Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan ANC Pada Ibu Hamil Selama Masa Pandemi Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Medan Tahun 2022 Eni Yuliawati; Husna Husna; Frens Tika Veriyani; Hafizah Hafizah
JOURNAL OF NONCOMMUNICABLE DISEASES Vol 2, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jond.v2i2.539

Abstract

Antenatal Care (ANC) adalah suatu pelayanan yang diberikan oleh perawat kepada ibu hamil, seperti pemantauan kesehatan secara fisik, psikologis, termasuk pertumbuhan dan perkembangan janin serta mempersiapkan proses persalinan dan kelahiran supaya ibu siap menghadapi peran baru sebagai orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ANC pada ibu hamil selama masa pandemi Covid-19 tahun 2022. Metode penelitian survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berada di wilayah kerja puskesmas Gunung Medan dengan jumlah sampel 47 orang. Analisis data ini menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan dari 47 ibu hamil dengan kunjungan ANC lengkap hampir setengahnya yaitu sebanyak 22 orang (46,8%) yang memiliki pengetahuan baik, hampir setengahnya yaitu 31 orang (66,0%) mendapatkan dukungan dari suami, dan hampir setenganya yaitu sebanyak 21 orang (44,7%) mendapatkan gaji diatas UMR. Dari hasil pengujian tersebut didapatkan hasil P Value = 0,925 > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kunjungan ANC, diperoleh hasil P Value = 0,05 < 0,05 yang artinya ada hubungan antara dukungan suami dengan kunjungan ANC, dan diperoleh hasil P Value = 0,071 > 0,05 yang artinya tidak ada hubungan antara status ekonomi dengan kunjungan ANC.Antenatal Care (ANC) is a service provided by nurses to pregnant women that includes physical and psychological health coaching, including information on fetal growth and development, as well as preparation for labor and delivery so that the mother is ready to face her new role as a parent. This study aims to determine the factors associated with ANC visits to pregnant women during the COVID-19 pandemic in 2022. The analytical survey research method uses a cross-sectional approach. The population in this study was all pregnant women in the working area of the Gunung Medan Public Health Center, with a total sample size of 47 people. This data analysis uses the chi-square test. The results of the study were obtained from 47 pregnant women with complete ANC visits; almost half, namely 22 people (46.7%)had good knowledge; almost half, namely 31 people (66.0%) received support from their husbands; and almost half, namely as many as 21 people (44.7%) earned a salary above the minimum wage. From the test results, we obtained P values of 0.925 > 0.05, which means there is no relationship between knowledge and ANC visits; a P value of 0.05 < 0.05, which means there is a relationship between husband support and ANC visits; and a P value of 0.071 > 0.05, which means there is no relationship between economic status and ANC visits.
Hubungan Lama Pemakaian Dengan Gangguan Menstruasi Pada Akseptor Kb Suntik 3 Bulan (Depo Provera) Eni Yuliawati; Husna Husna; Arpia Arpia
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.970

Abstract

KB suntik 3 bulan merupakan alat kontrasepsi yang diberikan setiap 3 bulan sekali. KB ini mengandung hormon progestin dan medroxyprogesterone. Hormon tersebut dapat bertahan selama 12 minggu atau 3 bulan. Efek samping dari KB suntik 3 bulan ini antara lain gangguan menstruasi (amenorrhea, menoragia, spotting atau perubahan siklus menstruasi), gangguan berat badan, gangguan kesuburan, dan dalam jangka panjang dapat menurunkan kepadatan tulang, vagina kering, depresi, keputihan, jerawat, dan perubahan hasrat seksual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adalah untuk mengetahui hubungan lama pemakaian kontrasepsi kb suntik 3 bulan (depo provera) dengan gangguan menstruasi pada akseptor kb 3 bulan. Penelitian ini dilakukan pada bulan juli tahun 2025 di wilayah kerja Pukesmas Koto Baru Jorong Pinang Gadang Kabupaten Dharmasya kepada 28 responden ibu akseptor KB Suntik 3 bulan. Hasil penelitian  membuktikan bahwa lama pemakaian ibu akseptor KB suntik lebih dari 1 tahun sebanyak 19 responden  diantara 19 responden tersebut  17 responden mengalami  gangguan menstruasi dan hasil Analisis data menggunakan Uji Chi-Square dengan hasil p-value = 0,036 (p< 0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan antara lama pemakaian suntik KB 3 bulan (depo provera) dengan gangguan menstruasi. Dapat disimpulkan bahwa lama pemakaian suntik KB 3 bulan memiliki hubungan dengan gangguan menstruasi yang di alami oleh ibu akseptor KB suntik 3 bulan  dan disarankan agar petugas kesehatan agar dapat memberikan peningkatan pelayanan kepada akseptor KB suntik 3 bulan kepada WUS serta dapat memberikan KIE kepada pengguna kontrasepsi Suntik.