Abstrak Latar Belakang: Status gizi ibu hamil yang buruk dapat berdampak serius bagi kesehatan ibu dan janin berupa peningkatan angka morbiditas maupun mortalitas. Badan Pusat Statistik Jateng mencatat jumlah ibu hamil dengan KEK di Kabupaten Temanggung masih cukup tinggi sehingga memerlukan perhatian khusus. Determinan status gizi ibu hamil perlu diketahui untuk dapat dilakukan upaya tindak lanjut yang tepat dalam mencegah terjadinya status gizi yang buruk. Tujuan: mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi status gizi pada ibu hamil trimester 3 di wilayah kerja Puskesmas Traji, Temanggung. Metode: penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 30 orang ibu hamil di Puskesmas Traji, Temanggung pada bulan April-Juli 2024. Teknik pengumpulan data berupa pengisian kuesioner, pengukuran tinggi badan, berat badan dan lingkar lengan atas (LiLA) menggunakan timbangan dan mikrotois yang telah terkalibrasi. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa usia, tingkat pengetahuan, paritas dan riwayat penyakit terbukti secara signifikan memengaruhi status gizi ibu hamil (p < 0,05), sedangkan tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pola makan tidak memengaruhi status gisi ibu hamil (p > 0,05). Hasil uji regresi logistic menunjukkan tingkat pengetahuan sebagai faktor paling dominan yang memengaruhi status gizi ibu hamil (OR ; 4,83 ;95% CI: 1,8 – 13,4). Kesimpulan: Faktor yang memengaruhi status gizi ibu hamil adalah usia, tingkat pengetahuan, paritas dan riwayat penyakit dimana tingkat pengetahuan merupakan faktor yang paling dominan. Kata Kunci: determinan ; status gizi ; ibu hamil