 Failasofa Amalia; Tri Nugrahadi
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.47 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.545

Abstract

Era revolusi industri 4.0 mengakibatkan adanya otomatisasi, sehingga beberapa peran manusia telah digantikan oleh mesin-mesin. Kondisi tersebut dapat meningkatkan jumlah pengangguran. Salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi pengangguran adalah dengan meningkatkan kualitas SDM melalui program pendidikan SMK. Pemerintah mengharapkan kebijakan tersebut dapat menghasilkan angkatan kerja lulusan SMK yang lebih siap di pasar tenaga kerja. Namun harapan pemerintah tersebut belum sepenuhnya terwujud. Karena menurut SAKERNAS Agustus 2019 oleh BPS, lulusan SMK memiliki tingkat pengangguran tertinggi dibandingkan lulusan tingkat pendidikan lainnya. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beragam faktor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap durasi mencari kerja angkatan kerja lulusan SMK. Penelitian ini menggunakan data dari SAKERNAS Agustus 2019 dan Publikasi Statistik Indonesia 2020. Metode Analisis yang digunakan adalah multilevel survival analysis. Metode ini dipilih karena faktor-faktor yang berpengaruh membentuk struktur hierarki pada tingkat provinsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan pada tingkat kesalahan 5 persen adalah umur, jenis kelamin, klasifikasi wilayah tempat tinggal, status dalam rumah tangga, status migran risen dan UMP.