Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMODELAN EMPIRICAL BEST LINEAR UNBIASED PREDICTION (EBLUP) DALAM PENDUGAAN AREA KECIL M Irsyad Ilham
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2019 No 1 (2019): Seminar Nasional Official Statistics 2019
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.023 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2019i1.243

Abstract

Kebutuhan terhadap data pada level mikro semakin tinggi. Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) membutuhkan biaya yang cukup besar untuk pengumpulan data seiring dengan banyaknya kegiatan survei rutin yang dilakukan berulang kali. Hal ini menunjukkan BPS memerlukan metode estimasi yang akan menghasilkan statistik yang efektif dan efisien, di samping hemat dan menghasilkan statistik dengan ketelitian yang memadai. Penelitian ini akan menerapkan metode Small Area Statistics (SAE) atau estimasi wilayah kecil untuk keperluan estimasi rata-rata pengeluran per kapita menurut kelurahan/desa di kabupaten Sukamara. Metode estimasi level kelurahan/desa menggunakan model Empirical Best Linear Unbiased Predictor (EBLUP). Tahapan pertama yakni melakukan pendugaan langsung (direct estimation) nilai rata-rata pengeluaran per kapita pada desa yang terpilih menjadi sampel. Selanjutnya, dilakukan estimasi tidak langsung (indirect estimation) untuk mengestimasi pengeluaran per kapita seluruh desa di kabupaten Sukamara. Metode tidak langsung didasarkan pada pemodelan regresi linier dengan menggunakan variabel tambahan (auxiliary variabel) yang memiliki hubungan yang kuat dan linier terhadap variabel prediktor. Variabel tambahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah jumlah keluarga non listrik, jumlah sarana pendidikan, jumlah sarana kesehatan, jumlah kasus gizi buruk, jumlah keluarga dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), dan jumlah keluarga yang memiliki jamkesmas/askes. Dari hasil pemodelan, secara umum pengeluaran per kapita per bulan dari setiap desa berada di atas satu juta rupiah. Penduduk desa-desa yang terletak di kecamatan Balai Riam dan Permata Kecubung terlihat banyak mengeluarkan sejumlah dana, untuk keperluan makanan maupun non-makanan. Hal ini diindikasikan karena desa-desa tersebut yang memiliki infrastruktur yang memadai ke Kota Pangkalan Bun.
Simultanitas Antara Pembangunan Ekonomi dan Pembangunan Manusia di Sumatra M Irsyad Ilham; Nizaruddin
Jurnal Analisis Riset, Statistik dan Komputasi Vol 2 No 1 (2023): Journal of Analytical Research, Statistics and Computation
Publisher : BPS PROVINSI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4590/jarsic.v2i1.10

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis perkembangan ekonomi di Sumatera selama tahun 2014-2020 dengan menggunakan model persamaan simultan dengan data panel. Hasilnya menunjukkan adanya hubungan dua arah antara pembangunan ekonomi dan pembangunan manusia di Sumatera. Pengeluaran pemerintah dan ekspor neto berpengaruh signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Konsumsi rumah tangga dan rata-rata lama sekolah berpengaruh signifikan dan positif terhadap indeks pembangunan manusia. Dua faktor penentu pertumbuhan ekonomi Sumatera adalah pengeluaran pemerintah dan ekspor neto. Konsumsi rumah tangga dan rata-rata lama sekolah berpengaruh tidak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.